CEO Mencari Cinta

CEO Mencari Cinta
25


__ADS_3

Elfa dan Celine sampai di Dojang tempat biasa mereka latihan.


"Aku tuh makin geram lho Elf lihat mereka. Terlebih di Jack itu kalau ketemu suka senyum - senyum mesum" ucap Celine kesal.


"Aku malah paling muak melihat si hantu, The Ghost.. Bibirnya emang minta di cabein tuh. Aku ulek jadi sambel tuh bibir" samber Elfa.


"Sepertinya besok dia masih makan siang di Hotel Elf. Gimana kalau kita kerjain dia" ujar Celine memberi ide.


"Kamu masih menyimpan ide untuk kasih obat pencahar? Aku kan sudah nolak Cel. Kamu ini ada - ada saja" tolak Elfa.


"Bukan obat pencahar tapi bom" Celine mengedipkan sebelah matanya.


Sontak Elfa tersadar dan mengerti maksud dari perkataan Celine.


"Iya ya... aku akan kasih pelajaran dia besok. Hahahahaaaaaa.... " sambut Elfa sumringah.


Tiba-tiba Elfa seperti mendapatkan energi tambahan. Dia jadi lebih semangat untuk latihan sore ini.


****


Ke esokan harinya Elfa dan Celine sudah sibuk mempersiapkan menu makan siang si The Ghost dan Jack Sparrow (itu ejekan Celine untuk temannya The Ghost).


"Apa menu kalian hari ini?" tanya Andre.


"Masih sesuai dengan kesepakatan kita kemarin Uncle. Aku akan buat bakso daging sapi" jawab Elfa.


"Bagus.. ayo segera kalian siapkan, jadi begitu dua pria sombong itu datang mereka bisa segera menyicipi masakan kalian. Seandainya kalian bisa melihat wajah terpana mereka setiap menikmati masakan kalian. Kalian akan merasa sangat puas. Mereka seperti orang yang sudah dua hari tidak makan. Dan selalu menunggu kejutan dari menu kalian" ungkap Andre.


"Kali ini kami juga akan buat kejutan untuk mereka" ujar Celine dengan mata berbinar.


"Bersiaplah.. satu jam lagi mereka akan datang" ujar Andre.


Benar ucapan Andre, satu jam setelah itu Ethan dan Jack sudah sampai di Restoran mereka. Andre segera ke depan dan menyambut mereka dengan sangat ramah.


"Selamat siang, ini hari terakhir jadwal Anda makan siang di Restoran kami" ucap Andre mengingatkan.


"Iya Sir dan kami sudah tidak sabar dengan menu spesial kalian hari ini" jawab Jack antusias.


"Kalau begitu silahkan anda menunggu, sebentar lagi kami akan mengantarkan menu terakhir makan siang anda di Restoran Hotel kami" balas Andre.


Andre segera kembali ke dapur dan menemui Elfa.


"Sudah siap Elfa?" tanya Andre.


"Sudah Uncle, perfect" jawab Elfa semangat.


"Apa ini?" tanya Andre terkejut karena ada menu tambahan selain bakso untuk menu makan siang Ethan dan Jack siang ini.


"Ini adalah boom.. Jika di makan akan pecah di mulut Uncle. Mereka pasti sangat menyukainya" jawab Elfa tersenyum penuh arti.


"Awas kalau sampai mereka komplain dengan masakan kalian kali ini" ucap Andre mengingatkan.

__ADS_1


"Beres Uncle" jawab Elfa percaya diri.


Pelayanan membawa dua hidangan spesial untuk Ethan dan Jack. Pelayanan tersebut berjalan tepat di belakang Andre. Mereka berjalan membawa makan siang untuk tamu spesial mereka siang ini.


"Silahkan di nikmati hidangan kami Tuan" ucap Andre.


"Apa ini?" Selalu itu pertanyaan mereka setiap ingin memulai menyicipi hidangan di Restoran ini. Karena setiap harinya menu yang disajikan untuk mereka selalu berbeda-beda.



"Ini namanya Bakso Tuan. Kalau di Indonesia ini adalah menu makanan favorit warganya. Sering di dapati di warung bakso pinggir jalan" ungkap Andre menjelaskan.


"Terbuat dari apa?" tanya Ethan penasaran.


"Tenang Tuan, masakan kami di jamin halal. Ini terbuat dari daging sapi" jawab Andre menenangkan.


"Dan ini apa namanya?" tanya Jack.



"Ini namanya boom" jawab Andre sambil membaca catatan dari Elfa.


"Terbuat dari apa?" selidik Ethan lagi.


"Kalau di Indonesia namanya Jengkol. Ini adalah sate jengkol. Koki kami menjuluki menu ini dengan sebutan boom karena begitu anda makan akan terasa kenyal dan lembut di mulut tapi rasanya sangat nikmat" ujar Andre meyakinkan. Padahal dia sendiri juga belum pernah memakan menu ini.


Nanti di dapur aku akan mencoba menu yang satu ini. Ujar Andre dalam hati.


Tentu saja dimasak oleh dua murid kesayangannya Elfa dan Celine.


Ethan dan Jack mulai mencoba memakan bakso. Saat mereka mencicipi kuah bakso ada rasa yang unik dari makanan ini. Kaya rempah.


"Gurih.. " puji Jack.


Ethan mencoba memakan salah satu bakso tersebut.


"Kenyal.. tapi enak" ucap Ethan.


Lalu Jack mengambil satu tusuk sate jengkol dan memakannya.


"Gila Than.. enak sekali makanan ini. Masakan Indonesia memang hebat sekali. Kaya menu dan rempah" puji Jack.


Andre tersenyum menang.


Kalian memang anak - anak yang hebat Elf, Celine. Puji Andre dalam hati.


Ethan dan Jack makan dengan lahapnya. Semua sate jengkol yang disediakan kandas tak bersisa.


Elfa dan Celine mengintip dari balik dinding kaca yang menyambungkan dapur dengan ruang makan restoran.


"Yessss... habis Elf. Kita emang gak salah menghidangkan makanan spesial itu" ujar Celine.

__ADS_1


"Itu karena ide gila kamu Cel" sambut Elfa.


"Setelah ini baru mereka akan merasakan sensasi yang tidak bisa mereka lupakan seumur hidup mereka. Grandpa dan grandma nya Fathir saja sampai doyan" ujar Celine.


"Hahaha... setelah ini baru. Aromanya hemmm.... boooom. Pecah di mulut" tawa Elfa merasa menang telah berhasil mengerjai dua lelaki sombong itu.


Mereka dimanjakan dengan rasa dan empuknya jengkol itu setelah selesai makan baru mereka mulai merasakan aroma khusus yang keluar dari mulut mereka.


"Bersiap - siaplah Tuan Muda sombong. Kalian harus makan permen karet mint atau sering - sering gosok gigi hahaha" sambut Celine.


"Eits.. satu lagi jangan pipis sembarangan. Atau mau di komplain orang sekantor hahahaha... rasain kalian" Elfa dan Celine tertawa gembira.


Mereka kembali melirik meja Ethan dan Jack.


"Masukkan kedua menu ini dalam daftar menu saat acara pesta tiga minggu lagi" perintag Ethan.


"Baik Tuan, akan saya catat" jawab Andre.


Ethan dan Jack sudah selesai makan dan segera membayar makanan mereka. Setelah itu mereka undur diri dan keluar dari Restoran TBF Hotel.


Mereka masuk ke dalam mobil dan hendak kembali ke kantor.


"Enak sekali hidangan penutup mereka Than, rasanya memang benar - benar spesial" ucap Jack.


"Hup.. hup... bau apa ini?" tanya Ethan.


Jack mengendus tubuhnya, ketiaknya tapi tidak mencium bau apapau.


"Bau apa Than?" tanya Jack.


"Coba kamu cium bau mulut kamu sendiri" perintah Ethan.


Jack menutup mulutnya dengan kedua tangannya kemudian dia menghembuskan nafasnya.


"Haaaaah.. haah... " Jack membuang nafasnya.


"Ya Tuhan baunya... " ujar Jack terkejut.


"Aku salah makan apa Than. Coba kamu lakukan juga seperti aku" perintah Jack.


Ethan melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Jack.


"Haaaah... "


Oh my God, baunya......


.


.


BERSAMBUNG

__ADS_1


Udah semangat kan? pijitin donk.. ada kursi pijat tuh.. atau kopi satu teko dan kembang sekebon 🤣🤣🤣


__ADS_2