
"Kamu dapat dari mana gerobak ini Sil ? Perasaan dari pihak kebun nya hanya menyediakan keranjang deh. " Kata resa.
"Tadi kan silvia ketemu sama petugas kebun yang lagi angkut Strawberry yang udah mereka petik, mungkin ada pesanan atau apa silvia gak peduli, tapi silvia berhasil pinjam gerobak ini karena silvia sempat bantu mereka. Hahaha, gimana ? Silvia keren kan ? "
"Biasa aja. " Jawab Resa sambil memutar mata nya.
Hasil dari strawbery yang sudah di petik pun di bungkus lalu di bawa pulang. Tentu nya setelah membayar uang sesuai yang telah di patok kan di brosur.
Setelah menyimpan Strawberry di bagasi, mereka berempat pun pulang ke rumah. Tentu nya dengan mulut silvia yang tak henti henti nya mengunyah Strawberry.
...π...
...π...
...π...
...π...
...π...
...(Di rumah)...
Setelah mencuci dan meletakkan buah Strawberry di tiga nampan besar, mereka berempat pun bingung mau di apakan.
"Apakah kita jual saja ? " Kata silvia sang ratu makan, yang tiba tiba kehilangan selera makan. Mungkin karena banyak nya Strawberry di hadapan nya.
"Aku setuju sama silvia, kan gak mungkin kita bagi bagi ke satu kompleks ! Makan waktu. " Kata resa.
"Kalo kita jual juga pasti makan waktu res, " kata surya.
"Ya tapi setidaknya menghasilkan uang om. Kalo di bagi ke warga kompleks saja, gak akan dapat uang kan ? " Jawab resa.
"Dasar otak Bisnis. " Kata surya menggeleng kan kepala nya.
"Jangan di jual ataupun di bagikan ! Aku punya ide. ! " Kata Raisa.
...Setelah itu.. ...
...π...
...π...
...π...
...π...
...π...
...(Lima jam kemudian)...
__ADS_1
Hasil dari ide yang di bisikan Raisa.
β’20 botol Strawberry milk.
β’4 nampan Rol Cake Strawberry.
β’6 puding Strawberry.
β’1 Toples Buah Strawberry yang telah di celupkan ke dalam coklat cair, dan di masukkan ke dalam kulkas.
β’Dan desert (Hanya Ada empat saja)
"Waah, Ide kamu emang selalu yang terbaik yaah sa. " Puji resa.
"Jelas, dia adalah putri ku . " Kata surya, ikut bangga karena raisa adalah putri nya.
"Astaga, kalo silvia tau kak Raisa jago bikin kue dari dulu, pasti silvia bakal kasih tau mama deh. Dan mama pasti bakal panggil kak raisa tiap hari ke rumah. "
"Eh bentar. Bukan nya setengah kulkas om surya masih penuh sama desert yaah ? " Kata resa.
Silvia pun terkaget dengan muka yang mulai keringatan,
"Kamu kenapa sil ? Kok kaya ketangkap basah telah melakukan tindak kriminal sih ? " Tanya resa.
"Gak papa sil, biar aku yang kasih tau. " Kata raisa sambil memegang bahu silvia, silvia pun mengangguk patuh.
"Apa maksud kamu sa ? " Tanya resa.
"Semalam... " Raisa menggantung kata katanya.
"semalam ? " Tanya resa menaikan satu alis nya.
"Semalam silvia bangun karena mimpi buruk, jadi bangunin aku buat temani dia makan desert. Katanya kalo dia makan desert, perasaan gelisah nya bakal hilang. " Jelas raisa.
"Lah apa hubungan nya ? " Kata resa lagi.
Surya yang sudah tau apa yang terjadi, langsung mengambil sebotol Strawberry milk dan duduk di sofa, menantikan apa yang akan terjadi (Penonton setiaπ)
"Jadi, pas silvia makan gak di rem rem. Jadi, setengah kulkas pun abis di makan sama dia. Memang sesekali aku juga ikut makan sambil nonton TV, tapi palingan hanya 10 potong deh. Sisa nya di makan semua sama silvia. Sampai tak tersisa sama sekali. Tamat, " kata raisa sambil ikut mengambil satu botol Strawberry milk, dan duduk di sebelah ayah nya. Menantikan adegan seru yang akan di tampilkan oleh dua bersaudara ini.
__ADS_1
"APA ?? YANG BENER AJA ?? " Teriak resa syok.
"...... " Silvia hanya bisa diam dan melihat ke arah lain.
"Kamu beneran udah gak normal lagi dek, bentar kaka bikin jadwal pemeriksaan sama dokter Argus. Dia pasti punya satu penanganan atau cara untuk menghentikan kegilaan mu dalam hal ini. " Kata resa mengambil handphone nya.
"Urgg, kaka udah gila yaah ? " Kata silvia sambil merebut hp kaka nya.
"Ko jadi aku sih ? Yang udah gila itu kamu sil, bisa bisa nya kamu makan semua desert yang ada di kulkas ? Setengah kulkas loh sil... SETENGAH ! " kata resa tak habis pikir.
"Nama nya juga masa pertumbuhan, jadi jangan di respon kaya gini juga dong kak. Gak baik buat mental anak.! "
"Mental anak pala lo botak ! Silvia, loh udah gak termasuk dalam golongan masa pertumbuhan lagi, mikir dong weeh.. "
"Silvia gak nyangka kalo kak resa lakuin ini ke silvia.! " Kata silvia membela diri.
"Iihhhh, kok udah kaya sinetron indosiar sih ? Kamu kebanyakan nonton SUARA HATI ISTRI belakangan ini sih, jadi nya kaya gini kan ? " Kata resa penuh penekanan di setiap perkataan nya.
Saat ke dua saudara ini terus beradu mulut, terus membela diri, sampai sampai menyebutkan beberapa pasal yang ada di Undang Undang Dasar dan Pancasila, tentang HAM (Hak Asasi Manusia), Raisa dan Ayah nya sedang asik menonton pertunjukan mereka berdua.
"*Lebih bagus kalau ada popcorn di sini sa . " Bisik surya.
"Raisa setuju sama ayah, tapi mau gimana lagi ? Kita gak ada persiapan sih ! " Balas raisa yang ikut berbisik.
"Cukup satu botol Strawberry milk aja untuk saat ini deh, kapan kapan baru ayah beli jagung popcorn nya sampai memenuhi lemari. "
"Oke, kalo gitu Raisa harus melihat tanggal merah untuk ke depan nya deh. Biar bisa ajak mereka berdua ke sini lagi ! "
"Ayah tunggu yaah, awas aja kalo ingkar janji. "
"Gak bakal*...! "
*BRUK.* Silvia yang terjatuh di lantai, hal itu langsung menyita perhatian surya dan raisa lagi.
"Najisssss banget kamu dek ! Padahal aku gak dorong kamu atau nyentuh kamu loh, kok bisa jatuh sih ? " Kata resa dengan muka syok berat. Bingung sendiri juga, harus bereaksi seperti apa lagi.
"Ih bego banget sih punya kaka kaya kamu, seharusnya kamu itu lanjut marah marah. Biar kaya di pilem pilem. " Kata silvia sambil melihat ke atas, karena badan resa yang tinggi.
"Astaga... " Kata resa sambil memegang kepala nya.
"Dek... Sebaiknya bukan cuma organ dalam perut kamu yang di periksa, tapi otak kamu juga deh. Kira kira kalo udah kaya gini masih bisa di sembuhkan gak yaah ? Haiss, pasti mama sama papa bakal terpukul banget, kalo dengar kondisi kamu. "
"Yang seharusnya di periksa otak nya itu kaka tau, bukan silvia. Jelas jelas ini karena masa pertumbuhan, dalam ilmu biologi juga tertera hal ini kok. Jangan norak deh, "
"KAMU INI MAKIN KESINI, MAKIN KE SANA YAAH ! "
"Apanya yang kesini ? Apa nya yang ke sana sih kak ? Kok ngomong nya jadi ngawur sih.! "
"Au Ah... Gelap, pusing, stres, gak tau lagi mau ngomong kaya apa lagi ke kamu. Udah kebal banget tau gak ? "
__ADS_1
Ke dua saudara ini terus beradu mulut, yaah setidaknya perkelahian mereka membawakan manfaat bagi dua orang yang saat ini sedang menonton mereka sambil memakan Rol Cake Strawberry.