Cinta Dan Ajalku

Cinta Dan Ajalku
Part 42


__ADS_3

Keesokan hari nya, saat bi ira datang lagi ke rumah Surya ayah nya raisa, raisa memberikan satu kotak desert 12 macam, yang dia simpan di kulkas.


Walaupun sudah di makan dan di berikan pada beberapa tetangga, desert itu masih memenuhi setengah kulkas. Dan bukan nya pusing, tapi silvia sangat senang akan hal ini. Setidaknya setelah makan pagi, makan siang, dan makan malam, dia punya cemilan yang banyak dan pasti nya enak.


Resa, Surya, dan Raisa pun merasa bingung dengan silvia. Dari banyaknya desert yang dia makan, tak ada keluhan sakit perut atau sejenisnya. Sungguh suatu kenyataan yang sulit di percaya.


...πŸ‰...


...πŸ‰...


...πŸ‰...


...πŸ‰...


...πŸ‰...


...(Hari ketiga liburan)...


Hari ini Resa mengusulkan untuk pergi memetik daun teh, karena hal ini juga sudah di runding kan dengan tiga orang lain nya, mereka pun sepakat untuk pergi memetik daun teh. Mereka melakukan ini karena tau, Surya ayah nya Raisa sangat menyukai teh. Sangat berbeda dengan ayah lain nya, yang menyukai kopi di bandingkan dengan yang lain.


...(Kebun teh yang di tuju)...


...(Jika di pandang dari dekat)...



...(Jika dipandang dari kejauhan)...



Surya, Resa, Raisa, dan Silvia pun memetik daun teh sesuai arahan dan instruksi dari pemilik kebun.


Mereka mulai memetik daun teh dari jam lima sampai jam tujuh pagi. Setelah itu berhenti dan sarapan dengan roti dan susu yang di beli di toko terdekat.


Sehabis sarapan, mereka bergegas pulang ke rumah. Mandi, dan mengobrol bersama di ruang keluarga dengan pendingin ruangan yang selalu stand by.


...🐰...


...🐰...


...🐰...


...🐰...


...(Saat selesai mengobrol dan makan siang)...


...(Di teras lantai dua)...


...(Sedang mencari angin karena ada ...


...pemadaman listrik. )...


"Sumpah panassss banget... " Keluh silvia yang saat ini sedang tiduran di atas lantai.


"Haaahhh... Kok bisa sepanas ini ? " Sambung Resa sambil mengibas baju nya berkali kali untuk mendapatkan angin.


"Saat ini memang cuaca nya lagi gak stabil. Kadang dingin, kadang panas. Hais... " Sambung surya dengan baju kaos nya yang tipis.


"Kaya nya aku tau deh, kenapa cuaca nya pada banget. " Kata Raisa yang sedang mengipas badan nya dengan buku.


"Karena lapisan atmosfer bumi semakin menipis ? Itu juga aku udah tau sa ! " Jawab resa.


"Ih bukan tau..! Ini teori yang baru di keluarkan oleh beberapa ilmuan dua hari lalu. " Respon Raisa pada jawaban resa.


"Emang apa tuh ? " Tanya Surya, Resa, dan Silvia bersamaan.


"Karena.... BUMI DAN MATAHARI SEDANG PDKT.! Jadi panas nya matahari yang kita rasakan sudah melebihi kapasitas. " Jawab Raisa dengan wajah serius.

__ADS_1


"Astaga, padahal ayah udah menunggu dengan serius loh sa. Kamu ini benar benar... " Kata Surya sambil menggeleng dengan tertawa kecil.


"Ihhh, Silvia kita apaan. "


"Emang aku salah apa coba ? " tanya raisa


"Kamu gak salah apa apa kok Sa, kita yang salah karena terlalu berharap jawaban kamu harus memuaskan. " Jawab resa.


"Oia, karena ini hanya pemadaman listrik di kompleks ini, kita cari es krim di toko besar yang ada di luar kompleks ini yuk. Pasti listrik mereka gak padam kan ? " Kata raisa memberikan ide.


Saat mendengar perkataan raisa tentang es krim, membuat silvia yang sedari tadi tiduran di lantai langsung bangun dan duduk bersila dengan mata yang berbinar.


"Silvia setuju sama ide nya kak raisa ! " Kata nya tanpa berpikir dua kali.


"Astaga, apakah tak ada ide lain yang lebih bermanfaat sa ? Kamu membangunkan seseorang yang perutnya seperti karet. ! " Kata resa.


Surya ayah nya Raisa tak berkata apa apa, dia langsung berjalan meninggal kan mereka. Resa dan lain nya mengira om surya ingin pergi ke toilet, jadi tak menanyakan apapun.


"Kenapa masih diam di sana Raisa ? Silvia juga, kata nya mau makan es krim. " Kata om surya yang menoleh ke arah mereka.


..." ????? " Raisa ...


..." ????? " Silvia...


..." ????? " Resa...


Mereka bertiga menatap Om surya dengan tatapan heran dan bertanya !


"Ayok siap siap, kita pergi makan es krim ! " Kata surya memperjelas semua nya.


Raisa dan Silvia langsung berlari menggandeng tangan Surya dari kanan dan kiri, mereka mulai menghujani Surya dengan pujian pujian yang sudah sangat tak asing di telinga. Karena itu kebiasaan raisa dan silvia.


"Oia, siap siap nya jangan kelamaan yaah. Cukup utuk style sederhana, karena setelah makan es krim, kita akan pergi menonton film keluaran terbaru di bioskop. " Kata surya memberitahu Ketiga orang yang sudah seperti anak kandungnya.


"Baik." Jawab Mereka bertiga serempak.


...(Di Toko eskrim)...


Saat memasuki tokoh khusus eskrim, ke empat orang ini di suguhkan dengan berbagai bentuk dan penampilan eskrim.







Silvia membeli lima eskrim seperti di atas untuk diri nya sendiri. Sedangkan Raisa membeli eskrim seperti pada gampar Pertama, sedangkan Resa dan Surya membeli eskrim Cornetto rasa coklat. Karena malas berbelit belit, dan malas memilih dari berbagai macam variasi yang sangat banyak.


Setelah selesai memakan eskrim, seperti yang di katakan surya tadi. Mereka berempat pergi ke Bioskop, menonton film dengan popcorn dan minuman yang menemani.


Sehabis nonton, mereka langsung bergegas pulang. Tentu sebelum sampai ke rumah, mereka mampir di warung pinggir jalan, memesan empat nasi ayam dan memakan nya.


...πŸ—πŸš...


...πŸšπŸ—...


...πŸ—πŸš...


...πŸšπŸ—...


Setelah tiba di rumah, mereka berempat langsung masuk ke kamar masing masing dan langsung tidur. Hari ini lagi lagi mereka melewati hari yang melelahkan tapi dengan perasaan bahagia yang menyelimuti perasaan masing masing.


...🐰...

__ADS_1


...🐰...


...🐰...


...🐰...


...🐰...


...(Hari ke empat liburan)...


Hari keempat ini, Surya dengan tiga orang anak nya telah memutuskan untuk pergi ke kebun Strawberry.


...(Di kebun Strawberry)...


"Waahh, kebun nya luas banget..! Buah nya juga banyak. " Kata Silvia sambil mengambil dua keranjang yang telah di siapkan.


"Kita bertanding yuk, dalam waktu satu jam... Strawberry siapa yang paling banyak ! " Kata resa yang kini juga mengambil satu keranjang.


"Aku setuju ! " Jawab Raisa yang juga ikut mengambil keranjang.


"Om gak mau ikut ikut tan ah, semua tulang om udah keropos. Gak cocok untuk lomba seperti ini. Jadi kalian saja yaah. "


"Aahh, gak asik. " Kata silvia.


"Ayolah Yah, masa kaya gini aja ayah gak mau ?! Kan ini liburan ayah.. L-I-B-U-R-A-N ! " Tegas Raisa.


Karena sudah di bujuk sebegitu nya oleh raisa, Surya pun mengalah dan akhirnya mengikuti kemauan anak anak nya. Pertandingan pun di mulai....


...πŸ“...


...πŸ“...


...πŸ“...


...πŸ“...


...πŸ“...


...(Satu jam kemudian)...


β€’Strawberry Surya ( Hanya satu keranjang saja.)



β€’Strawberry Resa (Dua Keranjang)




β€’Strawberry Raisa (Dua keranjang)




β€’Strawberry Silvia (Satu gerobak penuhπŸ˜‚)



"Pemenangnya sudah di ketahui oleh kita semua, tanpa harus menghitung Strawberry masing masing keranjang. Iya kan ? " Kata surya.


"Raisa juga setuju Ayah. "


"Benar benar gak nyangka, aku sama kamu sil! " Kata resa.


"Hehehe." Silvia Tertawa sambil menggosok hidung nya, karena merasa bangga.

__ADS_1


__ADS_2