Cinta Dan Ajalku

Cinta Dan Ajalku
Part 92.


__ADS_3

"DIAM ******* !!!! KAMU TIDAK PANTAS UNTUK MENYELA PERKATAAN KU ! DAN LAGI, BERHENTILAH MEMANGGILKU DENGAN SEBUTAN KAKAK ! ITU AKAN MEMBUAT BULU KUDUK KU BERDIRI SECARA BERSAMAAN ! DENGAN KATA LAIN, ITU SANGAT MENJIJIKKAN ! " Dengan kasar dan tanpa mempedulikan perasaan Fitri, Andre memberikan kata kata kasar yang sebelum nya sangat mustahil keluar dari mulut Andre.


...❀...


...❀...


...❀...



...❀...


...❀...


...❀...


"Waahh... Tontonan seru nihh.. " Monolog Andra dan bersender di samping mobil nya, lalu dengan saksama memperhatikan tontonan yang dia nantikan dari dulu.


"Hikkksss..... Hikssss..... Jadi.. Jadi Kamu beneran udah gak sayang lagi sama Aku ? Apa kesalahan Aku sebesar itu, sampai tak bisa termaafkan ? Hikss... Sekalipun kesalahan Aku tak bisa termaafkan, hubungan yang terjalin selama bertahun tahun ini Kamu anggap seperti angin lalu saja ? Hem ? Hiksss.. " Mata Fitri berkaca kaca, tampak sangat berharap Andre akan luluh dengan perkataan nya.


Karena setelah mengetahui tentang kebenaran yang sesungguh nya, Fitri tak mendapat kan uang untuk berbelanja atau bersenang senang seperti dulu. Andre tidak mengusirnya dari rumah, namun kini Fitri menggantikan Raisa untuk menjadi pembantu dan tidur di kamar pembantu seperti Raisa dulu.

__ADS_1


Fitri pernah saat tengah malam masuk ke kamar Andre dan mencoba untuk menggoda nya agar dapat bersetubuh, siapa tau dengan sekali bersetubuh, Andre akan kembali jatuh hati dan memperlakukan Dia seperti sedia kala. Namun sayang nya, padahal Fitri sudah memakai pakaian terseksy yang pernah ada, tidak menggerakkan rasa Andre sedikit pun.


Andre yang melihat Fitri sudah berada di atas nya langsung menendang perut Fitri dan membuat Fitri meringis kesakitan karena walaupun selama ini berpura pura sakit, badan Fitri kembali melemah dan bahkan lebih lemah setelah keguguran.


Tidak merespon reaksi Fitri yang kesakitan, Andre justru menyeret Rambut Fitri dan membuang nya di depan pintu di barengi dengan umpatan kasar dan tak berperasaan. Bahkan sebelum menutup pintu nya kembali, Andre yang masih kesal karena merasa Fitri masih berakting, menendang Fitri sehingga membuat kepala Fitri terbentur di dinding dan berdarah.


Sungguh kejam memang, namun Andre masih merasa belum cukup dan harus menyiksa Fitri setiap hari nya, sebab karena Fitri lah Andre tak sadar bahwa Raisa lah satu satu nya wanita yang sangat cocok bersanding dengan diri nya, begitulah pemikiran tak tau malu dari seorang bedebah Andre....


...*PLAAKKK.. * Andre menampar Fitri tepat mengenai gendang telinga nya....


Fitri menjerit kesakitan dan benar benar semakin histeris, karena berusaha melebih lebih kan sesuatu yang sudah sakit.


Andra dan Andro hanya akan menerima Raisa sebagai Istri dari Resa, karena sekalipun Raisa tertindas selama bertahun tahun, Raisa adalah wanita kuat yang sulit di abaikan begitu saja. Apalagi saat Andra mengetahui bahwa Raisa selama ini hanya bertahan dengan satu ginjal dan hidup bersama Sel kanker di otak nya. Benar benar membuat Andra ingin sekali memberi pelajaran pada Andre dan Fitri. Namun dia tahan, karena belum saat nya Resa memberi perintah.


Perkelahian antara ke dua insan yang kata nya dulu bak pasangan yang tak bisa terpisahkan sekalipun di hadapan maut di saksikan oleh Andra dengan ekspresi datar. Semakin di tonton, semakin membosankan karena hanya menyaksikan hal yang sama saja.


Membuat Andra masuk ke dalam mobil dan berniat pergi, karena dia ingin langsung pergi ke kantor Gold dan bersama sama bekerja dengan Kaka nya.


Saat mobil Andra baru akan melewati Andre, Andre yang tau itu mobil Andra langsung mencegah nya.


Andra dengan malas nya hanya membuka kaca mobil dan memandang Andre dengan sangat sinis ! " Ada apa ? " Dengan nada yang tidak menghormati seperti biasa nya, Andra langsung bertanya dan membuat Andre merasa sedikit shock karena yang dia tau sekretaris nya yang satu ini selalu menurut dan tampak takut jika berhadapan dengan Andre, tanpa menyadari sedikit pun bahwa itu hanya akting.

__ADS_1


"Kau... KAU BERANI BERKATA TIDAK SOPAN PADA KU ? "


"Memang nya kenapa ? Toh kamu bukan majikan atau atasan Ku lagi. Jadi, untuk apa Aku bersikap sopan pada Mu ? Anggap saja Akting ku sudah selesai dan saat nya kembali seperti orang normal. " Jawab Andra dengan sangat tegas.


"A.. Apa maksud Mu ? "


Pertanyaan dari Andre sungguh membuat Andra muak dan langsung memutar bola mata nya, karena akhir akhir ini pertanyaan yang sama selalu di lontarkan oleh Andre saat tender di batalkan, atau ada kerja sama yang di berhentikan. Seakan di dalam otak nya hanya berisikan angin, dia seolah oleh tak sadar diri bahwa karena diri nya lah banyak klien yang merasa kecewa dan memutuskan untuk memberhentikan kerja sama yang terjalin.


"Aku sudah mengundurkan diri dan tidak akan bekerja di bawah kendali Mu lagi, paham ? "


"Kau gila ? Aku belum memberikan tanda tangan, Kamu kita kamu dapat berhenti bekerja semau Mu saja ? Heh, bodoh sekali diri Mu ! " Hina Andre yang tidak merasa siapa sebenarnya yang bodoh di sini.


"Terserah Kamu ingin berkata apa, karena Aku tak peduli sama sekali ! " Jawab Andra dan langsung tancap gas ! Karena tak peduli seberapa tinggi kepintaran dan IQ yang di miliki seorang Genius, mereka akan kalah berdebat dengan seorang yang berotak kosong atau bodoh, seperti contoh nya Si Andre ini.


Andre terus mengumpat karena diri nya memberhentikan mobil Andra untung mengantarnya pulang ke rumah. Dia sudah tak tahan harus berhadapan dengan Fitri yang selalu saja muncul di manapun Andre berada dan terus memohon. Mobil Andre ? Jangan di tanya lagi, karena ban mobil nya kempes dalam tanda kutip di lakukan oleh Fitri, agar Andre tidak ke mana mana dan hanya bisa berbicara dengan diri nya.


Merasa frustasi Andre pun masuk kembali ke dalam kantor dan menyuruh Security untuk menyeret Fitri keluar dan jangan pernah membiarkan dia masuk lagi. Andre langsung masuk dan pergi ke ruang HRD untuk menanyakan tentang Andra, apakah dia benar sudah mengundurkan diri atau hanya membual.


Dan betapa kaget nya Andre saat melihat surat pengunduran diri Andra sudah di tandatangani oleh diri nya bahkan ada stempel di atas tanda tangan nya. Dan setelah di ingat ingat, Andre pun baru sadar dia pernah menandatangani beberapa surat tanpa di baca terlebih dahulu, karena dia sudah yakin bahwa Andra sudah melakukan yang terbaik dalam memeriksa dokumen dan antek antek lain nya.


Siapa yang tau, jika rasa percaya nya pada Andra ternyata membawa mala petaka bagi nya. Tapi Andre tak tau, bahwa ini hanya lah awal dari pembalasan atas perbuatan nya selama ini.

__ADS_1


__ADS_2