Cinta Dan Ajalku

Cinta Dan Ajalku
Part 100.


__ADS_3

Resa ingin mereka berempat mati tanpa atau sebelum merasa bahagia. Karena Raisa hampir saja terancam mati sebelum benar benar merasakan bahagia atas hidup yang di berikan pada nya.


...❀...


...❀...


...❀...



...❀...


...❀...


...❀...


Semua nya sudah di bereskan. Tanpa mengulur waktu lagi, Resa langsung terbang ke Belanda lagi. Dia sudah dua hari berada di Indonesia, dan itu membuat nya tak tenang akan Raisa yang jauh di sana, sekalipun ada Noa dan yang lain nya. Bahkan sebelum pergi ke indonesia, Resa menyewa sepuluh bodyguard yang bertugas menjaga Raisa.


Para bodyguard itu akan berjaga setiap lima jam sekali, dengan dua orang yang berdiri di depan pintu. Mereka akan berganti dengan sangat rapi saat jam yang sudah di tentukan tiba. Bahkan orang yang boleh masuk saja hanya yang sudah di beri tahu oleh Resa, jika ada wajah baru.. Segera aman kan dan tunggu kepastian nya dari Noa apakah benar orang baru itu adalah dokter yang baru bekerja atau hanya pembohong yang berniat macam macam dengan Raisa.

__ADS_1


Dan yaah, sejauh ini keadaan Raisa stabil dan tak ada yang dapat mencelakai nya. Lalu kali ini Resa pulang sendiri ke Belanda karena Lisa harus mengurus Ibu nya yang masuk rumah sakit. Maklum, karena masuk nya ibu Lisa karena melahirkan, membuat Lisa sangat senang karena akhirnya mempunyai Adik perempuan. Sehingga yang hanya kembali ke Belanda hanya Resa seorang.


Resa tak memaksa kan Lisa harus ikut, bahkan Resa menyuruh Lisa untuk menjaga adik perempuan nya dengan hati hati. Namun karena Raisa juga adalah bagian terpenting dari kehidupan Lisa, membuat Lisa berjanji akan menyusul ke Belanda seminggu kemudian. Karena Lisa adalah perempuan yang perhitungan, dia menyuruh Resa untuk menyiapkan jet pribadi yang akan Lisa gunakan ke Belanda seminggu lagi.


Karena sayang uang nya jika Lisa harus pergi ke Belanda dengan penerbangan umum, jika ada Resa yang mempunya Jet pribadi yang lebih dari satu. Resa merasa itu bukan lah hal yang merepotkan sehingga mengiyakan begitu saja, tinggal menyuruh si kembar Andro Andra saja kan ?


Ah, berbicara soal Andro Andra, Resa menitipkan kantor pusat pada mereka berdua. Andro sebagai sekretaris utama, dan Andra sebagai sekretaris ke dua yang ke dudukan nya tak dapat di samakan dengan sekretaris yang ada tujuh atau delapan orang di kantor. Yah lebih telat nya kedudukan Andra beda tipis sama kaka nya, dan itu tak menjadi masalah besar karena Andra ikhlas sekali bekerja di perusahaan Resa.


* * *


[ Dua hari kemudian, di Belanda]


Hal itu lah yang membuat Resa pusing harus menyelesaikan pekerjaan yang mana terlebih dahulu ! Karena jika dia baru saja menyelesaikan beberapa pekerjaan, dokumen atau pasti ada pekerjaan baru yang di kirim oleh Andro dan Andra.


"Haaahhh..... " Resa menghembuskan nafas panjang dan bersandar di kursi nya itu, dengan badan yang hampir merosot ke lantai. Namun karena tulang belakang nya nyut nyutan, Resa mempertahan kan posisi nya karena merasa lebih enakan.


"Cih... Sebenar nya siapa sih Bos nya di sini ? Dasar sekretaris kembar !!! Kenapa mereka menerima projek baru atau tender baru begitu saja ? Apakah mereka pikir Aku yang ada di sini tidak kewalahan ? Di pikir Aku lagi main boneka barbie apa ? Aaaarrrggghhh.... " Keluh Resa yang baru saja menyelesaikan seluruh pekerjaan nya, setelah lembur semalaman. Kantung mata nya sudah mirip seperti seekor hewan 🐼 !


"Aku rasa aku sudah menjadi jelmaan dari panda deh ! Aku yakin 100% kalau kantung mata aku udah berwarna lain ! Haahh, seandainya -"

__ADS_1


*Drrrttt.... Drrrttt... Drttt... *


Keluhan Resa langsung berhenti total saat menyadari bahwa ponsel nya bergetar. Resa membaca nama dari kontak yang menelepon, dan mood nya yang sudah hancur kembali hancur saat membaca nama *Andro*.


"Apa.... " Kata Resa yang sudah bosan menerima telepon dari Andro.


"Hei Resa.. Aku dan Adik ku baru saja selesai menyepakati sebuah tender senilai jutaan dolar. Wowww, seperti nya kamu harus membuka cabang lain nya di Amerika Res. Mereka sangat tertarik dengan kita, apalagi di sana banyak pengusaha besar Res... Kekayaan kamu serasa abadi jika membentangkan sayap di Amerika juga ! " Jelas Andro dengan sangat bersemangat. Entah kenapa, Andro seperti nya sangat bersemangat semenjak bekerja bersama Andra Adik nya itu.


"AAARRGGGHHH !!! AKU INGIN MENGUNDURKAN DIRI DARI PERUSAHAAN GOLD KAU TAU ! AKU SEPERTI BUKAN BOS DI SINI, MASA IYA KALIAN MENGIYAKAN TENDER BARU LAGI SIH ? APAKAH KALIAN PIKIR AKU ROBOT ? AKU CAPEK, PEN ISTIRAHAT ! BUKAN BEKERJA TERUS MENERUS ! DAN LAGIAN, TENDER YANG SUDAH AKU KERJAKAN SELAMA INI SUDAH SANGAT BANYAK, MARI BEKERJA BERSAMA PADA TENDER TENDER YANG SUDAH KUAT DAN JANGAN LAGI MEMPERLAKUKAN AKU SEBAGAI BUDAK KALIAN YAAH ! DASAR SI KEMBAR GILA ! SAAT DI SATUKAN KALIAN MALAH SEMAKIN MENJADI YAAH... "


Teriak Resa yang sudah merasa sangat frustasi, dan Andro yang berada di seberang sana juga tidak terima di marahi oleh Resa. Dia pikir cuma dia yang lembur dan bekerja seorang diri ? Perlawanan mulut antara Si kembar dan Resa terus berlanjut. Karena Resa tak mau lagi berteriak dan dapat mengganggu ketenangan yang di butuh kan oleh Raisa, Resa pun memilih untuk melanjutkan perkelahian di luar ruangan.


* * *


Beberapa saat kemudian, sekitar sepuluh menit lama nya Resa dan si kembar Andro Andra berkelahi. Ini bukan hal yang baru terjadi Pertengkaran mereka bertiga sudah terjadi sejak mereka bertiga kuliah bersama dulu, saat berdebat di dalam kelompok, dan sejenisnya.


Lalu pertengkaran mereka yang sekarang itu benar benar tidak peduli tempat, mau itu via telfon, Video Call, atau meeting dengan beberapa klien dari laptop tetap saja pertengkaran akan terjadi. Namun mereka bertiga akan kembali baikan saat mencapai puncak di mana logika berada, atau jika otak mereka bertiga sudah sama sama paham akan satu sama lain. Cukup rumit memang, tapi itulah yang semakin memperkuat persahabatan tiga serangkai ini.


* * *

__ADS_1


Lima menit kemudian, Resa sudah tak berkelahi lagi dan mengakhiri panggilan telepon dengan si kembar. Walaupun Resa marah marah, logika nya masih berjalan, dan Resa sadar bahwa tender dengan Amerika ini pasti akan membawakan keuntungan yang sangat banyak. Bahkan Resa berkesempatan menunjukkan kemampuan nya di negara lain. Siapa tau Resa dapat menjalin kerja sama dengan berbagai pengusaha besar, dan bisa membangun kantor cabang yang berpengaruh di sana.


__ADS_2