Cinta Dan Ajalku

Cinta Dan Ajalku
Part 96.


__ADS_3

Dengan enteng nya Andre menjawab demikian, tak tau hal... Bahwa jawaban nya membawakan mala petaka bag nasib nya sendiri.


"Heeh... " Resa menampakkan Smirk di wajah nya. Hal itu sontak membuat Andre bergidik ngeri.


"Buka tirai putih nya ! " Perintah Resa dengan wajah yang tampak sangaaaat puasss...


...❀...


...❀...


...❀...



...❀...

__ADS_1


...❀...


...❀...


Andre hanya mengangkat satu alis mata nya, karena dia bingung dengan reaksi dari Resa. Andro dan Andra yang sedari tadi berdiri mengapit Resa langsung berjalan dan membuka tirai putih yang ada di belakang mereka.


Dan setelah semua tirai putih nya di buka, pandangan mata Andre tercengang seketika. Yaah, karena di dalam tirai itu, ada Ayah dan Ibu nya yang sama sama di borgol di atas ranjang pasien, dengan enam anak buah Resa yang menodongkan pistol ke arah mereka.


Resa langsung memberi kode dan ke enam anak buah yang menodongkan pistol ke arah orang tua Andre, mereka berenam langsung paham dan menyimpan pistol di samping celana mereka. Wajah ke dua orang tua Andre tempak sangat marah dan kecewa.


"Loh ? Ayah dan Ibu kenapa berada di sini ? Apakah kalian juga akan di operasi ? " Namun seakan tak sadarkan diri bahwa diri nya telah berkata salah, Andre justru memulai obrolan sebelum ke dua orang tua nya buka mulut.


Jujur saja, Andre adalah anak emas karena merupakan anak satu satu nya di keluarga Purnama generasi ini. Ibu nya mempertaruhkan nyawa saat melahirkan Andre, karena saat setelah melahirkan, Rahim Ibu nya Andre langsung di angkat karena terdapat tumor ganas di dalam nya. Tak sampai di situ, Andre sedari kecil tak pernah mendapatkan perlakuan kekerasan. Dan entah kenapa, Dia justru dengan yakin nya menjawab pertanyaan Resa tanpa beban dan tanpa rasa bersalah sedikit pun.


Ibu nya Andre merasa murka, ingin sekali Dia mengutuk Andre tapi tak bisa. Karena Dia sangat menyayangi Andre dan berharap Andre dapat sadar dan merasa bersalah atas perbuatan nya. Entah harapan itu akan tercapai atau tidak, tak ada yang tau.

__ADS_1


"DASAR BODOH ! " Cetus Ayah nya Andre akhir nya, setelah berdiam cukup lama sambil menggenggam baju nya.


Andre masih merasa biasa saja saat mendengar omelan dari Ibu nya, karena Dia berpikir mungkin ini hanya akting ? Dan lagi, Andre merasa heran dengan sikap Ayah Ibu nya yang mendadak sentimental seperti ini.


"APAKAH KAU TAU KESEPAKATAN APA YANG KU BUAT DENGAN RESA ADITYA HAH ? DASAR BODOH ! IDIOT ! AKU TAU BAHWA KAMU MEMANG ADALAH ANAK YANG DI TAKDIR KAN UNTUK MENJADI KURANG AJAR DENGAN KE DUA ORANG TUA MU ! TAPI SETIDAK NYA ANALISA DULU JAWABAN MU ! APAKAH KAMU TIDAK MERASA ANEH PADA RESA YANG TIBA TIBA MEMBERI MU PERTANYAAN HAH ? SETIDAK NYA KALAU KAU MERASA TIDAK KASIHAN PADA KAMI ORANG TUA MU, SETIDAK NYA BERAKTING LAH BAHWA KAMU MENYAYANGI KAMI ATAU KAMU TAK SEMPAT MENGHUBUNGI KAMI TADI KARENA BANYAK PIKIRAN ! BUKAN KAH KAMU SUDAH HIDUP LAMA BERSAMA WANITA JAL*NG ITU ? SETIDAK NYA KEAHLIAN AKTING NYA BERPINDAH PADA MU KAN ? " Teriak Ayah Andre sambil menunjuk Fitri dengan raut wajah yang terlihat sudah sangat marah. "BODOH... BODOH... AKU YANG BODOH DI SINI ! SEHARUSNYA AKU SENDIRI LAH YANG AKAN MEMBUNUH MU ! SEHARUSNYA SAAT KAU LAHIR AKU MEMBUANG MU DAN MENGADOPSI ANAK YANG BERADA DI PANTI ASUHAN ! " Ketus nya lagi dan seketika membuat Andre merasa sakit hati.


"Ayah ! Kenapa Kamu berkata kasar pada Ku hari ini ? Kesepakatan apa yang Ayah buat bersama Resa, sehingga membuat Mu sampai mencaci maki Ku seperti ini ? " Merasa tidak terima dan merasa paling tersakiti sedunia, membuat Andre buka suara dan menyampaikan apa yang ada di dalam otak nya. Tunggu, apakah Andre memiliki otak ? Entahlah... Hal itu masih di ragukan !


"ASTAGA !!! KAMU SUNGGUH KETERLALUAN... UGGGHH... " Geram Ayah Andre sambil meremas dada sebelah kiri nya, entah kenapa jantung nya terasa sangat nyeri dan membuat otak nya tak dapat berpikir secara teratur lagi. Namun ha itu tidak menjadi satu hambatan bagi nya untuk memarahi dan mencaci maki Andre, karena kali ini Andre sudah sangat keterlaluan dan membutuhkan sesuatu untuk menyadarkan otak dungu nya itu.


"KESEPAKATAN YANG DI TAWARI OLEH RESA PADA AYAH ADAL- AH AKU BUKAN AYAH MU LAGI SAAT INI. KESEPAKATAN YANG DI TAWARI OLEH RESA PADA KU ADALAH, JIKA KAMU MERASA BERSALAH KARENA TIDAK MENGHUBUNGI KAMI ! ATAU DENGAN TAMPANG SEDIH KAMU MEMELAS PADA RESA UNTUK TIDAK MENYAKITI KAMI YANG TAK TAU APA APA ! ATAU SEJENIS NYA LAH... DAN AKU DENGAN PEDE NYA LANGSUNG MENGIYAKAN KESEPAKATAN ITU, KARENA JIKA KAMU MELAKUKAN SALAH SATU NYA SAJA, RESA BERJANJI AKAN MENJADI PENYOKONG HIDUP KITA SEMUA SAMPAI MATI, DAN TIDAK MEMAKSA KITA SEMUA UNTUK BEKERJA SEUMUR HIDUP. SIAPA YANG DAPAT MENYANGKA BAHWA TERNYATA AKU MEMBUAT KESEPAKATAN TANPA MENGETAHUI WATAK ASLI MU YANG SEBENAR NYA ! DASAR IBLIS ! KAMU LEBIH PANTAS MATI DARI PADA HIDUP ! CIH, AKU BAHKAN MERASA JIJIK KARENA MENGHIRUP NAFAS DI RUANGAN YANG TERDAPAT DIRI MU ! "


Sambil meludah dan melihat Andre dengan mata ekor nya, Ayah dan Ibu Andre melihat Andre seperti orang lain. Bukan lagi putra yang mereka banggakan selama ini ! Mereka seperti menyatakan bahwa mulai sekarang mereka tak akan pernah mengakui Andre sebagai Anak mereka. Terlalu bodoh dan tidak manusiawi, bahkan tidak menunjukkan rasa peduli nya sama sekali terhadap orang tua yang telah memberikan kasih sayang serta mengiyakan semua kemauan nya yang tidak masuk akal selama ini.


"TI.. TIDAK MUNGKIN... BUKAN AKU YANG SALAH... IYA... PASTI... PASTI RESA YANG SENGAJA JEBAK AKU... AYAH IBU.. PERCAYA SAMA ANDRE ! " Entah mendapat keberanian dari mana, Andre masih memanggil Ayah Ibu pada orang tua yang baru saja tak akan mengakui nya sebagai anak kandung.

__ADS_1


"RESA MENJEBAK MU ? SADARLAH.. KAMI BERDUA SEDARI TADI BERADA DI BALIK TIRAI PUTIH ITU, DAN MENDENGAR DENGAN JELAS SEMUA PERKATAAN MU ! SUDAH BEGINI, KAMU MASIH BERANI BILANG BAHWA RESA MENJEBAK MU ? SUNGGUH, SEKALI SAJA.. GUNAKAN OTAK MU SAAT MENGKAMBING HITAM KAN SESEORANG ! SELAMA INI SAAT KAMU MENGIYAKAN FITRI YANG MENGKAMBING HITAM KAN RAISA, AKU DAN ISTRI KU BERUSAHA MENGIKUTI KEMAUAN MU, DENGAN HARAPAN KAMU AKAN MENYADARI HAL INI SECEPAT NYA ! NYATA NYA, KAMU LEBIH LAMBAN DARI SIPUT ! "


Dengan sangat tegas, Ayah dari Andre menegaskan bahwa di sini Resa tidak bersalah sama sekali. Entah akting atau apapun itu, Ke dua orang tua Andre sudah tak mau lagi membenarkan setiap perkataan Andre.


__ADS_2