CEO Mencari Cinta

CEO Mencari Cinta
168


__ADS_3

"Dia menyukai wanita London yang bekerja di Indonesia honey... " potong Mrs. Mohammed.


Ciiiit....


Tanpa sengaja kaki Jack menginjak rem. Mr dan Mrs Mohammed sampai terdorong ke depan karena aksi Jack yang tiba - tiba.


"Are you okey Jack?" tanya Mr. Mohammed.


"O.. oke Dad, aku tidak apa - apa" jawab Jack. Dengan sigap dia langsung merubah raut wajahnya kembali normal.


Jack mulai melakukan mobilnya kembali.


"Dia hanya terkejut sayang" potong Mrs. Mohammed.


"Terkejut karena apa?" tanya Mr. Mohammed bingung.


"Karena mendengar ucapan aku tadi" jawab Mrs. Mohammed.


"Tentang wanita London yang bekerja dan tinggal di Indonesia?" tanya Mr. Mohammed kepada istrinya.


"Tanya aja sama Jack langsung" lempar Mrs. Mohammed kepada Jack.


Mr. Mohammed menatap ke depan.


"Benarkah Jack?" tanya Mr. Mohammed kepada Jack.


"Jawab Jack jangan bohong. Nanti Mommy do'ain kamu patah hati baru tau" ancam Mrs. Mohammed.


"Husss.. kamu kok ancamannya seram seperti itu" protes Mr. Mohammed.


"Ya kalau gak di ancam begitu aku yakin Jack pasti sudah berniat ingin berbohong" jawab Mrs. Mohammed.


Sial.. mengapa Mommy benar - benar bisa membaca apa yang sedang aku pikirkan. Batin Jack.


"I.. Iya Dad" jawab Jack.


"Benarkah? Siapa wanita itu?" tanya Mr. Mohammed penasaran.


Duh mati aku. Apa yang harus aku jawab kalau Daddy bertanya begini. Batin Jack.


"Masih belum pasti Dad. Nanti kalau sudah Oke semua pasti aku akan kasih tau Daddy dan Mommy" jawab Jack.


Mrs. Mohammed memukul bahu Jack dari belakang.


"Semoga usaha kamu berhasil ya nak. Mommy senang sama wanita itu dan Mommy selalu mendukung kamu" ujar Mrs. Mohammed memberi semangat.


Bahu Jack menegang.


"Kamu tau siapa orangnya honey?" tanya Mr. Mohammed curiga

__ADS_1


Mrs. Mohammed menganggukkan wajahnya.


"Seperti yang Jack katakan. Setelah semua Oke baru akan kasih tau Daddy" jawab Mrs. Mohammed.


"Huh ternyata kalian suka main rahasia" ujar Mr. Mohammed kesal.


"Sorry Dad, aku belum bisa mengatakan apapun karena aku masih dalam tahap pendekatan. Belum tau apakah perasaanku akan berbalas atau tidak" jawab Jack merasa bersalah.


"Ada cewek yang bisa menolak kamu?" tanya Mr. Mohammed kesal.


"Ya bisa saja itu terjadi. Perasaan kan gak bisa dipaksakan. Siapa yang bisa tau isi hati seseorang" jawab Jack.


Mr. Mohammed menepuk bahu Jack.


"Kamu harus tetap semangat Jack dan percaya diri. Daddy sangat yakin dia pasti akan menerima kamu. Rugi dia kalau menolak pria seperti kamu" ujar Mr. Mohammed.


"Semoga saja, terimakasih Dad" sambut Jack.


Mobil terus melaju menuju Bandara dan akhirnya mereka sampai ke tempat tujuan. Jack mengeluarkan koper Mr dan Mrs. Mohammed.


Di belakang mereka Ethan dan Elfa juga mengkuti mereka sampai di depan terminal penerbangan luar negeri.


"Mom, Dad hati - hati di jalan. Jaga kesehatan dan sampai jumpa tiga bulan lagi" ujar Ethan.


"Kalian juga hati - hati ya. Kalau sudah dekat waktu pernikahan biasanya ada saja yang bisa terjadi. Sangat banyak cobaannya" ujar Mrs. Mohammed.


"Iya Mommy" jawab Ethan dan Elfa berbarengan.


Ethan dan Elfa sangat terkejut mendengar perkataan Daddy nya Ethan.


"Iya Dad" jawab Jack.


"Kalian berdua setelah kalian bahagia tolong bantu Jack untuk mendapatkan kebahagiaannya. Dia juga pantas bahagia, jangan hanya ngurusin kebahagiaan kalian saja" komentar Mr. Mohammed.


"Baik Dad" sambut Ethan dan Elfa.


Mr dan Mrs. Mohammed segera masuk ke ruang tunggu VIP dimana Jack, Ethan dan Elfa tidak bisa masuk lagi untuk menemani mereka.


Ethan dan Elfa begitu juga Jack kembali ke mobil mereka masing - masing.


"Jack kau curhat ya sama Daddy dan Mommy?" tanya Ethan.


"Tidak, aku tidak ada cerita apapun pada mereka" jawab Jack.


"Mereka itu orang tua, walaupun kelihatan cuek tapi setiap orang tua pasti akan memperhatikan anak - anaknya. Mungkin selama mereka di Jakarta, mereka memperhatikan tingkah laku Jack sehingga mereka menarik kesimpulan seperti itu" sambut Elfa.


"Wah kamu hebat honey. Udah pantas menjadi orang tua. Apalagi kalau anak - anak kita kembar juga seperti kamu dan saudara kamu, pasti seru dan rame. Aku sudah tidak sabar menunggu itu semua" ujar Ethan.


"Nikah aja belum udaah cerita punya anak" sindir Jack.

__ADS_1


"Sirik kamu" ejek Ethan.


"Biarin" balas Jack.


Elfa tertawa melihat dua pria yang ngakunya saudara itu tapi sifat mereka tak jauh seperti tom and Jerry.


"Udah jangan bertengkar, yuk kita pulang. Eh iya Jack tolong jemput Celine di EIC Restoran ya. Tadi aku suruh dia ngecek ke sana dan aku janji akan menjemputnya. Lebih baik kalau kamu saja yang menjemputnya" perintah Elfa.


"Mengapa harus aku?" tanya Jack pura - pura cuek.


"Udah gak usah pura - pura keberatan padahal aslinya senang banget tuh" sindir Ethan.


"Sok tau kamu" potong Jack.


Sebenarnya apa yang Ethan katakan benar. Rasanya Jack ingin melompat kegirangan dapat perintah seperti ini. Kalau tidak ingat rasa malu, mungkin dari tadi dia sudah melompat - lompat sangking senangnya.


"Baiklah Elfa, kalau begitu aku akan menjemput Celine ke EIC Restoran" jawab Jack.


"Daah Jack kalau begitu kami langsung balik ya.. hati - hati " ujar Ethan.


"Eh Jack jangan lupa bawa dia keliling - keliling dulu. Celine sangat suka jalan - jalan. Apalagi di Jakarta, dia suka di bawa ke tempat - tempat yang bisa memacu adrenalin. Sepertinya kamu harus bisa menaklukkannya agar tujuan kamu terkabul" perintah Elfa.


"Baik Elfa, terimakasih kamu sudah sangat perhatian padaku" jawab Jack.


"Kembali kasih Jack" balas Elfa.


Ethan Elfa dan Jack berpisah tujuan. Ethan dan Elfa berjalan untuk mencari rumah mereka setelah mereka menikah nanti. Sedangkan Jack berjalan menuju EIC Restoran untuk menjemput Celine.


Jack dengan hati gembira menjalankan mobilnya menuju EIC Restoran. Restoran yang ternyata tanpa mereka sadari adalah Restoran pertama yang mereka datangi setelah berada di Indonesia ini.


Dunia ini ternyata sangat sempit. Jauh - jauh Ethan dan Jack mengejar Elfa dan Celine ke Indonesia ternyata mereka adalah pemilik dan pengelola Restoran yang dibangun Elfa bersama Celine.


Tak memakan waktu lama Jack sudah sampai di area parkir EIC Restoran. Jack keluar dari mobil dan berjalan masuk ke dalam Restoran.


"Selamat datang Sir, mau pesan apa?" sambut seorang pegawai Restoran.


"Saya ditugaskan oleh Elfa lebih tepatnya Rielfa Tri Barrakh untuk mencari dan menjemput Celine ke sini" jawab Jack.


"Kalau begitu tunggu sebentar ya Sir, saya akan memanggil Ibu Celine" jawab pegawai tersebut.


"Eh tapi jangan bilang saya yang jemput, bilang saja supir yang menjemputnya" pinta Jack.


"Baik Sir, akan saya sampaikan" sambut pegawai restoran.


Tak lama pegawai Restoran kembali ke belakang untuk memanggil Celine. Sekitar sepuluh menit kemudian Celine sudah datang dari arah dapur.


"Lho, kok kamu yang jemput aku?" tanya Celine.


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG


__ADS_2