CEO Mencari Cinta

CEO Mencari Cinta
33


__ADS_3

"Mengapa hanya dua porsi?" tanya Ethan.


"Kata Niki tadi kamu eh Tuan tidak pulang untuk makan siang" jawab Elfa.


"Tapi kenyataannya sekarang aku sudah pulang. Aku mau makan bersama kedua orang tuaku" balas Ethan.


"Baik, aku akan menyiapkan makanan untuk kamu eh Tuan" ucap Elfa


Elfa dan Celine kembali menyiapkan dua porsi lagi hidangan makan siang untuk Ethan dan Jack.


Tidak sampai lima menit kemudian Elfa dan Celine kembali lagi dengan membawa dua porsi makanan untuk Ethan dan Jack.


"Mengapa lama sekali kalian datangnya? Aku sudah sangat lapar" ucap Ethan kesal.


"Maaf kalau membuat Anda kesal Tuan, silahkan di nikmati masakan kami" ucap Celine.


Sementara Elfa sudah mengepalkan tangannya menahan emosi.


Lebih baik tadi makanannya aku kasih racun, biar dia mati. Batin Elfa.


Mereka mulai manyantap makan siang.


"Mm.. enak sekali Elfa " ujar Mrs. Mohammed tulus.


"Mommy gak salah? Kentangnya kurang masak ini" protes Ethan.


Enak saja dia dapat pujian dari Mommy. aku harus menyiksanya. Batin Ethan.


"Mommy gak salah, lidah kamu yang salah. Masakan Elfa memang enak" tegas Mr. Mohammed.


"Dagingnya juga kurang masak ini" protes Ethan lagi.


"Punyaku cukup mateng Lho Than. Masak punya kamu beda?" tanya Jack heran.


"Waaah berarti kamu sengaja ya membuat makananku seperti ini. Aku gak mau tau, cepat buatkan yang baru untukku" perintah Ethan.


"Baik Tuan" jawab Elfa segera.


Elfa mengambil kembali piring Ethan dan membawanya ke dapur. Celine mengikuti Elfa dari belakang.


Sesampainya di dapur Elfa dan Celine merasa aneh dengan tanggapan Ethan. Mereka tidak percaya dengan perkataannya. Elfa mencicipi makanan Ethan.


"Enak, masaknya pas. mengapa dia berkata ini kurang masak?" tanya Elfa.


Celine juga ikut mencicipinya.


"Iya Elf, masak kok dan enak. Mungkin dia suka sedikit lebih lama kita panggang. Ayo kita buatkan lagi Elf" ajak Celine.


Mereka membuat makanan yang baru untuk Ethan dan kembali memanggangkan daging untuk Ethan.

__ADS_1


Setelah selesai Elfa dan Celine membawanya kembali ke meja makan.


"Ini makanannya Tuan, silahkan di santap" ujar Elfa.


Ethan memotong dagingnya dan memakannya. Tiba - tiba dia mengambil tisu dan membuang makanan itu ke dalam tisu.


"Cuiih... dagingnya pahit. Ini gosong namanya. Kamu gimana sih. Katanya koki terkenal di TBF Hotel juga punya restoran di Jakarta. Memasak makanan seperti ini saja bisa gosong" teriak Ethan.


Mr dan Mrs. Mohammed saling pandang.


"Benarkah gosong honey?" tanya Mrs. Mohammed tidak percaya.


"Iya Mommy ini gosong" jawab Ethan singkat.


"Coba sini Mommy cicipi?" pinta Mrs. Mohammed.


"Jangan mommy, nanti lidah mommy pahit" larang Ethan.


Elfa terdiam tak percaya, dia yakin kalau dagingnya tadi sudah mateng sempurna. Gak mungkin pahit karena gosong.


Apa sih mau Setan sebiji ini? Batin Elfa.


"Kenapa diam? cepat ganti makananku. Aku sangat lapar sekarang" bentak Ethan.


"Ba.. baik Tuan" jawab Elfa


Elfa mengambil piring Ethan dan kembali membawanya ke dapur. Sesampainya di dapur Elfa kembali mencoba mencicipi makanan Ethan.


"Enak Cel, mateng sempurna" jawab Elfa.


"Jadi kenapa Si The Ghost protes terus. Jadi cowok kok cerewet ya. Amit.. amit... punya suami kayak gitu. Tiap hari bisa di omelin terus gara - gara masakan" ujar Celine.


"Aku rasa dia memang sengaja mengerjai kita. Lihat saja The Ghost, aku akan membalasmu nanti" ucap Elfa.


"Cept Elf kita masak lagi. Nanti dia protes lagi karena lama" suruh Celine.


Mereka memasak makanan Ethan untuk yang ke tiga kalinya.


"Kalau kali ini dia protes lagi, aku tusuk dia pakai pisau daging ini" ancam Elfa kesal.


"iiiih serem banget Elf... kamu mau masuk penjara? Kita balik ke Jakarta sebulan lagi lho Elf. Ini baru hari pertama kita di sini" ucap Celine mengingatkan.


Akhirnya piring ke tiga untuk Ethan sudah selesai. Mereka segera menghidangkannya untuk Ethan dan membawanya ke meja makan.


"Silahkan Tuan" ujar Elfa.


Ethan menyicipi hidangan yang ketiga kalinya Elfa sajikan. Kali ini dia tidak berkomentar, dia memakan makanannya dengan lahap.


Emmmm... sial aku tidak tau mau protes apa lagi, makanannya memang enak. Kalau aku protes terus bisa - bisa Daddy dan Mommy protes lagi. Batin Ethan.

__ADS_1


"Gimana Tuan, apakah enak makanannya?" tanya Elfa penasaran.


"Biasa saja, cuma karena aku sudah sangat lapar makanan ini harus aku habiskan" jawab Ethan.


Elfa dan Celine meninggalkan keluarga Mohammed yang sedang makan, mereka balik ke dapur untuk mempersiapkan makanan penutup.


Setelah semua selesai mereka menyajikan hidangan penutup untuk siang itu.


"Silahkan di nikmati Nyonya, Tuan" ucap Elfa saat menghidangkan makanan dj hadapan Mr dan Mrs. Mohammed.



"Toffe? waaaah aku suka sekali makanan ini" ucap Mrs. Mohammed.


Elfa tersenyum, hanya wanita inilah yang paling ramah dan hangat di rumah ini. Tidak seperti putranya yang sombong dan cerewet itu. Batin Elfa.


Toffe berasal dari Skotlandia, puding toffee terdiri dari kue bolu basah yang diisi dengan kismis atau kurma berbalut saus manis yang disajikan dengan custard atau es krim.


Rasanya perpaduan antara kelembutan bolu, manisnya sausnya dan dinginnya es krim menyatu jadi satu. Kesimpulannya makanan penutup ini sangat lezat.


Celine menghidangkan makanan penutup untuk Ethan dan Jack. Mereka mulai mencicipinya.


Gila... manisnya sangat pas, tidak terlalu manis, lembut dan dingin membuat lidahku ketagihan.


"Bagaimana Tuan?" tanya Celine.


"Biasa saja" jawab Ethan.


Biasa saja tapi makannya lahap gitu, udah seperti orang yang gak makan tiga hari. Ucap Celine dalam hati.


"Apakah ada request makanan untuk nanti malam Nyonya dan Tuan - Tuan?" tanya Elfa.


"Tidak ada Elfa, kamu hidangkan saja makanan kamu yang terbaik. Kami akan memakannya dengan senang hati" jawab Mrs. Mohammed sambil tersenyum ramah.


"Mommy minta makanan Indonesia saja. Waktu kami di Indonesia semua makanan di sana enak - enak" usul Jack.


"Boleh. Coba kamu hidangkan makanan Indonesia kepada kami Elfa?" perintah Mrs. Mohammed.


"Maaf Nyonya, bagaimana kalau masakan Indonesianya di geser besok siang saja. Karena stok di kulkas tinggal sedikit dan bahan - bahannya tidak ada. Besok saya belanja dulu ke supermarket baru setelah itu saya hidangkan makanan Indonesia siang dan malam harinya, bagaimana?" tanya Elfa.


"Baiklah Elfa tidak masalah. Saya masih sabar kok menunggunya. Masih lama lagi kamu di sini. Aku sudah tidak sabar menikmati setiap masakan yang kamu hidangkan kepada kami. Ya kan honey...?" tanya Mrs. Mohammed pada suaminya.


"Benar sayang... kita pasti sangat senang selama satu bulan ini menikmati makanan dari manca negara. Aku dengan Indonesia kaya akan rempah dan makanan lezatnya. Aku ingin segera menikmatinya. Kemarin saat acara berlangsung aku tidak fokus menyicipinya karena sibuk bertemu dengan para kerabat dan client di pesta itu" ungkap Mr. Mohammed.


"Baik Tuan, akan saya sajikan menu spesial untuk keluarga ini" balas Elfa.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2