CEO Mencari Cinta

CEO Mencari Cinta
92


__ADS_3

Malam harinya setelah acara pelantikan Elfa sebagai CEO Barrakh Cop. Seluruh keluarga besar Barrakh beserta keluarga besar besan dan para sahabat mereka sudah berkumpul di rumah Omar Barrakh untuk menghadiri acara syukuran atas jabatan baru Elfa.


Seperti pesan Omar sebelumnya Ethan beserta Jack juga diundang dalam acara tersebut. Tak ketinggalan juga Dokter Rasya yang diundang khusus oleh Elfa di malam itu.


Suruh keluarga sudah berkumpul di taman belakang rumah Omar. Mereka mengadakan pesta kebun untuk acara makan malam bersama.


"Siapa anak muda ini?" tanya Fajar kepada Fael ketika melihat Dokter Rasya.


"Eh iya Pa aku lupa memperkenalkannya. Dia Dokter Rasya temannya Dokter Shyana. Dia adalah putranya tante Lisa" ucap Fael memperkenalkan Dokter Rasya.


"Apa, dia putranya Lisa?" tanya Ela dan Rafa bersamaan.


"Ehmm.... " gumam Catherine menyindir Rafa.


"Maaf sayang aku tidak punya maksud apapun" elak Rafa pada istrinya.


"Aku baru ingat, terakhir kita ketemu dia kan di Bandung saat kita semua liburan ke sana. Mas ingat waktu itu Elfa menjauhinya karena sesuatu" ungkap Ela.


"Iya Tante, waktu itu Elfa mual karena berdekatan dengan aku. Penyakit alerginya kumat" sambut Dokter Rasya.


"Kamu ingat? Kok kamu tau?" tanya Ela bingung.


"Dokter Rasya dah Ethan sudah tau Ma tentang penyakit Elfa. Karena minggu lalu penyakit Elfa kumat ketika Dokter Rasya datang ke rumah Opa" ungkap Fael.


"Apa, Ethan juga tau penyakit Elfa?" tanya Fajar kepada Fael.


"Tau Paaaa" jawab Fael lagi.


"Terus apa tanggapannya?" tanya Fajar penasaran.


"Ethan sempat nanya sih Pa, kenapa kalau bersama dia penyakit Elfa gak kumat jadi aku kasih tau aja kalau kemungkinan Fajar adalah antimonya Elfa" ungkap Fael.


"Kamu kasih tau dia kalau dia antimonya Elfa? Bisa keras kepala dia" ucap Fajar geram.


"Faaaaaa" ucap Omar mengingatkan putra bungsunya.


Fajar langsung diam karena Papa nya sudah memberi peringatan untuk tidak memperpanjang masalah lagi.


"Dimana Mama kamu sekarang?" tanya Ela kepada Dokter Rasya.


"Mama di Jakarta Tante" jawab Dokter Rasya sopan.


"Apa kabar Mama kamu?" balas Ela.


"Alhamdulillah sehat Tante" sambut Dokter Rasya.


"Salam ya sama Mama kamu" ucap Ela sambil tersenyum ramah.


"InsyaAllah nanti saya sampaikan" balas Dokter Rasya.


Tak lama Elfa turun dari lantai atas dan keluar menuju taman belakang.


"Ini dia CEO Barrakh Corp yang baru" teriak Fathir.


Elfa tersenyum dan memberikan salam hormat kepada para tamu yang hadir dalam acara malam ini.


Satu persatu keluarga menjabat tangan Elfa untuk memberikan selamat dan dia mereka. Begitu juga dengan Ethan.


"Selamat ya Elfa, semoga kamu sukses terus" ucap Ethan tulus.

__ADS_1


"Terimakasih. Oh ya Than, apakah kamu besok sibuk?" tanya Elfa.


"Tidak, ada apa?" tanya Ethan penasaran.


"Bisa tidak besok jam sepuluh pagi kamu datang ke Barrakh Corp? Ada yang ingin aku bicarakan?" tanya Elfa lagi.


"Kenapa harus di sana? Kamu bisa membicarakannya di sini?" ujar Ethan.


"Tidak etis kalau di sini kita bicarakan, saat ini kan sedang ada acara keluarga sedangkan pembicaraan kita besok tidak ada hubungannya dengan saat ini" ungkap Elfa.


"Baiklah, InsyaAllah besok aku akan datang ke kantor kamu" janji Ethan.


"Oke, aku tunggu ya" balas Elfa.


"Jack kamu tidak perlu salam Elfa ataupun dekat - dekat dengan Elfa" Ethan melarang Jack.


"Emang kenapa?" tanya Jack penasaran.


"Elfa lagi gak mood ngeliat kamu. Udah... kamu gabung aja sama yang lain sana" usir Ethan.


Walau kesal tapi Jack tetap mengikuti perintah Ethan. Dia segera mencari sosok Celine dan mendekatinya.


"Hai Cel.. lama tidak bertemu. Selamat ya" sapa Jack pada Celine.


Celine sedikit terkejut karena kehadiran Jack yang tiba-tiba.


"Selamat atas apa?" tanya Celine.


"Kamu kan baru dilantik juga jadi asisten pribadinya Elfa" jawab Jack.


"Oooh.. Terimakasih" balas Celine.


"Maksud kamu?" tanya Celine bingung.


"CEO untuk CEO dan Asisten sama asisten juga" goda Jack.


"Perasaan kamu aja kali" elak Celine.


"Awalnya di rasakan donk Cek, baru setelah itu di seriusin" sambung Jack.


"Ada aja" tolak Celine.


"Kamu gak mau?" tanya Jack.


"Gak mau apa?" Celine balik bertanya.


"Di seriusin" desak Jack.


"Apa sih" ucap Celine.


"Sabar ya.. setelah Ethan menemukan tambatan hatinya aku akan kembali pada kamu dan akan langsung serius dengan kamu" tembak Jack.


"Kamu mabuk ya.. Perasaan di sini gak ada minuman beralkohol, kok kamu bisa mabuk" ucap Celine.


"Iya, aku mabuk karena kamu" sambung Jack.


Gila kali nih anak, apa otaknya mencair ya karena kelamaan di Indonesia dengan iklim tropis seperti ini. Batin Celine.


Dokter Rasya juga mulai mencari cara untuk mendekati Fela. Mumpung suasananya mendukung. Fela sedang ngobrol dengan para teman - temannya.

__ADS_1


"Assalamu'alaikum Fela" sapa Dokter Rasya.


"Wa'alaikumsalam.. Eh Dokter Rasya" balas Fela.


"Siapa dia?" tanya Shaby.


"Gak tau" jawab Sitha.


"Guys kenalin ini Dokter Rasya anaknya Tante Lisa yang anu itu lho yang dulu culik Elfa.. Maaf ya Dok" ucap Fela serba salah.


"Gak apa - apa. Kan Mama aku sudah gak ada masalah lagi dengan keluarga kalian" jawab Dokter Rasya.


"Kamu anak Tante Lisa? Kok bisa datang kemari?" tanya Fathir tak senang.


"Ketepatan aku teman kampusnya Dokter Shyana. Kemarin aku main ke sini, ngantarin data untuk Dokter Shyana dan aku kenalan dengan Fael, Fela, Elfa dan Ethan. Trus aku di undang datang kemari" ungkap Dokter Rasya.


"Ooo.. Kenalin aku Shaby" Shaby mengulurkan tangan..


"Ryntia"


"Sitha"


"Rasya.. Panggil Rasya aja, gak usah pakai embel - embel Dokter" sambut Dokter Rasya.


Dokter Rasya memandang Fathir yang terlihat ogah - ogahan menatap Dokter Rasya.


"Fathir" ucapnya terakhir.


Celine berjalan menuju ke arah mereka, dibelakangnya ada Jack yang jalan mengikutinya.


"Kok aku ngerasa merinding ya" ucap Celine.


"Kenapa Cel?" tanya Ryntia.


"Serasa ada yang mengikutiku dari tadi. Iiiiih.... " jawab Celine menyindir Jack.


"Hai semua... " sapa Jack.


"Kenalin ini sahabat kami satu lagi" ucap Ryntia kepada Dokter Rasya.


Celine tersenyum ramah memperkenalkan dirinya.


"Celine... "


"Rasya.. dan ini?" Dokter Rasya menunjuk ke arah Jack.


"Oh aku sahabatnya Ethan dan sahabat mereka juga, Jack" jawab Jack memperkenalkan dirinya.


"Cih sahabat kami? Sejak kapan?" ejek Celine.


"Lho Ethan kan sekarang sudah berteman dengan Fael, Fela dan Elfa sahabat kalian sedangkan aku adalah sahabatnya Ethan. Jadi ada secara tidak langsung kita semua berteman kan? Lagian usia kita juga aku rasa seumuran" jawab Jack penuh percaya diri.


"Guys... acara hiburaaaaan " teriak Elfa dari atas panggung yang sengaja di buat untuk menghibur undangan malam.


Musik pun mulai mengalun merdu.. Para tetua sudah tau selera para anak muda. Sontak Gang F3STER C berkumpul di depan panggung diikuti oleh Ethan, Jack dan Dokter Rasya.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2