
"I.. ini... bukannya Ethan Mohammed?" tanya Fajar terkejut.
Ela langsung mendekat pada suaminya dan melihat pertarungan Elfa dengan Ethan.
"Ja.. jadi dia sudah merencanakan ini semua Pa?" tanya Ela.
"Ma.. maksud Mama apa?" tanya Elfa.
"Dia sengaja mendekati Papa dan mengajak Papa kerja sama untuk mensukseskan pameran perhiasannya" ungkap Fajar.
"Dia juga mendekati Mama dengan alasan memesan pakaian untuk dia pakai dalam acara pameran tersebut" sambut Ela.
"Dan pada malam acara itu dia menjebakku masuk ke dalam ruangan khusus tempat penyimpanan perhiasannya. Di situ dia mengancamku dan mengajakku bertanding di Dojang kemarin. Kalau aku memberitahu siapapun tentang tantangan dia makan sebagai gantinya dia akan merusah usaha Papa dan Mama. Dia juga sengaja mencariku ke Butik senin lalu untuk memastikan kalau aku akan datang. Tapi sepertinya dia salah orang. Dia kira Elfa itu adalah aku. Hingga sampai tadi malam aku dan Elfa berada di Dojang baru dia ketemu sama Elfa langsung" ungkap Elfa.
"Apa - apaan pria ini. Dia berani mendekati keluarga kita untuk membalaskan dendamnya kepada Elfa?" tanya Fael geram.
"Oooh jadi begitu ceritanya. Kakak kenapa gak cerita padaku kalau Kakak sudah di ancam pria gila itu. Kalau gak kan tadi malam udah aku habisin dia" sambut Elfa kesal.
"A.. aku takut kalau dia memang menjalankan ancamannya dan merusak usaha Papa dan Mama" jawab Fela.
"Tidak bisa secepat itu juga Fela. Dia kira mudah menghancurkan perusahaan keluarga kita yang selama ini sudah kita bangun dengan susah payah" tegas Fajar.
"Hati - hati Elf, sepertinya dia punya niat lain pada kamu. Mengapa dia mencari kamu sampai sejauh itu" ucap Celine mengingatkan.
"Kalau sampai dia merusak atau mengganggu keluargaku, aku tidak akan tinggal diam" ujar Fael.
"Aku juga Kak" sambut Elfa.
"Jauhi dia dan jangan berhubungan apapun dengan dia ataupun dengan perusahaannya" ucap Fajar.
"Kamu juga sayang, jangan terima apapun pesanan dia di Butik kamu. Ingat itu Fela" sambung Fajar.
"Iya Pa" jawab Ela dan Fela bersama - sama.
"Trus gimana donk, nanti malam kan Elfa mau ke London. Takutnya dia mengejar Elfa sampai ke sana Pa?" tanya Fela.
__ADS_1
"Tenang saja Kak, kalaupun dia mendapatkan informasi TBF Hotel itu milik keluarga kita kan tidak ada aku dalam sususan pejabat tinggi di sana. Aku rasa Uncle Jimmy bisa mengatasisnya" jawab Elfa.
"Iya, nanti Papa juga akan hubungi Jimmy dan menceritakan semuanya" sambut Fajar.
"Kamu hati - hati di London ya sayang" ucap Ela.
"Iya Ma" jawab Elfa.
Setelah selesai sarapan pagi Fajar menghubungi Jimmy dan menceritakan kepada Jimmy semua tentang Ethan.
"Jim kamu ingat anak sombong yang ditendang Elfa dulu di Bandara tujuh belas tahun yang lalu?" tanya Fajar ketika menelepon Jimmy.
"Ingat Bos, ada apa? Mengapa Anda tiba - tiba menanyakan itu?" tanya Jimmy heran.
"Ternyata dia Ethan Mohammed CEO Diamond Corp" jawab Fajar.
"Waaah benar dugaanku dulu, anak itu bukan anak biasa. Pantas saja dia sombong sekali, mungkin karena orangtuanya seorang bangsawan kaya. Btw kok Bos tau?" tanya Jimmy lagi.
"Dia datang ke Indonesia untuk mencari Elfa dan mengancam Fela" ucap Fajar.
"Ha.. mengapa bisa begitu dan apa ancamannya?" tanya Jimmy penasaran.
"Cih... sombong sekali anak itu. Tentara sifat sombongnya tidak hilang ya walaupun dia sudah besar" sambut Jimmy.
"Itulah Jim, dia sengaja merencanakan acara besar di Hotel kita dan memesan pakaian di Butik Ela hanya untuk mencari dan bertemu dengan Elfa" sambung Fajar.
"Trus apakah dia sudah bertemu dengan Elfa?" tanya Jimmy.
"Sudah malah mereka sudah bertarung dua kali" jawab Fajar.
"Siapa yang menang Bos?" tanya Jimmy penasaran.
"Tentu saja putriku. Dan aku yakin pria itu tidak akan menerima dengan begitu saja. Aku takut dia punya rencana lain untuk menyakiti Elfa" ungkap Fajar.
"Kamu tidak usah khawatir Bos. Elfa sangat pintar membela diri dan dia selalu bersama Celine kemana-mana. Celine juga bisa diandalkan untuk membantu Elfa kalau saja terjadi hal - hal yang tidak di inginkan.
__ADS_1
" Malam ini Elfa dan Celine akan kembali ke London. Aku takut pria sombong itu akan mencari dan mengejarnya ke London. Dia pasti akan mencari Elfa di Hotel " ujar Fajar.
"Tenang saja Bos, nama Elfa bersih di Hotel ini. Dia tidak akan bisa mencari Elfa di sini. Kalaupun dia datang ke sini dia akan berhadapan denganku" jawab Jimmy.
"Terimakasih Jim, aku lega melepas Elfa ke London. Tolong kamu jaga dia ya. Walaupun Elfa bisa beladiri tapi tiga kali dia tidak pernah menang melawan Elfa aku rasa akan membuat dia merencanakan sesuatu yang lebih besar lagi. Aku tau profil CEO Diamond Corp itu. Dia pantang menyerah sebelum mendapatkan apa yang dia inginkan. Dan aku tidak mau kehancuran putri kesayangaku" ucap Fajar.
"Oke akan aku atur semuanya di sini" jawab Jimmy.
"Syukurlah" balas Fajar.
"Btw apakah alergi Elfa kumat saat bertarung dengan pria itu?" tanya Jimmy penasaran.
"Tidak, pertarungan kedua mereka sempat di rekam Fela. Elfa terlihat biasa saja dan dia bisa menendang pria itu dengan sangat kuat" jawab Fajar.
"Waaaah sepertinya Bos harus bersiap - siap" ucap Jimmy.
"Bersiap - siap apa Jim?" tanya Fajar heran.
"Bersiap - siap untuk mendapat menang tu bangsawan Inggris. Mereka keluarga yang sangat kaya Bos di Inggris ini dan usaha mereka sudah sangat terkenal di seluruh dunia" ungkap Jimmy.
"Aku tidak peduli dengan kekayaannya dan kebangsawanan yang dimilikinya dan keluarganya. Yang aku butuhkan adalah pria yang baik dan sayang kepada putriku. Bisa melindunginya dari apapun. Harta yang kami miliki aku rasa cukup untuk menghidupi anakku sampai dia menikah. Untuk apa punya menantu sombong dan arogan seperti dia itu. Yang ada juga anakku yang akan tersiksa" bantah Fajar kesal.
"Tapi Bos bukannya antimo Elfa itu hanya ada satu di dunia ini. Kan menurut Mr. Omar Barrakh seperti itu? Dan kalau Elfa tidak menikah dengan pria itu, artinya Elfa akan menjadi perawan tua dan single seumur hidupnya" ucap Jimmy mengingatkan.
Sial.... mengapa nasib anakku harus berakhit seperti ini? Batin Fajar.
"Menurutku lebih baik dia single seumur hidupnya dari pada hidupnya harus tersiksa karena pria sombong itu. Aku tidak tahan melihat anakku tersiksa" balas Fajar kesal.
.
.
BERSAMBUNG
Hai readers.... selamat hari libur..
__ADS_1
Di rumah aja ya jangan kemana - mana. Kan lagi PPKM. Mending baca novelku ini. Tapi jangan lupa kembang atau kopinya. Hadiah yang lain juga boleh.
Aku tunggu dukungan dari kalian. Terimakasih 🥰🥰