CEO Mencari Cinta

CEO Mencari Cinta
46


__ADS_3

"Lihat ternyata mereka sedang berjalan - jalan di Mall ini" tunjuk seorang pria yang tak lain adalah Jack.


Ethan melirik ke arah yang di tunjuk Jack, disana ada Mommy nya, Elfa dan Celine berjalan sambil membawa barang belanjaan mereka sambil tertawa dan ngobrol.


Wajah Mommynya terlihat sangat bahagia. Ethan bisa melihat jelas tawa lepas Mommynya yang sudah lama tidak dia lihat secerah saat ini.


"Ngapain mereka?" tanya Ethan.


"Aku rasa sedang berbelanja. Bukannya tadi saat sarapan pagi Mommy bilang akan mengajak mereka pergi membeli sesuatu karena lusa mereka akan segera pergi dari rumah kita" jawab Jack.


"Apa mereka sedang menguras Mommy dengan belanjaan mereka yang banyak itu?" tanya Ethan terlihat kesal.


"Hei... kamu jangan berburuk sangka. Kamu tidak lihat wajah Mommy begitu bahagia, dia tertawa lepas bersama Elfa dan Celine. Aku rasa belanjaan sebanyak itu tidak akan membuat Mommy tumpur. Lagian mereka juga dari keluarga berada, aku rasa mereka tidak akan memanfaatkan situasi seperti ini. Mommy juga tidak bodoh Than" jawab Jack.


"Siapa tau, bujuk rayu mereka bisa meluluhkan Mommy dan mereka meminta sesuatu yang macam - macam kepada Mommy" balas Ethan.


"Kamu itu ya, gak berubah juga. Sudah dua bulan kita mengenal mereka, aku yakin mereka bukan gadis seperti itu" bantah Jack kesal.


"Kamu kan bilang seperti itu karena kamu naksir gadis yang bernama Celine itu kan" sindir Ethan.


"Aku mengatakan yang sebenarnya Than. Aku heran deh lihat kamu, masalah masa kecil yang aku bilang adalah hal sepele tapi kamu besar - besarkan sampai sekarang. Kamu kelewatan sudah membencinya padahal itu kan sudah lama berlalu" protes Jack.


"Suka - suka aku donk, kenapa kamu yang protes" balas Ethan.


"Ck..... " gumam Jack kesal.


Jack berdiri dari meja mereka.


"Mau kemana kamu?" tanya Ethan.


"Toilet, mau ikut?" tanya Jack mengejek.


"Cih... " balas Ethan.


Jack meninggalkan Ethan sendiri. Mereka baru saja selesai bertemu dengan Client di Restoran ini. karena sudah dekat waktu makan mereka melanjutkan makan siang bersama Client di sini dan baru saja Client mereka pergi dari Restoran ini.

__ADS_1


Ethan kembali melihat ke arah Mommynya. Mommynya berjalan sambil di rangkul oleh Elfa mesra dan mereka tertawa, bahkan sesekali Elfa terlihat sedang memeluk Mommynya dan tertawa lepas.


Apa sih yang sedang mereka bicarakan sampai bisa tertawa selepas itu. Mengapa Mommy bisa dekat dengan gadis gila itu? Apakan yang gadis itu katakan pada Mommy sehingga Mommy terlihat sangat bahagia.


Ethan menatap wajah Elfa dari kejauhan.


Sebenarnya kalau sedang tertawa seperti ini gadis itu terlihat sangat cantik. Tapi entah mengapa aku selalu kesal dan ingin membalaskan dendamku setiap di dekatnya.


Ah.. sudahlah. Bisa - bisa hariku rusak karena terlalu banyak memperhatikannya. Tinggal dua hari lagi. Lusa dia akan pergi dari rumahku. Aku bisa hidup normal kembali dan lega rasanya masalahku sudah selesai dengannya.


Jack berjalan dari arah toilet mendekati meja diamana Ethan berada. Jack tau kemana arah pandangan Ethan saat ini.


Pasti anak pria sombong ini sedang menatap Elfa.. Lihat saja Than, begitu Elfa pergi dari hadapan kamu lusa, kamu pasti akan sangat kehilangan. Batin Jack.


"Kita pergi?" ajak Jack.


"Yuk kita pergi dari sini. Aku tidak mau bertemu dengan mereka di sini. Sudah cukup bertemu dengannya di rumah, kalau sempat bertemu lagi di sini aku bisa sial hari ini" ucap Ethan.


Jack mengerti apa yang sedang Ethan bicarakan. Dia hanya bisa menggelengkan kepalanya tidak mengerti dengan jalan fikiran sahabatnya itu.


Dari kejauhan Elfa sempat melihat sekilas Ethan dan Jack meninggalkan Restoran yang ada di sudut gedung ini.


"Mana mungkin Elfa, mereka kan sedang bekerja di kantor" bantah Mrs. Mohammed.


"Tapi aku yakin melihat mereka di sini" balas Elfa.


"Mungkin kamu salah lihat Elf" sambung Celine.


"Ya sudah Nyonya, sekarang Nyonya mau kemana lagi? Kita tidak bisa pergi telalu lama. Kami harus menyiapkan hidangan makan malam di rumah. Nanti kalau tidak siap putramu yang sombong itu akan memarahiku. Nyonya tidak tau saja kalau dia sudah marah dia akan mengomel panjang sampai telingaku panas mendengarnya" oceh Elfa.


"Hahaha... " Tawa Mrs. Mohammed.


"Kamu tau Elfa, hanya pada kamu dia baru banyak bicara. Biasanya dia selalu mengirit tenaganya di rumah bahkan untuk bicara saja sangat jarang sekali. Putraku itu memang terkenal dingin" jawab Mrs. Mohammed.


"Bukan dingin lagi tapi aura di dekatnya juga bisa membuat tubuhku merinding, namanya saja Setan. Makanya aku jadi merinding" ungkap Elfa.

__ADS_1


"Setan, apa Setan?" tanya Mrs. Mohammed tidak mengerti.


"Ghost Nyonya, di Indonesia sebutannya Setan. Dan pria yang satunya lagi adalah Jack Sparrow" sambut Celine.


"Hahaha... kalian berdua memang lucu. Kalian sangat berani mengatai merek Ghost dan Jack Sparrow. Itu sangat lucu, aku sampai mengeluarkan air mata karena terlalu banyak tertawa. Sudah.. sudah.. kalau begitu kita balik saja ke rumah, sudah menjelang sore. Kalian harus masak kan sampai di rumah?" Mrs. Mohammed menarik tangan kedua gadis itu dan menuntun mereka ke arah parkir mobil.


Tanpa sengaja Mrs. Mohammed bertemu dengan temannya di Mall itu.


"Hai Mrs. Mohammed. Lama tidak bertemu denganmu. Siapa kedua gadis ini?" tanya teman Mrs. Mohammed.


"Meraka adalah anak - anakku" jawab Mrs. Mohammed lembut.


"Bukankah anakmu seorang laki-laki?" tanya temannya.


"Iya, dan kedua gadis ini mau aku jadikan menantuku tapi sepertinya mereka tidak akan mau. Oleh sebab itu mereka ku anggap sebagai anak angkatku saja. Perkenalkan Felly, ini Elfa dan ini Celine" Mrs. Mohammed memperkenalkan Elfa dan Celine pada temannya.


Elfa dan Celine menjabat tangan penuh hormat kepada teman Mrs. Mohammed.


"Kalian mau dari mana dan mau kemana ini?" tanya teman Mrs. Mohammed.


"Kami baru saja berbelanja dan mau pulang Felly. Maaf tidak bisa berlama - lama karena kedua gadis ini punya pekerjaan di rumah yang harus mereka kerjakan. Kami takut pulang ke sorean. Senang bertemu denganmu, lain kali kita janjian ya untuk jalan - jalan atau pun makan " pamit Mrs. Mohammed.


"Baiklah, hati - hati di jalan. Sampai ketemu lagi Mrs. Mohammed" balas teman Mrs. Mohammed yang bernama Felly itu.


Mrs. Mohammed, Elfa dan Celine melanjutkan langkah mereka menuju parkir mobil dan kembali ke rumah keluarga Mohammed.


"Lihatlah Nyonya kau terlihat lebih muda dari temanmu tadi" puji Elfa sambil mengemudikan mobil Mrs. Mohammed.


"Kamu benar Elf, aku juga merasa begitu" sambut Celine.


"Hahaha... kalian memang pinter sekali memujiku. Untung saja kita sudah keluar dari Mall, kalau tidak aku harus mentraktir kalian es krim karena sudah memujiku" canda Mrs. Mohammed.


"Hahaha.... " mereka tertawa bersama di dalam mobil.


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG


__ADS_2