
Fela dan Fathir sudah selesai memberikan pertunjukan mereka.
"Makasih Fathir udah petikin gitar untuk aku" ucap Fela manja.
"Sama - sama Fela" jawab Fathir sambil tersenyum.
Saat hendak turun dari pentas Fathir memberikan bantuan tangannya dan Fela menyambutnya dengan senang hati. Mereka turun sambil berpegangan.
Dokter Rasya yang melihat kejadian itu merasa penasaran.
Apa mereka mempunyai hubungan yang lain selain seorang sahabat? Yang lain juga menganggap tingkah laku mereka biasa saja seperti hal itu memang sudah sering terjadi. Tapi aku merasa tatapan pria itu berbeda dengan tatapan sahabat laki - laki mereka yang lain. Dokter Rasya melirik ke arah Shaby yang ikut bertepuk tangan karena penampilan Fela dan Fathir tadi.
"Kolaborasi yang bagus. Suka deh dengar Kak Fela nyanyi. Harus sering - sering dilatih Kak" puji Elfa.
"Ah kakak dan kamu sibuk terus aku punya teman untuk berlatih" jawab Fela.
"Kan ada aku Fel. Kapan aja kamu mau tinggal telepon" sambut Fathir.
"Tuh ada si Fath" ujar Elfa.
"Nanti deh Fath kalau aku mau latihan aku tinggal hubungi kamu" jawab Fela.
"Ayo siapa lagi yang mau nyanyi?" tanya Fathir pada semua yang ada di taman belakang rumah Omar.
"Sepertinya giliran para orang tua nih, lagu lawas atau tembang kenanangan" sambut Elfa.
"Boleh juga tuh. Ayo Ma.. Pa.. kami sudah lama gak dengar kalian bernyanyi" ujar Fela dengan ceria.
Dokter Rasya terus menatap Fela dari kejauhan.
Gadis ini cantik, feminim, manja dan ceria. Mengapa aku semakin suka melihat wajahnya ya? Apakah aku punya peluang untuk mendekatinya? Batin Dokter Rasya.
Ela dan Fajar naik ke atas pentas untuk siap - siap menyanyikan tembang kenangan mereka.
Sebuah lagu yang dipilih malam hari ini adalah lagu yang berjudul Cinta yang di populerkan oleh Broery dan Dewi Yull.
Fajar dan Elfa mulai bernyanyi sambil berpegangan tangan. Mereka terlihat sangat romantis
"Hebat ya Mama dan Papa kamu, sampai tua masih mesra" puji Ethan.
"Mama dan Papa siapa dulu" sambut Elfa bangga.
"Aku ingin kita juga seperti itu sampai tua" ucap Ethan dengan wajah serius.
Bluuuuush...
__ADS_1
Pipi Elfa memerah, walau hanya sebuah kata - kata tapi entah mengapa ucapan Ethan itu begitu mengenai di hari Elfa.
"Kamu mau kan?" tanya Ethan.
Elfa menatap wajah Ethan yang masih terlihat begitu serius menunggu jawaban Elfa.
"Apa sih.. aku jadi haus" Elfa berusaha mengelak.
Ethan tersenyum melihat wajah Elfa yang salah tingkah. Malam ini Ethan merasa dia sudah mempunyai peluang di hati Elfa.
Lihat saja sayang kamu akan segera aku dapatkan. Aku berjanji akan membuat kamu selalu bahagia. Seperti kedua orang tuamu di depan sana. Bahagia sampai kita menua. Ucap Ethan dalam hati.
Malam semakin larut acara yang sangat kekeluargaan berjalan dengan lancar dan meriah. Semua terlihat bahagia bisa berkumpul dan bercengkrama bersama. Sudah lama mereka tidak bernostalgia seperti malam ini.
"Guys Elfa kan sudah dilantik tadi pagi, gimana kalau kita susun rencana untuk liburan bareng minggu depan" ucap Fela.
"Eh iya, Kakak sampai lupa. Kemarin kan kita sudah merencanakannya" sambut Fael.
"Ya makanya di forum ini aku sampaikan pada yang lain Kak. Apakah mereka setuju atau tidak?" ujar Fela.
"Setuju donk, kan Bos yang ngajak pasti urusan kantor langsung acc" sambut Fathir.
"Yeee enak aja.. itu kerjaan kamu selama seminggu ini beresin semua kerjaan kantor kita dan lihat jadwal dengan client jangan sampai berbenturan" perintah Fael.
"Siap Bos" jawab Fathir segera.
"Aku sih setuju aja. Kita emang sudah lama kan gak liburan. Aku rasa sudah sangat lama tidak selengkap ini" jawab Shaby.
"Oke beres semua. Kalau kami team ADS Butik siap kapan saja" ujar Fela.
"Kami juga siap kapan saja. Lagian kami masih belum terlalu sibuk di Indonesia. Kami masih mencari lokasi yang tepat untuk pembukaan kantor cabang perusahaan di Indonesia" sambut Ethan.
"Kalian Elf?" tanya Fela.
"Aku lihat jadwal dulu kak. Aku kan baru menjabat, aku dan Celine harus kerja ekstra seminggu ini. Tapi aku usahakan ikut. Sudah lama sekali gak jalan bareng kalian. Sejak aku kuliah di London sepertinya gak pernah liburan bareng" jawab Elfa.
"Oke aman. Tinggal Shyana dan Dokter Rasya nih" ujar Fela.
"Aku bisa minggu depan. Kamu Shyan?" tanya Dokter Rasya.
"Aku sepertinya gak bisa. Kan aku harus jaga Opa di sini. Aku masih dinas" tolak Dokter Shyana.
"Urusan Opa gampang, kamu minta tolong saja sama Elfa" sambut Fael.
"Elfa?" tanya Dokter Shyana bingung.
__ADS_1
"Iya, Elfa ini cucu kesayangan Opa. Apapun permintaannya pasti dikabulkan. Kamu tinggal suruh Elfa bujuk Opa untuk kasih izin kamu liburan. Lagian kan kita perginya cuma dua hari. Berangkat Jumat sore dan balik hari minggu" jawab Fael.
"Gimana Elf?" desak Fela.
"Demi kalian semua dan demi liburan akan aku coba" jawab Elfa dengan senyumannya.
"Yes... asiiiik liburaaaaan" teriak Ryntia.
"Asik.. asik... mulai besok harus kita siapkan segala sesuatunya. Mulai dari kostum dan cemilan kita" sambut Sitha semangat.
"Eh Sith kostumnya jangan yang aneh - aneh ya. Terakhir kamu pesan baju warna pink untuk kita semua. Kami kan cowok masak iya pakai pink" protes Shaby.
"Tenang aja Sha.. kali ini aman deh. Kita gak bakalan prank kalian kok" jawab Sitha.
"Sith jangan lupa ya siapkan senjata kita untuk di jalan" ucap Celine mengingatkan.
"Apaan senjatanya?" tanya Jack bingung.
"Hahaha... satu album lagu koplo bro" jawab Fathir.
"Koplo? Apa itu lagu koplo?" tanya Jack bingung.
"Sudah kamu nikmati aja. Nanti juga kamu pasti akan tau sendiri dan aku jamin kamu pasti suka" jawab Fathir.
Jack memandang wajah Ethan dengan penuh tanda tanya. Ethan hanya memberi kode tidak tau dengan cara mengangkat bahunya.
"Jadi Fix ya jumat jam dua belas kita harus sudah sampai rumah Opa. Kalau perlu para pria shalat jum'at nya di mesjid dekat rumah Opa aja biar gak lama" perintah Fela.
"Seep... dari kantor kami langsung cus ke sini" sambut Fathir.
"Kita langsung dari Butik ya Sith bawa akomodasi. Itu tugas kita, biar penginapan dan transpotasi urusan Elfa. Obat - obatan urusan para dokter" komentar Fela.
"Trus tugas para cowok ini apa donk?" tanya Ryntia
"Mereka hanya tinggal siang uang untuk biaya tak terduga dan biaya kenakalan plus oleh - oleh" potong Elfa.
"Weish.. mantap Elf.. " puji Sitha.
"Kan ada Sultan dari London nih di sini" sindir Elfa.
"Aassshiaaaap.... " jawab Ethan tersenyum.
Demi memikat hati kamu apapun akan aku lakukan Elfa. Ini juga kesempatan buatku untuk bisa lebih dekat dengan kamu. Batin Ethan.
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG