
"Lho, kok kamu yang jemput aku?" tanya Celine.
"Ethan dan Elfa langsung pulang ke rumah setelah dari Bandara. Dan mereka menyuruh aku yang menjemput kamu karena mereka tidak mau di ganggu. Dari pada kamu di sana menjadi nyamuk pengganggu, kan lebih baik kalau kamu bersamaku saja. Kita bisa ngobrol panjang tentang masa depan kita" jawab Jack sambil tersenyum penuh arti.
Celine langsung terdiam mendengar jawaban Jack.
"Aku bisa gak meminta kamu masakin sesuatu? Aku laper sekali" pinta Jack.
"Kamu belum makan?" tanya Celine.
"Sudah tapi aku masih lapar" jawab Jack.
Aku kangen masakan kamu Cel dan aku ingin berlama - lama bersama kamu. Batin Jack.
"Kamu mau aku masakin apa?" tanya Celine lagi.
"Apa aja yang penting enak dan layak dimakan" jawab Jack.
Mungkin kalau kamu masak batu kerikil juga akan aku makan Cek, walau mungkin gigiku akan patah karena memakannya tapi aku rela asalkan masakan kamu. Aaah.. karena cinta aku jadi lebay. ucap Jack di dalam hati.
"Ya sudah kamu tunggu di sini ya, biar aku ke dapur dulu masak sesuatu untuk kamu. Siapa tau masih ada bom untuk memecahkan perut kamu" ujar Celine.
"Walaupun aku harus mati memakannya tapi kalau itu memang keinginan kamu dan kamu sendiri yang memasaknya aku pasti akan memakannya Cel" ungkap Jack.
Lagi - lagi wajah Celine bersemu merah karena jawaban Jack.
Dasar Jack Sparrow paling bisa buat wajahku panas seperti ini. Batin Celine.
Celine langsung berjalan ke dapur meninggalkan Jack yang sedang menunggunya di salah satu meja di dalam restoran.
Celine memeriksa bahan - bahan yang ada di dapur dan dia mendapat ide untuk memasakkan makanan spesial untuk Jack.
Satu jam kemudian makanan yang di masak Celine selesai dan dia segera menyajikannya kepada Jack.
"Lancashire Hotpot?" tanya Jack terkejut.
"Iya, kenapa? Kamu tidak suka?" tanya Celine penasaran.
Jack memandangi makanan yang ada di hadapannya dengan sangat teliti dan lama sekali.
"Suka.. aku sangat suka sekali" jawab Jack sendu.
__ADS_1
"Beginikah tampang orang yang mengaku sangat suka dengan Lancashire Hotpot? Kamu malah tampak seperti membenci makanan itu" komentar Celine.
"Tidak Cel, aku serius. Aku memang sangat suka sekali makanan ini karena ini... adalah makanan favorit Mamaku. Dia sangat suka sekali memasak ini" jawab Jack dengan raut wajah sedih.
Celine terdiam dan terus memandangi wajah Jack. Dia merasa menyesal telah mengatakan kata - kata terakhir pada Jack. Dia sangat merasa bersalah karena sudah mengingatkan Jack kepada Mommynya.
"Sorry Jack aku tidak bermaksud mengingatkan kamu kepada kenangan bersama Mommy kamu" ujar Celine tulus.
"Tak apa Cel" jawab Jack.
Jack segera mencicipi makanan yang dimasak Celine.
Oh ya Tuhan mengapa rasanya persis sama seperti masakan Mommy. Aku benar - benar merasakan kalau masakan ini adalah masakan Mommy. Aku tiba - tiba sangat merindukan Mommy. Ujar Jack dalam hati.
"Ceeeel... maaf. Bisakah kamu meninggalkan aku sendirian di sini, sebentar saja. Aku ingin menikmati makanan ini sendiri di sini" pinta Jack.
"Baik Jack, aku akan menunggu kamu di dalam ya. Kalau kamu sudah selesai panggil saja aku kembali" jawab Celine..
"Okey... " sambut Jack singkat.
Celine kembali masuk ke dapur tapi dia mengambil posisi di ruangan tertutup yang bisa langsung melihat Jack dari balik kaca hitam yang hanya bisa melihat dari dalam sedangkan dari luar terlihat sangat gelap dan tidak terlihat apa - apa.
Oh Tuhaaan.. apakah aku sudah menyinggung perasaannya? Mengapa dia tampak sedih sekali? Sepertinya aku salah memilih masakan. Apakah masakan itu mempunyai kenangan yang menyedihkan? Mengapa dia tampak sedih sekali seperti itu? Batin Celine semakin merasa bersalah kepada Jack.
Sementara dimeja tempat dimana Jack duduk. Jack mulai memasukkan suapan berikutnya ke mulutnya.
Flashback On
"Mommy aku ingin makan Lancashire hotpot malam ini" pinta Jack.
"Honey Mommy harus pergi bersama Daddy, malam ini kami ada acara di rumah Mr. Mohammed. Sepertinya Mommy tidak sempat membuatnya" jawab Mommy Jack.
"Tidak mau, aku maunya makan Lancashire hotpot malam ini. Kalau tidak aku tidak mengizinkan kalian pergi malam ini" rengek Jack yang saat itu masih berumur sepuluh tahun.
Mommy Jack menarik nafas panjang dan melirik ke arah jam dinding.
"Baiklah, Mommy akan memasakkan kamu makanan itu. Tapi janji setelah itu kamu harus jadi anak yang baik ya" pinta Mommy Jack.
"Oke Mommy, aku janji" jawab Jack kecil.
Mommy Jack mulai mempersiapkan bahan - bahan makanan yang akan dia masak untuk membuat hidangan tradisional Inggris. Dan Jack sangat menyukainya apalagi kalau makanan itu Mommynya sendiri yang memasaknya.
__ADS_1
Tak lama kemudian makanan yang diminta Jack pun selesai. Mommy Jack menghidangkan makanan itu tepat di hadapan Jack.
"Nah sekarang kamu makan ya sayang" ucap Mommy Jack sambil mengelus lembut kepala putranya.
"Makasih Mommy" ucap Jack kecil.
"Honey apakah kamu sudah siap? Kita harus segera pergi ke rumah Mr. Mohammed. Kita sudah hampir terlambat" ujar Daddy Jack.
"Tunggu sebentar, aku akan bersiap, sebentaaar saja. Kamu sabar ya dan tunggu aku sebentar lagi" jawab Mommy Jack.
Selang beberapa menit kemudian Mommy Jack sudah keluar dari kamarnya dengan pakaian pesta. Malam ini ada acara di rumah Mr. Mohammed, majikan Daddy nya yang sangat baik dan terkenal dermawan.
Jack belum pernah bertemu dengan mereka tapi dari informasi yang dia dapatkan dari Daddynya Mr. Mohammed mempunyai anak tunggal seorang laki - laki yang seumuran dengan dia.
"Kami harus pergi sayang. Kamu baik - baik di rumah ya. Jangan lupa setelah makan kamu gosok gigi dan setelah itu belajar. Jangan tunggu kami pulang, mungkin kami akan kemalaman pulangnya. Tidurlah lebih dulu" Mommy Jack mencium kedua pipi Jack kecil dengan penuh kasih sayang.
"Jack jangan lupa kunci pintu" pesan Daddynya.
"Oke Dad, hati - hati Mom. I Love You" jawab Jack.
"Love you too honey" balas Mommy dan Daddy Jack.
Mommy dan Daddy Jack pergi meninggalkan Jack sendirian yang masih asik makan masakan Mommynya. Tanpa dia ketahui ternyata Tuhan mempunyai rencana lain.
Malam itu, masakan itu adalah masakan terakhir Mommynya. Kecupan itu adalah kecupan terakhir Mommynya. Dan saat itulah kali terakhir Jack melihat Daddy dan Mommynya.
Ternyata karena mereka sudah telat pergi ke acara Mr. Mohammed Daddynya mengemudikan mobil dengan kecepatan yang tinggi dan akhirnya mereka tabrakan. Mommy dan Daddy Jack meninggal di tempat.
Satu jam kemudian telepon di rumah Jack berbunyi dan menginfokan bahwa Mommy dan Daddynya sudah meninggal dunia dalam kecelakan lalu lintas.
Telepon yang ada di dalam genggaman tangan Jack terlepas. Jack terdiam dan terpaku, dia tidak tau apa yang harus dia lakukan. Usianya masih terlalu kecil saat itu. Di usia sepuluh tahun dia harus kehilangan kedua orang tuanya sekaligus.
Flashback Off
Air mata Jack menetes dari pipinya. Dia terus memakan makanan itu dengan air mata yang tak berhenti menetes dari sudut matanya.
.
.
BERSAMBUNG
__ADS_1