CEO Mencari Cinta

CEO Mencari Cinta
158


__ADS_3

Sepulangnya Fela dan Fathir, kini tinggal Shaby dan Sitha berdua di rumah. Sitha tampak cemberut kepada Shaby.


"Kamu kenapa Sith?" tanya Shaby.


"Aku kesal sama kamu" jawab Sitha.


"Kesal gimana?" tanya Shaby gak mengerti.


"Kenapa sih kamu gak mau terus terang aja tadi malah mau nerima tawaran mereka" jawab Sitha.


"Lho tadi kan aku bilang sama mereka aku akan memikirkan tawaran mereka. Malah kamu yang secara jelas bilang mau di kenalkan sama cowok yang akan di kenalkan mereka sama kamu" ujar Shaby.


"Itu karena aku kesal sama kamu. Habis kamu udah aku kasih kode injak kaki kamu malah menjerit" ungkap Sitha kesal.


"Ya habis sakit banget Sith.. kamu kuat banget nginjak kakiku" bela Shaby.


"Uh kesal banget lihat kamu" ujar Sitha.


"Jangan marah donk... Aku akan cari jalan bagaimana cara kita untuk mempublikasikan hubungan kita ini" bujuk Shaby.


"Benar ya.. Janji?" tagih Sitha.


"Iya janji. Demi kamu apapun akan aku lakukan" goda Shaby sambut tersenyum menggoda.


"Basi... " jawab Sitha kesal tapi akhirnya dia tertawa juga melihat senyuman nakal Shaby yang menggoda.


*******


Sesampainya di rumah keluarga Fajar Barrakh.


"Gimana Kak misi kalian, berhasil gak?" tanya Elfa.


Fela dan Fathir saling pandang dan tersenyum.


"Berhasil donk kalau kami berdua bekerjasama dengan baik semua pasti beres" jawab Fela.


"Siapa dulu anak mudanya. Fatthiiiiiiir gitu loh" sambut Fathir.


"Kamu kan emang rajanya usil. Sedangkan Elfa ratunya" potong Fael.


"Terus selanjutnya apa?" tanya Celine.


"Tenang Cel, nanti saat dikantor aku dan Fael akan panas - panasin Shaby. Kita bilang kita sudah susun rencana pertemuan Sitha dengan tuh cowok. Dan kita juga akan kasih tau siapa nama cowok yang akan di kenalkan ke Sitha. Dia pasti terkejut ketika mendengar nama Rasya di sebut" ungkap Fathir dengan senyum jahilnya.

__ADS_1


Sudah lama tidak seperti ini, Fathir merasa punya energi baru untuk mengerjai sahabatnya itu. Dari dulu di dalam Geng F3STER C yang paling terkenal jahil adalah Fathir dan Elfa.


"Seeep" Fela mengangkat dua jempolnya kepada Fathir.


Sedangkan Ethan dan Jack hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah anggota Geng F3STER C yang sangat usil kepada para sahabat mereka.


"Di Butik aku juga akan panas - panasin Sitha ah" ujar Fela.


"Eh tapi gimana dengan Ryntia, dia kan belum tau dengan rencana kita?" tanya Fael.


"Manurut aku Ryntia gak usah di kasih tau Kak. Kita memakai nama Rasya kan hanya untuk memancing Sitha dan Shaby untuk ngaku. Karena kita curiga mereka punya hubungan khusus. Sedangkan Ryntia, aku memang benar - benar ingin menjodohkannya dengan Rasya. Karena hanya dia diantara kita yang belum punya pasangan. Dan kasihan kan si Rasya klo gak bisa masuk ke Geng kita?" ungkap Elfa.


"Kok cuma Ryntia yang belum punya pasangan?" protes Celine.


"Kamu kan udah punya abang Jack" jawab Elfa.


"Apaan sih?" tanya Celine.


"Ssssttt... kamu mau aku bongkar peristiwa di mesjid saat kita mau ke rumah Shyana untuk melamarnya" bisik Elfa.


Spontan mata Celine melotot terkejut. Dia gak menyangka Elfa mengetahui kejadian malam itu saat Jack melamarnya di depan saksi mesjid.


"Kamu kok?" tanya Celine tak percaya.


"Kamu lupa saat itu sedang berdiri di depan mobil siapa?" tanya Elfa.


Celine lupa kalau di mobil Elfa ada kamera CCTV kecil yang siap merekam kejadian di sekitar mobilnya. Seketika wajah Celine memerah karena malu.


"Hahahaha.... mateng tuh wajah sampai merah begitu" ejek Elfa menang.


"Kalian kenapa sih bisik - bisik?" tanya Shyana penasaran.


"Nggak Shyan, aku sama Celine lagi bahas kejadian saat di mesjid waktu kami mau ke rumah kamu saat malam lamaran. Aku melihat ada seorang wanita sedang di lamar pria dengan mesjid menjadi saksinya" jawab Elfa.


Jack yang mendengar jawaban Elfa langsung melotot ke arah Celine. Mengirim isyarat mengapa Elfa bisa mengetahui kejadian malam itu. Bisa malu dia kalau sampai Ethan tau, dia akan di bully Ethan habis - habisan.


Sedangkan Celine hanya menundukkan wajahnya karena malu pada Elfa. Bisa - bisanya dia melupakan CCTV di mobil Elfa. Oh malunya diaaaa...


"Siapa Elf? Kamu kenal orangnya?" tanya Shyana penasaran.


"Ha..? ken.. eh nggak" Jawab Elfa.


Celine barusan menginjak kakinya mengisyaratkan untuk Elfa tidak membocorkan peristiwa malam itu kepada siapapun.

__ADS_1


"Malam itu kan ada Jack dan Celine yang tinggal di mobil. Apa kalian tidak melihat sesuatu?" tanya Fela.


"Ha?? Aku? ah.. nggak.. aku gak melihat sesuatu" jawab Celine cepat.


Semua mata kini berpindah kepada Jack.


"Aku juga tidak melihat apapun. Karena aku lagi asik ngobrol dengan Celine tentang kampus di London" jawab Jack tenang.


"oooo" sambut Fela,Fathir dan Fael.


Sedangkan Ethan tidak bisa semudah itu mempercayai ucapan Jack. Dia tau sudah sejak lama Jack menyukai Celine. Apakah orang yang di ceritakan Elfa tadi adalah Jack dan Celine? Apa mungkin Jack melamar Celine malam itu? Rasanya tidak mungkin karena Jack terikat janji dengannya. Tunggu dia menikah dan bahagia dulu baru Jack akan memikirkan kehidupan pribadinya.


Tapi melihat tampang Jack dan Celine saat ini membuat Ethan sangat curiga. Apalagi Elfa dari tadi tidak berhenti tersenyum. Dan Ethan sangat tau arti senyuman Elfa itu.


Beberapa bulan menjalin hubungan dengan Elfa membuat dia semakin banyak mengerti sikap dan gerak - gerik Elfa. Hanya dengan tingkah laku Elfa saja Ethan sudah mengerti apa yang Elfa pikirkan atau rasakan.


Apalagi setelah kejadian di Tebing Kraton yang mengakibatkan Ethan jatuh ke jurang. Sejak saat itu mereka seperti punya ikatan batin yang kuat dengan Elfa.


Ethan bisa sangat jelas membaca pikiran Elfa hanya dengan melihat wajah Elfa. Seolah - olah di wajah Elfa sudah tertulis jelas apa yang sedang dia pikirkan.


Ethan mendekati Elfa dan berbisik.


"Sepertinya ada sesuatu yang kamu sembunyikan dariku?" tanya Ethan dengan suara yang sangat pelan.


"Kamu tenang saja, nanti dilain waktu aku akan ceritakan semuanya kepada kamu" jawab Elfa sambil berbisik juga.


Jack dan Celine menatap ke wajah Elfa seolah - olah memberi isyarat kepada Elfa. Jangan kamu lakukan itu Elfa. Batin mereka berteriak kencang.


Elfa semakin tertawa menang melihat wajah Jack dan Celine yang menatapnya memohon.


Habislah kamu kali ini Jack. Nasib percintaan kamu ada di tanganku. Hahahaha... Tawa Elfa dalam hati.


Oh Elfa please.. jangan kamu lakukan itu. Aku juga belum menjawab lamaran Jack. Itu baru ungkapan hati secara sepihak. Teriak Celine dalam hati.


Elfa jangan lakukan itu padaku. Jangan kamu bocorkan kejadian itu kepada Ethan. Aku bisa mati di bully Ethan. Tangis Jack dalam hati.


Dia jadi ingat kejadian beberapa bulan yang lalu saat Ethan baru menyadari perasaannya kepada Elfa. Jack habis - habisan mengejek Ethan, sampai Ethan kesal dan mengancam ingin membunuhnya.


Sekarang keadaannya malah terbalik. Jack sangat yakin kalau Ethan tau semuanya dia akan habis di tertawakan Ethan.


Mati aku....


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG


__ADS_2