CEO Mencari Cinta

CEO Mencari Cinta
57


__ADS_3

"Selamat siang Nyonya. Senang bertemu dengan Anda lagi" sapa Ethan begitu memasuki ruangan Ela.


"Selamat siang Mr. Ethan Mohammed, senang bertemu dengan Anda. Ada gerangan apa ini kalian datang kembali ke Butik saya?" tanya Ela yang sudah bersiaga.


Tadi saat dia mendapat telepon karyawannya di bagian depan lantai dasar. Ela sangat terkejut ketika mendengar nama Ethan.


Ada perlu apa pria ini datang ke Indonesia lagi, apakah mencari Elfa? Bukan kah urusan putrinya sudah selesai sebelum Elfa kembali ke London kurang lebih dua bulan yang lalu?


Mengapa kini dua pria ini datang lagi? Apa yang sedang mereka rencanakan untuk putri bungsunya tersebut.


"Begini Nyonya. Kami ingin bertemu dengan putri Anda Rielfa. Mm... saat di London kami sempat membuat sebuah acara di TBF Hotel untuk merayakan pesta ulang tahun Mama saya. Dan Mama saya sangat menyukai masakan yang disajikan pada acara tersebut. Kami mendapat informasi kalau putri Anda lah yang memasak pada acara tersebut. Oleh sebab itu saya ingin memberikan penawaran kepada Putri Anda untuk membuat sebuah kerjasama membuat sebuah Restoran Indonesia di London. Kami sudah mencoba menghubungi GM TBF Hotel tapi beliau bilang Putri Nyonya sudah pulang ke Indonesia. Karena itu kami segera terbang ke Indonesia untuk membahas masalah itu. Mommy saya sangat suka sekali dengan masakan Indonesia yang disajikan Putri Anda" ungkap Ethan berbohong.


Dari tadi Jack sudah ingin menyela tapi Ethan memberi kode agar Jack diam. Jack heran, mengapa rencana Ethan bisa berubah. Bukannya saat di pesawat tadi malam Ethan mengatakan akan menceritakan langsung kepada Mrs. Fajar Barrakh niatnya untuk bertemu dengan Elfa?


Mengapa kini jadi berputar dan berubah, dia malah ingin menjalin kerjasama membangun sebuah Restoran Indonesia di London.


Hello Thaaaan... buat Hotel aja keluarga mereka mampu apalagi membuat sebuah Restoran. Jack tak habis fikir dengan rencana Ethan kali ini.


Biasanya Ethan bergerak tegas cepat dan tetap sasaran tapi mengapa kali ini terlihat bertele-tele dan berputar - putar. Apakah benar Ethan jadi bodoh karena jatuh cinta?


Waaah gawat ini kalau Ethan berubah jadi seperti ini. Batin Jack.


"Kenapa kalian gak hubungi saja Elfa langsung?" tanya Ela.


"Mm.. anu Mrs. Fajar kami tidak tau nomor Elfa di Indonesia. Mr. Jimmy juga kemarin tidak memberikan kepada kami. Jadi saya berfikir bagaimana kalau saja menemui Anda mungkin Anda bisa membantu kami" ucap Ethan.


"Maaf saya tidak bisa semudah itu memberikan nomor putri saya kepada Anda. Walaupun dia anak saya, saya harus meminta izinnya terlebih dahulu. Bisa saja dia tidak mau memberikan nomornya pada Anda" jawab Ela.


"Iya saya mengerti. Besok pagi saya akan datang lagi. Atau bisa kah Anda sekalian mempertemukan saya dengan Elfa. Saya itu lebih baik, jadi kami bisa segera membicarakan mengenai rencana Mommy saya" balas Ethan.


"Saya tidak bisa janji tapi akan saya bicarakan dengan dia" ucap Ela.


"Tolong sampaikan bahwa ini adalah amanah dari Mommy saya. Dia benar - benar ingin bekerjasama dengan Elfa" tegas Ethan kembali.

__ADS_1


"Iya, akan saya sampaikan. Ada lagi yang ingin Anda katakan?" tanya Ela.


"Tidak Mrs. Kalau begitu kami pamit undur diri. Sampai bertemu besok " jawab Ethan.


Ela hanya membalasnya dengan senyuman


Ethan dan Jack bangkit dari tempat duduk mereka dan segera keluar dari ruang kerja Ela. Saat dia hendak masuk ke dalam lift secara tidak sengaja dia melihat Fela keluar dari ruangannya.


Elfa.... ah tidak.. tidak.. itu pasti kembarannya. Penampilan Elfa tidak seperti itu. Mereka sangat berbeda.


Pintu Lift tertutup dan mereka segera turun ke lantai dasar. Sementara wanita yang mirip Elfa tadi masuk ke ruangan Ela.


"Mamaaa.. " panggilnya.


"Lho kamu di sini sayang? Mama kira tadi Fela" ucap Ela.


"Aku baru dari ruangan Kak Fela mau buat beberapa baju. Aku kan sudah janji pada Papa, kalau aku akan berubah menjadi wanita feminim selama di perusahaan. Kalau hari libur aku bebas dengan pakaian kebesaranku" jawab Elfa.


"Barusan ada seseorang yang datang ke sini mencari kamu" ujar Ela.


"Coba kamu tebak?" Ela balik bertanya


Elfa mengangkat kedua bahunya


"Aku tidak bisa menebaknya. Karena gak mungkin kan anggota F3STER C yang mencariku, mereka kan bisa langsung menghubungiku. Kalau orang lain, aku tidak merasa punya teman lain selain mereka" jawab Elfa.


"Yakin? Teman di London?" tanya Ela.


"Nggak ada. Temanku kan cuma Celine, Uncle Jimmy dan Uncle Andre Ma. Tidak ada yang lain" jawab Elfa.


"Mmm... bagaimana kalau Mr. Mohammed junior?" tanya Ela.


"Maksud Mama Ethan Mohammed?" tanya Elfa tidak percaya.

__ADS_1


"Yup" balas Ela singkat.


"Ngapain dia mencariku Ma sampai ke sini. Bukannya urusan kami di London sudah selesai?" tanya Elfa bingung.


"Kalian punya hubungan di London?" selidik Ela.


O.. oo.. gawat nih kalau aku bilang sama Mama aku pernah bekerja di rumah keluarganya selama sebulan menjadi Koki. Bisa marah Papa dan Mama jika mengetahuinya.


Elfa juga meminta kepada Jimmy dan Andre untuk merahasiakan berita itu dari keluarganya. Karena menurut Elfa itu hanya sebuah janji yang harus dia penuhi tanpa harus melibatkan keluarganya.


"Nggak ada Ma. Waktu itu Mommynya ulang tahun fi TBF Hotel dan aku yang memasak di sana. Dia taunya aku adalah koki di TBF Hotel" jawab Elfa berbohong.


"Itu juga yang dia bilang. Katanya Mommy nya menyukai masakan kamu jadi mereka ingin melakukan kerjasama membangun sebuah Restoran Indonesia di London" ungkap Ela.


"Restoran Indonesia di London?" tanya Elfa tak percaya.


Apa iya Mrs. Mohammed punya niatan seperti itu. Walaupun wanita itu memang menyukai masakanku tapi dia tidak pernah membicarakan akan membuka sebuah Restoran di London. Dan sepertinya dia bukan tipe wanita pekerjaan. Dia lebih memilih menikmati hidup sebagai Ibu Rumah Tangga di rumah, berbalanja dan jalan - jalan.


"Seperti itulah yang pemuda itu katakan. Dia ingin meminta nomor kamu dan ingin bertemu kamu besok. Apa kamu bersedia?" tanya Ela.


"Mama kan tau aku lagi belajar untuk menggantikan Papa di Perusahaan. Mana ada lagi waktuku untuk membicarakan membuka Restoran di London. Bilang saja padanya Ma kalau aku sibuk dan tidak punya waktu untuk menjalin kerjasama dengannya. Silahkan saja dia mencari Koki Indonesia yang lain kalau dia ingin membuka Restoran Indonesia di London. Kan masih banyak Koki handal dari Indonesia yang dia rekrut sebagai karyawannya " elak Elfa.


"Baik, kalau begitu besok Mama akan sampaikan seperti itu kepadanya. Kamu tidak bersedia bertemu dengannya dan tidak mau bekerjasama dengannya" ulang Ela.


"Benar, aku punya pekerjaan lain yang lebih penting dari pada harus meladeni pria sombong seperti itu" sambut Elfa.


Entah mengapa dari perkataan Elfa terakhir, Ela merasa kalau putrinya dan Ethan sudah sering bertemu dan ada sesuatu diantara mereka yang sudah terjadi. Tapi sepertinya bukan hal yang baik. Karena putrinya terlihat tidak suka bertemu dengan pemuda itu.


Besok biar aku selidiki lebih jauh lagi. Batin Ela.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2