CEO Mencari Cinta

CEO Mencari Cinta
167


__ADS_3

Mr dan Mrs. Mohammed akan kembali ke London karena jadwal pernikahan Ethan masih tiga bulan lagi. Tapi sebelum mereka balik ke London terlebih dahulu Ela mengukut tubuh Mrs. Mohammed untuk gaun yang akan mereka kenakan saat pesta pernikahan putra - putri mereka.


"Sungguh merupakan sebuat kehormatan untukku bisa langsung mengukur tubuh dan merancang gaunku langsung pada designer kesayanganku. Aku sudah lama ngefans dengan Princess dan aku tak menyangka kalau dia adalah besan aku" ujar Mrs. Mohammed senang.


"Ah anda bisa saja Mrs. Mohammed. Masa - masa itu sudah lama berlalu. Itu saat aku masih belum menikah" jawab Ela merendah.


"Tapi kamu kan tetap mengirim gaun - gaun rancangan kamu ke London dan aku termasuk salah satu penggemar yang menunggu karya - karya terbaru kamu" sambut Mrs. Mohammed.


Ela tersenyum ramah.


"Karena sebentar lagi kita akan menjadi keluarga, kamu tidak perlu menunggu karya - karyaku lagi. Kalau kamu butuh gaun langsung saja hubungi aku dan kamu katakan keinginan kamu. Kamu ingin gaun yang seperti apa dan bagaimana, aku akan membuatkannya untuk kamu dengan senang hati" balas Ela.


"Sama Aunty.. aku juga penggemar perhiasan dari Diamond Corp. Terkadang aku harus menabung untuk membeli koleksi terbaru dari Diamond Corp" ujar Fela.


"Sekarang kamu tinggal pesan sama aunty. Aunty akan kirim ke Indonesia perhiasan mana yang kamu inginkan" sambut Mrs. Mohammed.


"Tapi sayang Elfa tidak suka perhiasan seperti aunty. Aunty kan udah tau betul menantu kesayangan Aunty itu seperti apa dan apa yang dia suka" ujar Fela.


"Iya, tapi tak apa yang penting putraku bahagia. Tapi sayang sekali aku tidak bisa memesan masakannya dan di kirim ke London. Terkadang saat aku di London aku merindukan masakan Elfa" ungkap Mrs. Mohammed sendu.


"Kalau kamu kangen kamu kan bisa terbang ke Indonesia sekalian jenguk anak dan cucu" sambut Ela.


"Iya, kalau nanti Ela hamil dan mereka sudah mempunyai anak aku rasa aku akan sering terbang ke sini" ujar Mrs. Mohammed.


"Mommy... " panggil Elfa yang datang ke ADS Butik membawa banyak bungkusan di tangannya.


"Apa ini honey?" tanya Mrs. Mohammed.


"Aku baru dari EIC Restoran dan mencoba resep baru. Jadi sekalian saja aku bawa ke sini agar kalian ikut menilai bagaimana rasa resep baruku ini?" tanya Elfa.


"Oh kamu memang baik sekali. Baru saja kami membicarakan tentang masakan kamu tiba - tiba kamu membawa banyak makanan ke sini" jawab Mrs. Mohammed.

__ADS_1


"Ayo mari kita makan dulu" ajak Elfa.


Elfa dengan bantuan Fela menghidangkan makanan di meja sofa ruang kerja Ela.


Ditha, Shintia, Ryntia dan Sitha ikut makan bersama mereka.


"Dimana Celine?" tanya Mrs. Mohammed.


"Dia masih di Restoran, tadi saat aku tinggalkan Jack sedang menjemput pesanan makan siang Ethan dan mereka sedang ngobrol" jawab Elfa.


"Aku rasa tak lama lagi aku juga akan melamar salah satu dari keluarga besar kalian untuk Jack" ujar Mrs. Mohammed.


"Mommy sepertinya sangat tau isi hati Jack" sambut Elfa.


"Anak itu sudah aku anggap sebagai anakku sendiri. Suamiku mengajaknya datang dan tinggal di rumah kami saat dia berumur sepuluh tahun. Dia anak yang penurut dan ceria. Kehadirannya di rumah kami bisa merubah Ethan yang sombong dan egois menjadi lebih ceria dan mau berbagi. Dia bisa membuat suasana rumah kami menjadi lebih ceria dan berwarna. Dia selalu bisa membuat semua orang di rumah tertawa tapi saat malam hari dia selalu menangis sendiri di kamarnya karena merindukan orang tuanya" ungkap Mrs. Mohammed dengan sedih.


"Jack memendam kesepiannya sendiri, dia sangat pinter menyembunyikan kesedihannya di depan kami. Aku tau bagaimana perasaan seorang anak yang berumur sepuluh tahun harus kehilangan kedua orang tuanya dalam waktu bersamaan dalam sebuah kecelakaan dan seketika merubah hidupnya dan harus berjuang dan hidup sendiri. Aku sangat bersyukur dia besar dengan sangat baik. Dia tidak pernah membuat aku dan suamiku kerepotan bahkan dia sangat banyak membantu keluarga kami. Sampai saat ini hampir semua harta kekayaan kami dia pegang dan kelola. Dia membantu Ethan mengurus semuanya. Dia anak yang sangat baik, aku adalah orang yang paling dingin dia bahagia " Mrs. Mohammed bercerita sambil meneteskan airmata.


"Waaah aku jadi tidak tau harus berkata apa lagi Mrs. Mohammed" ujar Fela.


"Celine juga sudah sudah aku anggap sebagai putriku. Sejak kecil kami sudah mengenal dia. Setiap kami liburan ke London Daddynya selalu membawanya bermain bersama anak - anak sehingga anak - anak sudah dekat dengan dia sejak kecil. Dan saat Elfa kuliah di London Celine yang menemaninya di sana. Celine lah keluarga Elfa di sana. Mereka selalu bersama kemanapun dan akhirnya dia juga ikut Elfa saat pulang ke Jakarta dan membantu Elfa di sini. Dia anak yang manis" ungkap Ela.


"Iya, aku sudah mengenalnya. Saat di London dia juga menemani Elfa selama sebulan memasak di rumah kami. Kami sangat senang saat Elfa dan Celine ada di rumah. Rumah terasa ramai" sambut Mrs. Mohammed.


"Mudah - mudahan mereka berjodoh" ujar Ela.


"Aamiin... " sambut yang lain serentak.


Siang itu mereka makan beramai - ramai di ADS Butik sambil ngobrol seputar pembicaraan wanita. Tak jauh dari perhiasan, gaun dan masakan.


****

__ADS_1


Keesokan harinya Mr dan Mrs. Mohammed berpamitan pada keluarga Fajar Barrakah karena mereka harus balik ke London. Mereka menyerahkan sepenuhnya pesta pernikahan Ethan kepada keluarga Barrakh dan mereka bersedia membantu apapun untuk semua itu.


"Kami pulang dulu ke London. Sebenarnya kami sangat betah di Indonesia tapi aku harus mengurus perusahaan sebelum kantor pusat di pindahkan ke Jakarta" ujar Mr. Mohammed kepada Fajar.


"Kami mengerti, sampai ketemu lagi Mr. Mohammed tiga bulan lagi. Hati - hati di jalan" sambut Fajar.


Mereka saling berjabat tangan dan berpelukan akrab sebagai salam perpisahan.


Jack membawa mobil dan siap mengantar Mr dan Mrs. Mohammed ke Bandara. Di belakang mobil mereka ada Ethan dan Elfa yang juga akan ikut mengantar ke Bandara.


"Bagaimana tinggal di Indonesia Jack, apakah kamu betah?" tanya Mr. Mohammed.


"Betah Dad, Indonesia negara yang indah. Penduduknya ramah dengan beraneka ragam budaya terlebih masakannya. Aku paling suka dengan masakan Indonesia. Kaya dengan rempah-rempah" jawab Jack.


"Apakah ada wanita Indonesia yang juga menarik perhatian kamu?" tanya Mr. Mohammed.


"Honey... mengapa kamu bertanya seperti itu?" potong Mrs. Mohammed.


"Siapa tau dia dan Ethan menyukai wanita Indonesia" jawab Mr. Mohammed.


"Kurasa aku masih menyukai London Daddy" ungkap Jack.


"Maksud kamu, kamu menyukai wanita London?" tanya Mr. Mohammed meyakinkan.


Jack tersenyum memberi isyarat kalau pertanyaan Mr. Mohammed itu benar.


"Dia menyukai wanita London yang bekerja di Indonesia honey... " potong Mrs. Mohammed.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2