CEO Mencari Cinta

CEO Mencari Cinta
38


__ADS_3

Elfa kembali ke dapur untuk mengambil semangkuk bubur sumsum permintaan Mrs. Mohammed dan segelas air mineral.


Setelah itu dia kembali ke kamar Ethan dan memberikannya kepada Mrs. Mohammed.


"Silahkan di makan Nyonya. Lebih enak kalau di makan selagi hangat" pesan Elfa.


Mrs. Mohammed menyicipi makanan itu.


"Mmmm.. enak sekali Elfa. Lembut dan hangat bubur putih ini ditambah manisnya gula merahnya" puji Mrs. Mohammed.


Elfa tersenyum puas mendengar pujian dari Mamanya Ethan.


"Ternyata masakan Indonesia banyak ya dan enak - enak. Apakah ini makanan pokok di Indonesia?" tanya Mrs. Mohammed.


"Tidak Nyonya, ini bisa dikategorikan sebagai dessert atau cemilan saja. Tapi terkadang bisa juga dijadikan menu sarapan pagi, karena tidak terlalu berat untuk perut" ungkap Elfa.


"Waah aku semakin penasaran dengan makanan Indonesia. Selama kamu di sini, kamu masak makanan Indonesia saja ya. Rasanya saya sudah jatuh cinta dengan makanan negara kamu" pinta Mrs. Mohammed.


"Baik Nyonya" Jawab Elfa.


Ethan turun dari tempat tidur.


"Kamu mau kemana?" tanya Mrs. Mohammed yang sedang duduk di Sofa kamar Ethan.


"Aku mau mandi Mommy. Badanku rasanya lengket semua karena seharian belum mandi" ujar Ethan.


"Kamu bisa jalan sendiri? Gak lemas?" tanya Mrs. Mohammed.


"Mari saya bantu Tuan" ucap Elfa refleks.


"Ya sudah cepat bantu aku ke kamar mandi" sambut Ethan.


Elfa mendekati Ethan dan menarik tangan Ethan sebelah kanan dan meletakkannya di bahu Elfa setelah itu Elfa memapah Ethan sampai kamar mandi.


Lagi - lagi Ethan tersenyum dalam hati.


Hahaha... kapan lagi aku bisa mengerjai wanita gila ini. Mumpung lagi sakit sekalian aja aku buat sedramatis mungkin sakitku ini. Ucapnya dalam hati.


Elfa membantu Ethan duduk di atas toilet kamar mandi.


"Kamu bisa mandi sendirikan?" tanya Elfa khawatir.


"Aku masih lemas. Tolong mandikan aku" perintah Ethan sengaja membuat Elfa kesal.

__ADS_1


"Cih... dalam mimpimu. Ini bukan tugasku. Sudah syukur aku mau membantu memapahmu sampai kamar mandi" protes Elfa.


"Sudah.. sudah keluar dari kamar mandi ini, atau kau mau ikut mandi bersamaku" goda Ethan.


"In your dream The Ghost" umpat Elfa.


Elfa langsung keluar kamar mandi dan meninggalkan Ethan sendirian.


Ethan ketawa ngakak sendiri di dalam kamar mandi.


"Hahaha..." sudah lama rasanya dia tidak sebahagia ini mengerjain orang lain sampai seperti ini.


Ethan menatap kaca yang ada di kamar mandi. Dia melihat wajah tawanya sendiri di cermin itu.


Ada apa denganku. Wanita itu sudah membangunkan sisi lain dalam tubuhku? Tanya Ethan dalam hati.


Elfa baru keluar dari kamar mandi dan tanpa sadar melemparkan tinju ke udara tepat di depan pintu kamar mandi Ethan.


Elfa lupa kalau Mamanya Ethan masih ada di dalam kamar mandi.


"Maafkan putraku Elfa. Kadang kalau sakit manjanya kumat" ujar Mrs. Mohammed.


Elfa terdiam dan tersadar, dia tertunduk malu karena Mrs. Mohammed pasti sudah melihat tingkah lakunya tadi begitu keluar dari kamar mandi Ethan.


Elfa mengambil dua mangkuk bubur sumsum yang dia bawa tadi untuk Ethan dan Mrs. Mohammed. Lalu melangkah menuju pintu keluar kamar Ethan.


"Saya pamit ke dapur ya Nyonya. Mau mulai menyiapkan menu makan malam" ucap Elfa sopan.


Mrs. Mohammed tersenyum menatap kepergian Elfa, dia tetap duduk di Sofa kamar anaknya sambil menunggu putranya itu selesai mandi, ada sesuatu yang harus di jelaskan putranya saat ini padanya.


Tak lama kemudian Ethan keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk yang melilit di pinggangnya sedangkan dadanya polos tak berbusana.


"Eh aku kira Mommy sudah pergi" ucap Ethan terkejut melihat Mommy nya masih setia menunggunya mandi di sofa kesayangannya.


"Mommy menunggu kamu" jawab Mrs. Mohammed.


Ethan mengambil baju kaos oblong di lemari kemudian memakainya setelah itu dia memakai pakaian bawahnya.


Ethan kini terlihat lebih segar dan wangi ditambah parfum yang dia semprotkan ke pakiannya.


Dia duduk tepat di hadapan Mamanya. Dan memulai pembicaraan dengan Mamanya.


"Apa yang ingin Mommy tanyakan padaku?" tanya Ethan santai.

__ADS_1


"Kamu sudah mengenal Elfa jauh sebelum acara ulang tahun Mommy di TBF Hotel kan? Bahkan Mommy menduga kamu membuat acara Mommy di sana karena Elfa alasannya?" Tebak Mama Ethan.


"Mommy terlalu berprasangka" elak Ethan.


"Mommy kenal kamu honey, kamu putra Mommy satu - satunya. Tidak ada yang bisa kamu sembunyikan dari Mommy" desak Mrs. Mohammed.


Benar kata Mommy nya tidak ada yang bisa Ethan sembunyikan dari Mommynya karena dari gerak mata Ethan saja Mommynya sudah tau apa yang sedang di fikirkan Ethan.


Ethan menarik nafas panjang.


"Mommy benar, aku sudah pernah bertemu dengan Elfa saat aku berumur sepuluh tahun. Mommy ingat saat aku menangis pulang dari Bandara dan bibirku berdarah karena di pukul seorang gadis?" tanya Ethan.


Mrs. Mohammed terlihat sedang berfikir dan mengingat & ingat kejadian sepuluh tahun yang lalu. Tiba - tiba mata Mrs. Mohammed berbinar pertanda dia sudah mengingat sesuatu.


"Mommy ingat, sejak saat itu kami sibuk ingin berlatih bela diri karena ingin membalas gadis kecil yang sudah memukul kamu" jawab Mrs. Mohammed.


"Iya dan gadis kecil itu adalah Elfa. Gadis kembar dari keluarga yang berasal dari Indonesia. Aku sudah mencarinya selama tujuh belas tahun dan aku baru menemukannya dua bulan yang lalu setelah pencarian panjangku" jawab Ethan.


"Jadi dia alasan kamu pergi ke Indonesia?" tanya Mrs. Mohammed.


"Tidak sepenuhnya karena dia, tapi salah satu alasanku memang karena ingin mencarinya" balas Ethan.


"Lantas apa yang sudah kamu lakukan padanya sayang?" tanya Mrs. Mohammed khawatir. Karena putranya ini tipe pria dingin. Kalau sudah membenci seseorang seumur hidup akan dia kejar contohnya adalah Elfa.


Mrs. Mohammed sangat takut kalau putra satu - satunya itu melakukan kekerasan atau rencana jahat untuk Elfa.


"Aku sudah mengajaknya bertarung tiga kali. Yang pertama kami sering. Pertarungan kedua dia yang menang tapi pertarungan ketiga kami aku yang memenangkannya. Oleh karena itu aku meminta dia untuk mengadi Koki di rumah kita ini selama satu bulan. Karena bulan depan dia akan kembali ke Indonesia " ungkap Ethan.


"Apa tujuan kamu nak? Kamu jangan berencana ingin memusnahkannya dari dunia ini? Ingat dia masih punya keluarga, pasti keluarganya akan kehilangan dan mencari dia. Mommy tidak mau kamu melakukan tindakan kriminal" ucap Mrs. Mohammed mengingatkan.


"Tenang Mommy. Aku hanya ingin bermain - main selama sebulan ini dengannya. Aku akan membuat dia kesal dan mengaku kalah padaku. Aku rasa dia pantas mendapatkan hukuman itu" tegas Ethan.


"Sayaaaang... jangan terlalu membencinya. Ingat rasa benci itu akan menjadi senjata yang bisa berbalik arah pada kamu. Nanti kamu sendiri yang akan menjadi sasaran kebencian kamu itu sayang" cegah Mrs. Mohammed.


"Mommy tenang saja, hal itu tidak akan pernah terjadi" jawab Ethan.


"Apakah kamu menyukainya?".....


.


.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2