CEO Mencari Cinta

CEO Mencari Cinta
69


__ADS_3

Ethan memperhatikan Elfa bernyanyi, dia menatap Elfa lama. Wajah yang seminggu ini memang sangat dia rindukan.


Tawanya, senyumannya, wajah kesalnya. Oooh aku benar - benar tergila - gila dengan wanita ini. Maukah kamu menjadi milikku selamanya, kupastikan aku akan menjadikan ratu dalam hidupku.


Ethan melihat Elfa melompat dan bergoyang dengan ceria sambil tertawa, seolah - olah dialah yang paling bahagia di dunia ini.


Lagu Elfa selesai sudah.


"Sudah ah disco terus aku sudah capek, lagu yang slow donk" pinta Ethan.


"Kamu ya yang nyanyi" tantang Elfa.


"Aku belum pernah nyanyi sebelumnya. Tapi kalau kamu mau menemaniku bernyanyi aku akan mencobanya" sambut Ethan.


"Boleh, aku ingin mendengar suara kamu" ucap Elfa.


"Baik, demi kamu aku akan mencobanya. Lagu Endless love ya" pinta Ethan.


"Okey, keren juga tuh lagunya. Aku suka" jawab Elfa.


Elfa langsung memilih lagu yang di pinta Ethan. Yang lain segera mengambil tempat duduk kembali di sofa untuk beristirahat.


Musik mulai mengalun dengan nada yang sendu. Ethan mulai bernyanyi.


Endless Love


Cinta Abadi


My love


Cintaku


There's only you in my life


Hanya ada kau dalam hidupku


The only thing that's bright


Satu-satunya yang terang


Elfa menyambut dengan bait selanjutnya.


My first love


Cinta pertamaku


You're every breath that I take


Kaulah setiap nafasku


You're every step I make


Kaulah setiap langkahku


Ethan sing.....


And I


Dan aku


I want to share


Aku ingin berbagi


All my love with you


Semua cintaku denganmu


No one else will do


Tak ada orang lain yang akan melakukannya


Ethan memandang wajah Elfa dengan sangat intens. Sungguh hal ini tidak pernah dia rencanakan bahkan terfikirkan saja pun tidak. Sepertinya dia harus lebih bersyukur, keberuntungan berpihak padanya malam ini. Dia bisa bernyanyi lagu cinta ini berdua dengan Elfa.


Kamu tau Elfa... hatiku senang sekali. Kita bisa tidak bertengkar walau hanya lima menit, bernyanyi lagu cinta seperti malam ini. Bolehkah aku bernyanyi sekaligus menyampaikan isi hatiku padamu? Batin Ethan


Elfa sing....


And your eyes


Dan matamu


Your eyes, your eyes


Matamu, matamu


They tell me how much you care


Mereka mengatakan padaku seberapa besar kepedulianmu


Yes, you will always be


Ya, kau akan selalu menjadi

__ADS_1


My endless love


Cinta abadiku


Ethan sing....


Two hearts


Dua jantung


Two hearts that beat as one


Dua jantung yang berdetak serentak


Our lives have just begun


Hidup kita baru saja dimulai


Elfa sing...


Forever


Selamanya


I'll hold you close in my arms


Aku akan menggenggammu dekat


I can't resist your charms


Aku tak bisa menahan pesonamu


Ethan dan Elfa sing...


And love


Dan cinta


Oh, love


Cinta


I'll be a fool


Aku akan jadi bodoh


For you


Untukmu


I'm sure


Aku yakin


You know I don't mind


Oh, you know I don't mind


'cause you


Karena kau


You mean the world to me


Kau adalah dunia bagiku


I know


Aku tahu


I know


Aku tahu


I've found in you


Aku temukan dalam dirimu


My endless love


Cinta abadiku


Oh, and love


Dan cinta


Oh, love


Cinta


I'll be that fool


Aku akan jadi orang bodoh itu

__ADS_1


For you


Untukmu


I'm sure


Aku yakin


You know I don't mind


Oh you know


Kau tahu


I don't mind


Aku tak keberatan


And, yes


Dan ya


You'll be the only one


Kau akan jadi satu-satunya


'cause no one can deny


Karena tak ada yang bisa menolak


This love I have inside


Cinta yang aku miliki ini di dalam


And I'll give it all to you


Dan aku akan berikan semuanya untukmu


My love


Cintaku


My love, my love


Cintaku, cintaku


My endless love


Cinta abadiku


Semoga kamu adalah cinta abadiku Elfa... Aku semakin yakin pada perasaan ini dan aku tidak main - main. Andai saja kamu mengerti bahwa harapanku sama seperti syair lagu ini. Batin Ethan.


Mereka terlihat sangat menjiwai lagu itu bersama dan terlihat sedang bernyanyi dengan sangat romantis.


"Aku merasa pria ini menyukai Elfa" ujar Shaby.


"Aku juga merasa seperti itu" sambut Fathir.


"Apakah dia antimonya Elfa? Aku lihat Elfa sepertinya baik - baik saja bila di dekatnya" ujar Ryntia.


"Kalau Elfa sudah menemukan antimonya berarti kita sudah bisa nih mulai mencari pasangan kita" jawab Sitha.


"Iya, benar juga apa yang kamu bilang. Dulu kan kita berjanji Elfa yang duluan menikah diantara kita. Karena kalau kita menikah sebelum Elfa menemukan antimonya kasihan dia mabuk darat setiap berdekatan dengan pasangan kita. Kalau dia menemukan antimonya perlahan - lahan kan alerginya sembuh dan Elfa bisa berdekatan dengan pria manapun" sambung Ryntia.


"Tapi apa Elfa juga menyukai pria itu?" tanya Shaby.


"Aku rasa tidak" jawab Celine.


"Kami juga tidak menyukainya" sambut Fael dan Fela.


"Hey.. kalian tidak bisa bersikap seperti itu. Kalau memang dia antimonya Elfa kalian harus menerimanya dengan baik. Bukannya Opa Omar mengatakan hanya satu antimo Elfa di dunia ini. Jadi kalau memang dia jodoh Elfa, apa kalian mau menolaknya? Kasihan kan Elfa jomblo selamanya dan dia juga tersiksa dengan penyakitnya seumur hidupnya?" tanya Shaby bijak.


Fael dan Fela terlihat sedang memikirkan sesuatu.


"Saran aku coba kalian selidiki dan cari informasi mengenai pria ini. Apakah dia seorang pria playboy atau tidak" ujar Fathir.


"Betul.. jangan lihat dari tampilan luarnya. Don't judge the book by its cover. Memang awalnya pria memang terlihat sombong dan dingin tapi aku lihat dia berusaha untuk beradaptasi dan berteman dengan kita" sambung Shaby.


"Aku jamin, baru kali ini dia joget dangdut bersama kita. Di London gak ada jenis musik seperti ini. Dia tidak menolak ajakan kita tapi dia mulai terlihat menikmatinya. Itu artinya dia berusaha untuk menyesuaikan dengan sekeliling Elfa" ujar Fathir.


"Tapi apakah dia benar - benar memang menyukai Elfa? Aku takut dia mempunyai maksud tertentu untuk mendekati Elfa. Siapa tau tujuannya adalah Barrakh Corp tapi dia mencari celah untuk masuk ke dalamnya tanpa di curigai?" ungkap Fael.


"Aku rasa Elfa tidak akan bertindak sebodoh itu. Dia juga pasti lebih hati - hati. Apalagi beberapa hari lagi dia akan dilantik menjadi CEO Barrakh Corp" sambut Shaby.


Tiba - tiba ponsel Fela berbunyi, Fela melirik ponselnya dan dia melihat nama Mamanya yang tertera di sana. Fela segera keluar untuk menerima telepon dari Mamanya.


Tak lama kemudian Fela masuk dengan wajah yang tidak bisa ditebak.


"Guys... kita harus segera ke Rumah Sakit"....


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2