
"Elfa, Celine waktu kalian tinggal besok di rumah ini. Aku ingin memberikan sesuatu sebelum kalian pulang lusa. Maukah kalian pergi bersamaku siang ini setelah selesai makan siang? Aku ingin mengajak kalian berdua ke suatu tempat?" ajak Mrs. Mohammed.
"Baik Nyonya" jawab Elfa.
Mereka menyelesaikan sarapan pagi bersama. Setelah itu Ethan dan Jack berangkat menuju kantornya. Elfa dan Celine kembali ke dapur sedangkan Mr dan Mrs. Mohammed bersantai di rumah TV untuk menonton berita di pagi hari.
Elfa dan Celine segera mempersiapkan menu makan siang karena setelah makan siang mereka akan pergi dengan Mrs. Mohammed.
Hari ini Ethan dan Jack tidak pulang ke rumah untuk makan siang karena mereka akan melakukan pertemuan dengan Client di salah satu Mall di London.
Setelah selesai makan siang Mrs. Mohammed mengajar Elfa dan Celine pergi. Tentu saja yang membawa mobilnya adalah Elfa karena Mrs. Mohammed masih mengingat Elfa itu mabuk naik mobil kalau bukan dia yang menyetirnya sendiri.
Mereka sampai di Mall terbesar di London. Mrs. Mohammed mengajak Elfa dan Celine masuk ke dalam sebuah Butik yang paling terkenal di dalamnya.
"Apakah ada gaun terbaru dari Princess?" tanya Mrs. Mohammed.
Sontak Elfa dan Celine saling pandang, ternyata Mrs. Mohammed penggemar gaun - gaun karya Mamanya Elfa.
"Ada Nyonya, tunggu sebentar" jawab pelayan Butik.
"Hey, kalian jangan cuma melihat - lihat saja. Carilah pakaian yang kalian suka. Aku akan membelikannya untuk kalian sebagai hadiah untuk kalian karena kalian sudah mau tinggal di rumahku selama satu bulan" perintah Mrs. Mohammed.
"Tidak usah Nyonya, itu terlalu mewah untuk kami. Kami tidak bisa menerimanya" tolak Elfa lembut.
"Tidak.. tidak... kalian harus memilih pakaian yang kalian suka atau aku yang akan memilihkannya untuk kalian" ancam Mrs. Mohammed.
Kembali Elfa dan Celine saling pandang.
"Kalian tidak perlu sungkan, ini adalah hadiah dan perintah" tegas Mrs. Mohammed.
Elfa dan Celine mulai mencari pakaian yang sesuai selera mereka. Sangat sulit karena Butik ini menjual gaun untuk di pakai pesta sedangkan Elfa dan Celine tidak mempunyai selera yang seperti itu.
"Nyonya bagaimana kalau kami menemani Anda saja di sini, tidak ada pakaian yang cocok dengan selera kami di sini, maaf... aku rasa anda mengerti dengan selera berpakaian kami" ucap Elfa.
"Baik tunggu sebentar aku akan mencoba satu gaun, setelah itu baru kita pergi ke toko yang menjual pakaian anak muda" jawab Mrs. Mohammed.
__ADS_1
Seorang pelayan Butik datang dan membawa sebuah gaun mewah yang sangat cantik.
"Ini Nyonya gaun terbaru Princess dan baru sampai di London tadi pagi" ucap pelayan itu sambil memberikan sebuah gaun berwarna biru.
"Aku ingin mencobanya. Gaun ini cantik sekali" Mrs. Mohammed mengelus bagian dada gaun itu yang dipenuhi dengan mutiara.
"Mengapa aku jadi merindukan Mamaku" bisik Elfa.
"Tinggal dua hari lagi kita akan kembali ke Indonesia, bersabarlah" jawab Celine.
Mrs. Mohammed berjalan ke ruang ganti dan kemudian memakai gaun yang baru saja di berikan pelayan Butik. Tak lama kemudian dia sudah keluar dengan mengenakan gaun itu.
"Waaah Anda cantik sekali Nyonya" puji Elfa tulus.
Memang benar Mrs. Mohammed sangat cantik menggunakan gaun Princess.
Mamaku memang sangat hebat, bisa membuat gaun seindah itu dan membuat seseorang yang memakainya terlihat menjadi bersinar dan cantik. Puji Elfa dalam hati.
"Benarkah?" tanya Mrs. Mohammed.
"Benar Nyonya, gaun itu sangat pas sekali di tubuh Anda. Warna juga sesuai dengan kulit Anda. Membuat Anda terlihat lebih bersinar" puji Celine bergantian.
Elfa dan Celine tersenyum tulus membalas perkataan Mrs. Mohammed karena memang benar begitu adanya. Mereka bukan tipe seorang penjilat. Kalau memang bagus mereka akan katakan bagus. Kalau buruk akan mereka katakan buruk.
Gaun itu memang sangat indah di pakai oleh Mrs. Mohammed.
"Kalau begitu bungkus gaun ini. Aku akan membelinya" perintah Mrs. Mohammed pada pelayan toko.
Mrs. Mohammed kembali mengganti pakaiannya di rumah ganti. Sepuluh menit kemudian setelah selesai membayar gaun itu, Elfa, Celine dan Mrs. Mohammed keluar dari Butik.
Mereka bertiga berjalan berkeliling Mall.
"Kalian tau, aku sangat senang sekali hari ini. Rasanya aku sedang berjalan bersama anak perempuanku. Aku belum pernah mengalami hal ini. Ternyata begini rasanya mempunyai anak perempuan ya.. Aku bisa tertawa dan bercerita tentang fashion. Sungguh indahnya" ujar Mrs. Mohammed.
Elfa merasa tersentuh hatinya.
__ADS_1
"Tenang Nyonya... nanti kalau Tuan Ethan dan Jack menikah kau akan mendapatkan dua anak perempuan sekaligus. Aku hanya berdoa semoga mereka mendapatkan istri yang juga menyayangimu. Sehingga kau tidak akan merasa kesepian lagi" jawab Elfa lembut sambil merangkul bahu Mrs. Mohammed penuh kasih sayang.
Entah mengapa jawaban Elfa sangat menyejukkan hati Mrs. Mohammed dan entah mengapa dua wanita yang dikatakan Elfa tadi Mrs. Mohammed berharap Elfa dan Celine lah dua wanita itu.
"Sayang aku hanya punya satu putra, kalau dulu aku tidak dilarang dokter untuk hamil lagi, aku pasti akan hamil dan melahirkan seorang putri agar aku tidak kesepian seperti ini" ucap Mrs. Mohammed sedih.
"Kamu jangan bersedih hati Nyonya. Yakinlah Tuhan pasti akan memberikan kebahagiaan yang lain sebagai penggantinya" hibur Celine.
Mrs. Mohammed menarik nafasnya panjang.
"Sekarang kita cari pakaian untuk kalian ya. Ayok kita masuk ke Toko yang menjual pakaian anak muda" ajak Mrs. Mohammed semangat.
Mereka berjalan menuju sebuah Toko yang menjual pakaian anak muda. Elfa dan Celine sibuk mencari pakaian yang mereka suka. Mrs. Mohammed memandangi mereka dari kursi pengunjung. Dia sangat bahagia hari ini, ternyata keputusannya tidak salah untuk mengajak Elfa dan Celine berbelanja. Dia seperti mendapatkan sebuah suasana baru yang selama ini tidak pernah dia alami.
Dia sering membayangkan hal seperti ini, seandainya dia mempunyai anak perempuan mereka akan memiliki quality time untuk berbelanja sepuasanya seperti hari ini.
Elfa dan Celine sudah memegang sepasang pakaian yang mereka suka.
"Nyonya ini, kamu sudah mendapatkan pakaian yang kami mau" tunjuk Celine.
"Hanya sepasang? Cari lagi. Ayo.. kalian jangan sungkan. Pilihlah pakaian yang kalian mau. Aku akan memberikannya untuk kalian" suruh Mrs. Mohammed.
"Tidak Nyonya, ini sudah cukup untuk kami. Beberapa hari lagi kami akan kembali ke Indonesia. Kami tidak bisa membawa barang yang banyak Nyonya" jawab Elfa.
"Sayang sekali. Ya sudah kalau begitu mari kita bayar" balas Mrs. Mohammed.
Setelah mereka selesai membayar pakaian Elfa dan Celine mereka keluar dari toko itu dengan masing-masing membawa tentengannya di tangan mereka.
Wajah mereka terlihat sangat bahagiam Mereka berjalan sambil ngobrol dan tertawa.
Di sebuah Restoran ada dua pria yang tanpa sengaja melihat peristiwa itu di hadapan mereka.
"Lihat ternyata mereka sedang berjalan - jalan di Mall ini" tunjuk seorang pria.
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG