CEO Mencari Cinta

CEO Mencari Cinta
160


__ADS_3

"Honey besok Mommy dan Daddy datang" ujar Ethan.


"Oh ya? Kamu kok bilangnya dadakan. Aku belum kasih tau Papa dan Mama lho" jawab Elfa .


"Gak apa - apa mereka gak perlu di sambut dengan mewah. Yang sederhana saja asalkan tulus" ujar Ethan.


"Tapi kan kamu bilang kemarin kedatangan Mommy dan Daddy kamu untuk membicarakan pernikahan kita, harus di sambut donk. Itu namanya lamaran resmi" ujar Elfa.


"Kalian kenapa sih?" tanya Fathir yang baru saja datang.


"Besok Mommy dan Daddynya Ethan datang" jawab Elfa.


"Oh ya? Ngapain? pembangunan perusahaan kamu di Indonesia kan belum selesai Than. Malah masih panjang kan pembangunannya?" tanya Fathir.


"Iya, mereka datang memang untuk melihat itu salah satunya tapi bukan itu yang utama. Mommy dan Daddy ku datang untuk melamar Elfa" jawab Ethan.


"Waaah iya juga ya, kita kan janjian mau nikahan bareng" sambut Fathir.


"Iya, kamu aja yang belum ngelamar kak Fela" ujar Elfa.


"Aku kan sudah melamarnya langsung saat di Rumah Sakit di depan Papa Mama kamu dan Papa Mamaku" jawab Fathir.


"Kamu gak romantis" protes Elfa.


"Gak romantis gimana? Wong Fela sampai menangis waktu aku lamar" bela Fathir.


"Itu karena dia terlalu senang kamu sudah sadar" ujar Elfa.


"Hehehe... " Fathir hanya bisa nyengir.


"Fath, kenapa gak sekalian aja kamu ngelamar Fela?" tanya Ethan.


Mata Fathir terbelalak, tiba - tiba muncul ide di kepalanya.


"Kamu benar Than, terimakasih. Kamu memang ipar yang sangat baik" ucap Fathir bersemangat.


"Cih... udah begitu baru muji - muji" sindir Elfa


"Hehehe peace Elfa.... " Fathir mengangkat dua jari telunjuk dan jari tengahnya.


"Eh bolehkan kita buat acara bareng? Pada saat kamu di lamar resmi oleh Mommy dan Daddy Ethan, Papa dan Mamaku kan pasti datang juga. Gimana kalau disitu aku buat kejutan pada Fela dan aku juga nanti akan bilang sama Papa dan Mamaku. Setelah itu mereka juga akan langsung melamar Fela secara resmi" ungkap Fathir.

__ADS_1


"Mmmm... gimana Than" Elfa bertanya kepada Ethan.


"Aku rasa gak apa - apa honey. Kalau semua sukses itu artinya pernikahan kita bisa segera direncanakan dan di jadwalkan kapan waktunya" jawab Ethan.


"Iya juga ya. Sekalian aja nanti kita suruh Fael mengundang calon mertuanya. Jadi empat keluarga bertemu untuk membicarakan pernikahan kita semua" sambut Fathir


"Mmmm... boleh juga. Tapi tentang kejutan kamu untuk Kak Fela, kamu sendiri ya yang merencanakannya? Ethan dulu juga kerja sendiri" ujar Elfa bangga.


"Yeee... Ethan itu dibantu sama Jack Sparrow" protes Fathir.


"Wajar donk, Jack kan asisten pribadi dan satu - satunya saudara Ethan di Indonesia ini" bela Elfa.


"Iya deh bela terus yayangnya.. Mentang - mentang mau di lamar resmi sebentar lagi" goda Fathir.


"Yoi bro.. kalau iri ya kamu buat sendiri gak usah numpang" ejek Elfa.


"Iiih Elfaaaa, aku bukannya numpang. Cuma ngajak kompakan aja. Malam ini pun kalau aku mau, aku bisa ajak Papa dan Mama aku ke sini buat ngelamar Fela secara resmi. Tapi masalahnya kan aku pengen buat kejutan untuk Fela dan yang namanya kejutan itu harus di rencanakan gak bisa dadakan" ujar Fathir.


"Lah waktu kamu lamar kak Fela di rumah sakit juga dadakan kan? Emangnya kamu sebelumnya sudah merencanakan kecelakaan kamu?" tanya Elfa.


"ih amit - amit Elf.. mana mungkin aku merencanakan kecelakaan aku sendiri. Sadis itu namanya" jawab Fathir.


"Honeeeey... udah ah dari tadi kamu ledekin Fathir terus. Jangan bertengkar seperti itu" cegah Ethan tak tahan melihat Elfa menyerang Fathir terus.


Ethan mengangkat kedua bahunya. Ternyata seperti ini persahabatan pujaan hatinya dengan sahabatnya. Ethan sama sekali tidak cemburu karena Elfa dan Fathir bertengkar layaknya saudara.


"Tenang Than, santai... udah biasa seperti ini. Bro besok Mommy dan Daddy kamu datang kan? Kalau aku minta sedikit bantuan kamu belum terlambat kan?" pinta Fathir.


"Kamu mau minta bantuan aku? Mengenai apa?" tanya Ethan penasaran.


"Aku belum punya cincin untuk melamar Fela. Apakah kamu bisa memesankannya untukku?" bujuk Fathir.


"Bisa, pas sekali Fath, barangnya bisa langsung dibawa Mommy dan Daddyku ke Indonesia" jawab Ethan.


"Fiuuuuh...... " Fathir bernafas lega.


"Nanti aku kirim gambar cincinnya ya. Kamu tinggal pilih" ujar Ethan.


"Oke Than, terimakasih" balas Fathir.


"Deeeeeeer... " Fela tiba - tiba berteriak dari arah belakang.

__ADS_1


Sontam Fathir dan Elfa terkejut. Apakah Fela mendengar pembicaraan mereka barusan?


"Kakak kok ngejutin siiih, hampir aja jantungku lompat" ucap Elfa.


"Habisnya kalian serius amat ngobrolnya. Cerita apa sih sampai gak sadar kalau aku datang?" tanya Fela.


Huh.. hampir saja ketahuan Fela rencana aku. Sepertinya dia tidak mendengar obrolan kami tadi.


"Mommy dan Daddyku besok datang" jawab Ethan cepat berusaha mengalihkan pembicaraan mereka tadi karena Fathir dan Elfa sama - sama masih terkejut.


"Mr dan Mrs Mohammed mau datang, ngapain?" tanya Fela.


"Mau melamar Elfa secara resmi" jawab Ethan jujur.


"Benarkah? Waah beruntung sekali kamu Fa. Padahal Mr dan Mrs Mohammed jauh di London tapi mereka secepatnya terbang ke Indonesia. Aku saja yang sama - sama di Indonesia sampai sekarang belum di lamar" ujar Fela sendu.


"Tenang Fela ku sayang, kamu sabar ya.. jika tiba saatnya aku pasti akan melamar kamu secepatnya. Biar Ethan dan Elfa duluan ya.. toh kita nikahannya juga nanti akan barengan" bujuk Fathir.


"Bosan sabar nunggu keluarga kamu datang untuk melamar aku. Aku rasa kamu memang nggak serius padaku" ujar Fela.


"Aku serius sama kamu. Sangat serius, masak kamu lupa perjuangan aku untuk segera sadar karena mendengar suara kamu? Aku bahkan langsung melamar kamu di depan Papa dan Mama kamu juga Papa dan Mama aku. Apa kamu masih mempertanyakan keseriusan aku?" tanya Fathir.


"Oooh so sweet.. maafkan aku Fath. Aku melupakan moment bersejarah itu" jawab Fela.


"Eh by the way... kalian tau gak tadi waktu di kantor aku dan Fael habis - habisan manasin Shaby sampai dia pergi dari ruangan Fael. Aku yakin dia tadi sangat cemburu" ujar Fathir.


"Oh ya? Gimana ceritanya?" tanya Fela bersemangat.


"Aku bilang kamu akan menyusun waktu kencan Sitha dengan Rasya dan dia terkejut ternyata Rasya lah pria yang akan kita jodohkan dengan Sitha" ungkap Fathir.


"Eh guys... aku punya ide ni" ujar Elfa.


"Apaaan? Biasanya ide kamu topcer Elf?" tanya Fathir semangat.


"Gimana kalau pas acara lamaran aku nanti kita setting Rasya untuk deketin Sitha. Kita semua bisa sama - sama menyaksikan gimana sikap Shaby dan Sitha di situ?" ucap Elfa memberikan ide dengan semangat dan bangga.


"Setujuuuuuuuu" sambut Ethan, Fathir dan Fela kompak.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2