Cinta Dan Ajalku

Cinta Dan Ajalku
Part 53.


__ADS_3

...(Setelah sampai di tempat di adakan...


...nya Acara reunian)...


Raisa dan Resa mulai melihat panggung yang telah di siapkan oleh kepanitiaan, sangat luas, di hias dengan cantik dan keren, 10 lampu disko yang di pasang di beberapa sudut untuk di gunakan saat acara bebas. Dan masih banyak lagi.


Tersedia 500 kursi untuk para alumni yang telah bersedia untuk datang, sedangkan jika ada para adik semester yang ingin menonton pertunjukan para kaka kaka semester mereka yang sudah bekerja itu, maka mereka harus berdiri di sekitaran panggung yang tempat nya sangat luas.


"Tampaknya para penonton lebih banyak datang dari pada para alumni yaah, sampai sampai luas yang ada di sekitaran panggung tak terkira. " Kata Raisa takjub.


"Oh jelas dong Kak Raisa, banyak sekali adik adik semester yang ingin melihat tampilan dari idola mereka. Bahkan nama nama yang di masukkan saat aku meminta nya agar semua persiapan di dapat terpenuhi pas pas, memakan banyak sekali waktu karena harus menghitung jumlah adik semester yang ingin ikut, dan itu membuat ku harus tinggal di ruang rapat.! " Jawab seseorang yang datang dari dalam sana.


"Hei Reno.. Udah lama yaah gak ketemu, udah tambah ganteng aja. " Ucap Raisa sambil mengusap rambut reno, adik semesternya yang pernah raisa bantu dalam menyusun skripsi.


"Seganteng ganteng nya reno, gak bakal seganteng kak resa kali.. "


"Hem.. Hem.. Hem... Tak menyesal aku memberikan dana bantuan dalam membangun panggung ini, karena mata kamu tampak sangat jeli dalam melihat ketampanan seseorang. " Puji Resa.


Resa pun mulai memejamkan mata sambil tersenyum bangga, tak tau hal raisa dan reno sedang saling mengedipkan satu mata, karena memuji resa itu hanya di lakukan untuk mendapat dana dalam menggelar panggung sebesar ini.


"Sekarang baru jam lima sore, mending kak raisa sama kak resa masuk ke ruangan tata rias deh. Kan jam tampil kalian berdua di delapan malam. Lagian make up kalian berantakan banget, pasti kalian buru buru datang ke sini kan ? " Tanya reno sambil memimpin jalan ke arah ruang tata rias.


"Kalau soal itu, salahkan saja Resa. Bisa bisa nya di tidur sampai jam 12 siang, padahal kesepakatan nya itu bukan kaya gitu. " Gerutu Raisa.


"Yaah nama nya juga manusia, pasti sering kali buat kesalahan kan ? " Jawab resa.

__ADS_1


"Iya.. Iya.. Reno gak mau tentukan siapa yang salah dan benar, karena kalian berdua selalu seperti ini. Sekarang silakan masuk, sudah ada kak lisa, erna, dan dika yang sedang di rias. Mereka akan dance di jam tujuh malam. " Kata reno sambil membuka pintu.


Raisa dan Resa langsung masuk dengan gitar yang di letakkan di punggung mereka, karena sudah di masukan di dalam tas penyimpanan berwarna hitam.


"Cie... Cie... Udah cakep aja... " Puji raisa sambil berjalan merekam ke tiga sahabat nya yang sedang di rias dengan handphone nya.


"Iya dong. Kita bertiga kan bakal dance centil di atas panggung, biar setidaknya bisa dapetin sugar daddy lah yaah. " Kata Dika yang saat ini memegang hp raisa ke arah nya, agar perkataan nya terekam.


"Sembarangan aja, jangan kaya gitu dong. Jatoh nya udah kata lonT aja, kamu mau sama kata si inisial F itu ? " Sindir Lisa terang terangan karena tau saat ini Raisa sedang life di IG.


"Bener banget, yaah setidaknya si inisial F itu dapatin yang seumuran lah yaah, bukan yang udah beruban.. " Sambung Erna.


"Bener banget, Hahahah... " Tawa ke empat gadis itu memenuhi ruangan rias, resa hanya bisa menggeleng karena melihat mereka yang sangat bersemangat dalam hal bergosip.


Resa pun langsung duduk di kursi rias yang telah kosong, dan dandanan nya di perbaiki. Raisa masih life bersama ke tiga sahabatnya, sehingga belum bisa di dandan. Yaah walaupun dandanan Raisa sudah bagus sih, tinggal di tempel pewarna bibir yang berwarna merah merona saja, agar sesuai dengan baju mereka yang hitam hitam.


...(Pukul enam tiga puluh sore)...


Saat perubahan langit dari warna orange berpindah ke warna hitam, suasana panggung sudah sangat ramai dan penuh akan suara bising yang berdengung seperti kumpulan lebah.


Banyak para adik semester yang telah berteriak menyebut nama nama kaka alumni yang mereka idolakan, dengan sangat bersemangat dan yang telah di siapkan untuk merekam dan mengambil foto nanti.


Waktu 30 menit pun berlalu bagaikan kedipan mata, sangat cepat. Dan saat waktu tepat menunjuk pukul tujuh malam, petasan pun langsung berbunyi dan menghiasi langit langit di atas panggung dan lapangan penonton dengan sangat indah.


Lisa, Erna, Dika, dan enam laki laki teman kampus mereka dulu langsung masuk ke atas panggung dan sorakan kegirangan pun terdengar di mana mana.

__ADS_1


Banyak yang langsung merekam dan suasana sangat heboh dan tak bisa di jabarkan satu satu. Ke tiga sahabat raisa itu memulai dance mereka dengan sangat kompak dan lekukan tubuh mereka bertiga yang bergerak ke sana sini, membuat adik adik semester mereka semakin berteriak dengan sangat histeris.


Setelah itu, banyak tarian daerah yang di bawakan, Bit box, atraksi, sulap, drama singkat, dan nyanyian yang dibawakan satu orang, dua orang, tiga, dan seterusnya sampai membentuk grup.


Dan setelah banyak nya pertunjukan yang di tampilkan, tibalah mereka pada idola yang sedari sudah mereka tunggu sampai keringatan.


Yaah, itu adalah Resa dan Raisa.


"Oke ini adalah penampilan yang aku juga gak tau udah yang ke berapa, karena gak ngitung dari tadi. Inti nya happy kan ? " Kata sang MC pembaca acara.


Sorakan dan tepuk tangan terus terdengar, sungguh sudah seperti panggung saat idola dari luar negeri tampil saja.


"Baik, saat ini akan ada dua orang lagi yang akan membawakan lima lagu. Ke dua orang ini sudah sangat amat seperti pasangan kekasih yang tak terpisahkan, bahkan mendapatkan julukan pasangan tercocok dari semua adik semester. Ada yang bisa nebak ? " Tanya sang MC.


..."KAK RESA DAN KAK RAISAAAAAA.... "...


^^^"KAK RESA DAN KAK RAISAAAAAA...."^^^


" KAK RESA DAN KAK RAISAAAAAA.... "


Teriakan dari segala sudut pun terdengar, sungguh adik adik semester yang sangat agresif.


"Benar sekali, tanpa berpanjang kata lagi.. Mari kita sambut RESA DAN RAISA.. "


Resa dan raisa pun naik ke atas panggung dengan gitar yang berada di tangan mereka. Hiasan yang di jatuhkan saat mereka berdua naik, sangat banyak dan ramai.

__ADS_1


Teriakan adik adik semester pun makin menjadi, saat melihat ketampanan Resa, dan kecantikan Raisa yang selalu mencuci mata saat di lihat itu, menjadi salah satu hal yang membuat adik adik semester menyukai ke dua oran ini.


__ADS_2