CEO Mencari Cinta

CEO Mencari Cinta
64


__ADS_3

Siang harinya lagi - lagi Elfa mendapat pesan dari teman barunya.


Setan


Hai temaaan, bisa kita makan siang bersama?


My Heart ❤


Sorry, aku masih ada kerjaan. Gimana kalau sore aja. Makan bakso langganan keluarga kami sudah dua generasi?


Setan


Wah hebat banget jualan bakso udah dua generasi?


My Heart❤


Yoi donk, baksonya gak kalah enak deh dengan bakso buatan aku


Setan


Baiklah, jam berapa aku jemput?


My Heart❤


Jam empat sore sudah sampai di kantorku ya


Setan


Barrakh Hotel?


My Heart❤


Barrakh Corp


Setan


Kantor kamu banyak banget ya teman 😊


Kadang di Barrakh Corp, kadang di Barrakh Hotel kadang di EIC Restoran.


My Heart❤


Kantorku di Barrakh Corp, kemarin ada yang harus aku kerjakan di Barrakh Hotel. Dan di EIC Restoran itu hanya hobbyku saja untuk membuat sebuah Restoran yang menghidangkan makanan Eropa dan Indonesia.


Duh kenapa aku jadi banyak bercerita ya sama Si The Ghost ini? Batin Elfa.


Setan


Boleh donk kapan - kapan aku berkunjung ke Barrakh Corp?


My Heart ❤


Boleh, kalau kamu mau bertemu dengan Papaku. Aku sering tidak ada di tempat.


Setan


Aku mau ketemu kamu bukan Papa kamu


My Heart❤


Udah ya, aku lagi sibuk nih


Setan


Okey, sampai ketemu jam empat. Aku jemput di loby bawah ya


My Heart❤

__ADS_1


👌


Ethan tersenyum menatap ponselnya.


"Fix, gila karena jatuh cinta"


Cekreeeek.... Jack mengambil foto Ethan yang sedang senyum - senyum sendiri.



"Sial.. " umpat Ethan kepada Jack.


"Aku lama - lama makin serem lihat kamu. Apa benar ya panggilan Elfa dan Celine buat kamu 'The Ghost'. Aku jadi merinding sendiri" Jack begidik karena bulu kuduknya berdiri.


"Kamu fikir aku ini kerasukan Setan?" tanya Ethan kesal.


"Bisa jadi dan kabarnya Setan Indonesia itu jauh lebih seram lho. Bisa mencuri fisik sesorang dan mengurung jiwa kita sehingga tidak bisa kembali lagi ke dalam tubuh kita" ucap Jack menakut-nakuti.


"Kamu fikir aku percaya hal seperti itu" Ethan melemparkan bantal yang ada di sofa ke arah Jack.


Jack mengelak dan pergi meninggalkan Ethan.


"Aku akan mengirimkan foto kamu ini kepada Mommy dan Daddy" teriak Jack dari arah kamar.


"Awas kamu ya Jack " ancam Ethan.


"Hahaha.. bersiaplah karena sebentar lagi Mommy akan menghubungimu" balas Jack dari dalam kamar.


"Sialan.. " umpat Ethan.


Benar saja tak lama kemudian ponsel Ethan berdering dan saat dia melihat layar ponselnya tertera nama Mommy nya yang melakukan panggilan.


"Assalamu'alaikum Mommy" sapa Ethan.


"Wa'alaikumsalam honey.. bagaimana kabar kamu di Indonesia?" tanya Mrs. Mohammed.


"Baik" jawab Ethan singkat.


"Sudah, aku sudah bertemu dengannya, dengan Mamanya dan dengan saudara kembarnya" jawab Ethan.


"Apa, Elfa kembar?" tanya Mrs. Mohammed.


"Sorry, aku belum cerita pada Mommy. Elfa itu kembar tiga. Dia punya satu Kakak laki-laki dan satu kakak perempuan" ungkap Ethan.


"Ha... kembar tiga? luar biasa honey.. Kalau dia memang jodoh kamu, Mommy sangat senang bisa memiliki cucu kembar. Mereka pasti sangat lucu - lucu" ujar Mrs. Mohammed senang.


Dia sungguh terkejut sekaligus senang mendengar kabar itu. Dia semakin berharap Ethan berhasil mendapatkan cintanya yaitu memperistri Elfa.


"Mommy itu masih jauh, berteman denganku saja dia masih enggan" jawab Ethan.


"Kamu sudah menyerah?" tanya Mrs. Mohammed.


"Tidak, aku akan terus berusaha. Tapi sepertinya akan lama. Apakah Daddy bisa menjaga kantor selama itu?" tanya Ethan.


"Daddy kamu pasti dengan senang hati menjaga kantor honey asalkan kamu bisa membawa pulang Elfa bersama kamu. Atau kami akan datang ke Indonesia untuk menjemputnya nanti" ucap Mrs. Mohammed.


"Sabar Mommy, pelan - pelan ya. Sepertinya Elfa sedikit sulit untuk di taklukkan. Karena dia bukan wanita sembarangan. Dia punya banyak kejutan di sini. Dan aku baru mengetahuinya sedikit demi sedikit" ungkap Ethan.


"Tidak apa sayang, istri kamu memang harus wanita spesial" ujar Mrs. Mohammed memberi semangat kepada putranya.


"Apa Mamanya menyukai kamu?" tanya Mrs. Mohammed.


"Sepertinya begitu Mommy, dia yang membantuku untuk bisa bertemu Elfa pertama kali berkat dia aku mendapatkan nomor ponsel Elfa di Indonesia" ungkap Ethan.


"Syukurlah kalau Mamanya mendukung kamu sayang" sambut Mrs. Mohammed.


"Tapi baru Mamanya, Mom. Masih banyak keluarganya yang lain. Dia mempunyai keluarga besar di sini. Selain keluarga intinya dia juga mempunyai banyak sahabat di sini dan mereka selalu berada di sekeliling Elfa dan bersamanya" balas Ethan.

__ADS_1


"Kamu harus bisa mengambil simpati mereka semua. Harusnya itu tidak perlu Mommy ajarkan lagi. Kamu kan sudah tau bagaimana harus bersikap. Biasanya kamu bisa memenangkan beribu proyek di perusahaan kita mengapa kali ini sepertinya kamu putus asa honey?" tanya Mrs. Mohammed.


"Aku tidak putus asa Mom. Aku sedang berusaha untuk mendekatinya. Setelah dekat baru aku bisa mengutarakan perasaanku padanya. Sore ini kami akan bertemu di kantornya" lapor Ethan.


"Baiklah honey, semoga berhasil. Mommy tutup dulu ya. Mommy mau mandi " ujar Mrs. Mohammed mengakhiri teleponnya..


"Bye Mom, assalamu'alaikum" balas Ethan.


Ethan langsung berjalan mendekati kamar Jack.


"Jack... kamu mengadu pada Mommy ya" teriak Ethan sambil menggedor pintu kamar Jack.


"Tidaaaak, Mommy memang mau bicara sejak tadi, cuma kamu lagi sibuk saling berkirim pesan dengan Elfa" jawab Jack dari dalam kamar.


"Iiisssh.. dasar pengadu" balas Ethan.


Ethan segera masuk ke kamarnya untuk bersiap. Sebentar lagi dia akan bersiap menjemput Elfa. Ethan tidak mau terlambat.


Biarlah dia datang lebih cepat dari pada sampai sana terlambat. Itu akan mengurangi penilaian Elfa kepada Ethan nantinya.


Sekitar jam setengah empat sore Ethan sudah sampai di parkiran mobil gedung Barrakh Corp. Kali ini dia datang sendiri. Dia tidak membawa Jack bersamanya. Karena dia ingin menikmati sore berdua dengan Elfa.


Setan


Elfa temanku.. Aku sudah di parkiran bawah kantor kamu.


My Heart❤


Cepat sekali kamu sampai? Kita kan janjian jam empat?


Setan


Tidak apa, aku takut terlambat dari janji kita.


My Heart❤


Tunggu sebentar lagi, aku masih ada kerja sedikit lagi.


Tepat jam empat sore Elfa keluar dari ruangannya.


"Kamu mau kemana Elf?" tanya Fajar yang juga keluar dari ruangannya dan handak pulang.


"Aku mau bertemu dengan teman - teman Pa di warung bakso si Mamang" jawab Elfa.


"Oh ya sudah... yuk turun" ajak Fajar.


Mereka turun dari Lift bersamaan, sesampainya di loby Barrakh Corp, Fajar disambut oleh supir pribadi.


"Kamu pergi sama siapa, sendiri?" tanya Fajar.


"Nggak Pa, aku di jemput teman" jawab Elfa.


"Oo.. hati - hati ya. Papa duluan" balas Fajar.


Elfa segera menghampiri Ethan yang baru saja keluar dari mobilnya. Tanpa sengaja Fajar melihat ke arah belakang.


Elfa di jemput siapa? Sepertinya tadi seorang laki-laki, siapa dia? tanya Fajar dalam hati.


.


.


BERSAMBUNG


Hai readers.. maaf dua hari ini slow respon. Aku updatenya sedikit karena lagi galau novelnya turun level padahal jumlah kalian yang baca novel ini bertambah setiap harinya.


Jujur aku sangat kecewa bahkan sempat aku enggan untuk meneruskan novel ini. Tapi berkat dukungan dari kalian aku mencoba tabah sampai akhir ingin menyelesaikan novel ini.

__ADS_1


Terimakasih atas dukungan kalian selama ini. 🙏🙏


(maaf jadi curhat)


__ADS_2