
"Ehm.. ehm.. " terdengar suara seorang pria yang sangat Celine kenal.
Sontak Celine melepaskan tangan Jack.
"Ngapain kalian seperti ini? Dengan tubuh yang basah bisa - bisanya kalian saling berpegangan tangan?" tanya pria yang tak lain adalah Jimmy, daddynya Celine.
Celine dan Jack saling lirik dengan wajah tegang.
"Da... Daddy? " ucap Celine.
"Maaf Mr. Jimmy" sambut Jack sambil memberi hormat.
"Ada sesuatu yang ingin saya bicarakan dengan Anda" ucap Jack.
"Jack" cegah Celine.
"Tidak apa Cel" balas Jack.
Jimmy menatap bergantian dua orang yang ada di hadapannya.
"Cepat ganti baju kalian setelah itu baru temui aku di Restoran" perintah Jack.
"Baik Mr. Jimmy" sambut Jack segera.
"Oke Dad" jawab Celine.
Jack dan Celine segera berjalan menuju kamar mereka untuk membersihkan tubuh mereka dan mengganti pakaian mereka dengan baju yang baru.
Satu jam kemudian Jack dan Celine sudah berkumpul di Restoran Hotel. Ternyata Jimmy sudah menunggu mereka dari tadi.
"Maaf Mr. Jimmy Anda sudah lama menunggu" ucap Jack hormat.
"So.. sorry da.. daaaad" ucap Celine gugup.
__ADS_1
Celine melirik ke arah Jack tapi Jack tidak terlihat sedang gugup seperti dia.
"Silahkan duduk" perintah Jimmy.
"Sir... saya ingin menyampaikan sesuatu kepada Anda. Saya dan Celine berniat akan menjalin hubungan yang serius setelah pesta pernikahan Fael, Fela dan Elfa. Setelah pernikahan mereka orang tuaku akan menemui Anda Sir. Maaf kalau hal ini terlalu tiba - tiba hal ini terjadi karena aku sudah membuat janji hidup kepada Ethan. Aku akan memikirkan hidupku sendiri setalah Ethan sudah bahagia. Sebentar lagi dia akan bahagia bersama Elfa, baru lah aku bisa memikirkan masa depanku bersama Celine" ungkap Jack dengan tegas.
Jimmy menatap ke arah putrinya.
"Celine, bisakah kamu tinggalkan kami berdua? Daddy ingin berbicara berdua saja dengan Jack" pinta Jimmy.
"Da.. Daad.. " ucap Celine.
"Kami tidak perlu khawatir. Daddy tidak akan mencelaki pria mu" sindir Jimmy.
"Daaad" ucap Celine sekali lagi.
"Pergilah Cel, aku tidak akan apa - apa. Kalaupun terjadi sesuatu yang buruk padaku. Yakinlah aku akan bisa menghadapinya" sambut Jack.
Setelah menatap kedua pria yang sangat berarti di dalam hidupnya Celine akhirnya pergi meninggalkan Daddy nya dan Jack.
"Mengapa kamu memilih putriku?" tanya Jimmy.
"Karena aku mencintainya. Dialah wanita yang aku pilih sebagai pendamping hidupku kelak" jawab Jack tegas
"Kenapa kamu sangat yakin sekali dengan kata - kata kamu?" tanya Jimmy.
"Karena kau sangat yakin Anda akan merestui hubungan kami" jawab Jack.
"Seyakin itukah kamu? Kamu terlalu percaya diri sekali anak muda" pesan Jimmy.
"Aku akan menjadikannya wanita satu - satunya dalam hidupku. Aku akan membahagiakannya. Walau aku tak sehebat Ethan tapi percayalah cintaku pada Celine sama tulusnya seperti cinta Ethan kepada Elfa" balas Jack.
"Bagaimana kalau aku tidak akan memberi kamu izin untuk mendakti putriku?" tanya Jimmy.
__ADS_1
"Sir, aku tau Anda sangat menyayangi putri Anda itu. Dari tatapan mata Anda aku bisa melihatnya. Bagi Anda Celine adalah batu pertama yang Anda jaga sejak kecil. Percayakanlah batu permata itu padaku Sir. Aku akan menjaganya dengan sangat baik, penuh kasih sayang dan cinta. Aku adalah pria yatim piatu yang tak memiliki siapapun lagi dalam hidupku kecuali keluarga angkatku. Mommy, Daddy dan juga Ethan. Untuk pertama kalinya aku menyayangi orang lain selain mereka adalah Celine. Dia wanita yang bisa membuat aku nyaman berada di dekatnya, memberikan warna yang lain dalam hidupku. Celine bisa membuat hidupku yang sepi menjadi lebih ceria Sir. Dia sudah banyak membuat aku bahagia seperti ini. Jika kau izinkan aku akan membalasnya dengan berjuta kali lipat kebahagian di masa depan untuknya. Aku tidak bisa menjanjikan kalau aku tidak akan membuatnya menangis. Mungkin nanti saat kami menikah dia pasti akan menangis karena harus berpisah dengan Anda, mungkin dia akan menangis karena merindukan Anda dan mungkin dia akan menangis karena hal - hal lainnya. Tapi percayalah aku akan selalu ada di sampingnya. Menemaninya dalam keadaan apapun meski dalam keadaan terberat sekalipun dalam hidup kami, aku tidak akan meninggalkannya. Tolong percayalah pada janjiku ini Sir " ucap Jack dengan penuh keyakinan.
Jimmy menatap mata Jack sangat dalam. Dia menemukan keseriusan dan ketulusan di sana.
"Kalau kau tidak bisa memenuhi janji kamu itu? Apa yang harus aku lakukan pada kamu?" tanya Jimmy.
"Kamu bisa membunuhku. Aku rela mati ditanganmu Sir. Tapi aku tidak akan menyerah dengan semudah itu. Aku pastikan aku akan memenuhi semua janji - janjiku padamu" jawab Jack.
Jimmy menarik nafas panjang.
"Kapan Mommy dan Daddy kamu akan menemuiku?" tanya Jimmy.
"Malam ini Dad" jawab Jack.
Jimmy sangat tau, malam ini akan banyak acara yang dilalui oleh keluarga para calon pengantin. Tak mungkin Mr dan Mrs Mohammed dapat meluangkan waktunya untuk bertemu dengan dirinya.
Jimmy cukup tau diri kalau keluar Barrakh harus diprioritaskan. Dia tidak akan mengganggu jalannya tahap demi tahap proses pernikahan putra - putri keluarga Barrakh.
"Jangan nanti malam. Aku rasa waktunya akan sangat sempit. Esok saja susun rencana agar aku bisa bertemu dengan keluarga kamu" pesan Jimmy.
"Baik Sir akan aku sampaikan kepada Mommy dan Daddy" balas Jack.
"Aku belum memberikan restuku pada kamu. Biarlah saja dulu aku bertemu dengan keluarga kamu. Setelah aku bisa melihat dan mempertimbangkan keseriusan kamu baru akan akan memberikan restuku" tegas Jimmy.
"Baik Sir, apapun yang Anda lakukan aku siap menerima semuanya. Tapi jauh diluar itu semua aku sangar berharap Anda akan menerima saya masuk ke dalam keluat Anda. Izinkanlah aku menumpang dengan Celine untuk mendapatkan kasih sayang yang utuh dalam sebuah kehangatan keluarga yang selama ini sudah sangat lama tidak aku dapatkan. Maaf kalau aku terlalu tinggi meletakkan harapanku kepada Anda. Aku harap Anda mengerti" jawab Jack.
"Sebelum kamu mendapatkan restu dariku aku harap kamu bisa bersikap baik dan menghormati putriku sebagai wanita yang kamu bilang sangat kamu sayangi. Kalau kamu menyayanginya tentu kamu tidak akan menyakitinya. Jadi selama belum ada kata mufakat antara aku dan keluarga kamu tolong jaga sikap kamu jika berdekatan dengan putriku. Walau kita lahir dan besar di Inggris tapi aku mengikut adab orang Indonesia. No *** before merried" pesan Jimmy.
"Sama Sir, aku juga menjunjung tinggi akan hal itu. Aku besar bersama keluarga Mohammed. Mereka sangat taat menjalani ilmu agama mereka membuat aku juga terbawa akan didikan mereka. Tidak akan ada *** sebelum pernikahan diantara aku dan Celine. Aku berani bersumpah kami tidak akan melakukannya " ucap Jack tegas.
"Baguslah, aku pegang sumpah kamu itu anak muda" tantang Jimmy.
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG