Cinta Dan Ajalku

Cinta Dan Ajalku
Part 62.


__ADS_3

"MASA TAK ADA TANDA TANDA MENCURIGAKAN SEDIKIT PUN ??? MUNGKIN MEREKA MENDAPAT SUNTIKAN DANA DARI MANA GITU ??? " Dengan nada tinggi dan dengan emosi yang sudah tak terkontrol, andre memaksakan agar kenyataan sesuai dengan yang dia mau.


"......... " Karena sudah capek menjelaskan, akhirnya sekretaris itu pun diam seribu bahasa.


*Untuk apa aku terus menjelaskan, jika di otak mu tak mau menerima hal yang terjadi ! Hanya buang buang tenaga, mending aku diam aja kan ? *


Begitulah pikir sang sekretaris, Andre masih nampak tak percaya dan terus bergumam tentang hal hal yang tak masuk akal. Tentu saja andre tak akan tau apapun tentang perusahaan The Light mulai dari saat ini, karena kinerja Ben tak bisa di remehkan ! Apalagi semenjak Resa telah menjadi dinding pelindung perusahaan the light, apa yang bisa andre dapatkan coba ?


Andre yang dalam keadaan sangat emosi, akhir nya pandangan mata nya pun menjadi buram lalu sepersekian detik kemudian menjadi gelap seketika !


Dan yaah, Andre pingsan dan di bawah ke Dokter Putra. Dokter yang sudah melayani keluarga Purnama dari andre masih sangat kecil. (Dokter putra juga yang menangani pendonoran ginjal andre waktu itu ! )


* * *


"Uugghhh.... " Gumam andre yang berusaha bangun dari ranjang pasien, sambil memegang kepala nya karena sangat pusing.


"Ah anda sudah bangun rupa nya ! " Respon dokter putra saat melihat andre bangun dengan wajah yang sudah tidak pucat lagi seperti tadi.


"...... " Andre diam, menatap sekeliling, lalu menatap tangan kiri nya yang sedang tertancap selang infus. Andre tak suka hal itu, dan dia berniat mencabut selang itu secara paksa.


"Eeiitt... Saya sarankan agar anda menunggu sampai infus itu habis tersalurkan ke badan anda ! Karena anda kekurangan banyak cairan sehingga pingsan beberapa jam yang lalu di kantor ! " Tegur dokter putra sambil memegang beberapa lembar kertas di tangan nya.


"Tapi apakah saya boleh duduk di kursi, duduk di atas ranjang pasien membuat saya tak nyaman sama sekali ! " Tawar Andre.

__ADS_1


"Tentu saja boleh, sini saya bantu agar anda dapat berjalan dengan selang infus yang tetap terpasang ! "


Setelah itu dokter putra pun membantu andre berdiri, melepaskan tiang yang melekat pada ranjang, dan membiarkan andre berjalan dengan tiang infus yang setia berdiri tegak di samping nya.


"Ada beberapa hal yang perlu anda ketahui, karena sudah lama anda tidak datang memeriksakan kesehatan, jadi saat anda datang hari ini, saya telah melakukan pemeriksaan keseluruhan. " Jelas Dokter putra dengan lengkap.


"Katakan saja, karena cairan infus tinggal sedikit lagi, dan saat infus nya sudah habis aku akan langsung meninggalkan tempat ini ! " Jawab andre dengan ketus, dan tak mempedulikan yang berbicara dengan dia adalah orang yang umur nya lebih tua dari nya.


"Baik, yang pertama tolong kontrol lah emosi anda agar tidak membawa dampak buruk bagi kesehatan ! Karena jika ini terus berlanjut, peluang anda mengidap penyakit struk semakin besar ! " Jelas dokter putra dengan sangat terperinci.


"Ya ya ya yaaaa.. Selanjut nya ! " Respon andre masa bodoh dan tak peduli, padahal penyakit struk tak bisa di remehkan begitu saja !


"...... " Dokter putra hanya menggelengkan kepala nya, karena andre benar benar menggampangkan segala nya. Dia pikir penyakit struk itu penyakit yang sepele apa ?


"Maksud nya apa dok ? " Kening andre mulai berkerut, seakan ada yang janggal dari laporan kesehatan nya ini.


"Jadi begini, karena saat anda kecelakaan dan mengalami pendarahan yang tak terkontrol sama sekali, maka saat kami menjalan kan operasi pendonoran ginjal pada anda, ada beberapa kesalahan yang membuat anda tak bisa mempunyai keturunan. Anda tak bisa menyalahkan kami, karena sebelum operasi berlangsung orang tua anda sudah menyetujui semua resiko yang dapat terjadi ! Asalkan nyawa anda dapat terselamatkan. "


".......... " Andre diam seribu bahasa.


Dokter putra berhenti menjelaskan untuk menarik nafas dan melirik andre beberapa detik, karena dokter putra berpikir mungkin andre sangat syok jadi wajar jika dia diam seribu bahasa.


"Dan saya rasa jika melakukan sedikit kesalahan yang mengakibatkan anda mandul, itu wajar karena kami hanya memiliki waktu 30 menit. Anda dapat hidup karena operasi yang berjalan 30 menit saja sudah merupakan keajaiban. Tapi anda jangan bersedih atau berkecil hati, karena teknologi saat ini sudah semakin canggih. Anda bisa membuat bayi tabung, walaupun biaya nya tidak sedikit, tidak jadi masalah karena keuangan keluarga purnama tak bisa di remehkan ! " Jelas dan masukan dokter putra memberikan jalan keluar bagi andre.

__ADS_1


DEG


Andre masih diam, dengan sekuat tenaga andre meremas tangan nya sehingga urat urat di tangan nya tampak jelas.


Dokter putra yang melihat reaksi dari andre itu merasa bahwa mungkin andre tak terima dengan kenyataan ini.


"Kalo bayi tabung terlalu berat dan dapat menghabiskan uang anda, anda masih bisa mengadopsi anak di panti asuhan untuk menjadi penerus anda di masa mendatang. Karena tak mungkin keluarga purnama terus bertahan tanpa mendapatkan keturunan. " Kata dokter putra lagi, karena dokter putra tak tau sama sekali tentang fitri yang hamil dan keguguran beberapa waktu yang lalu.


DEG


Dokter putra tidak terlalu mengetahui apapun yang terjadi di keluarga andre, karena dokter putra lebih sering menghabiskan waktu di rumah sakit, hal itu lebih menyenangkan karena itu adalah hobi nya dalam menghabiskan waktu.


DEG


"Em.. Apa anda baik baik saja ? Saya tau ini pasti pukulan besar bagi anda, tapi dengan anda hidup saja itu sudah menjadi sesuatu yang patut di syukuri ! " Nasehat dokter putra, karena masih saja berpikir positif.


"Bagaimana mungkin ? Mandul ? Siapa yang mandul ? Aku ? *Dan itu karena kesalahan operasi beberapa tahun yang lal*u ? Maka... Maka siapa anak yang di kandung fitri baru baru ini ? Padahal aku sudah mandul dari waktu itu, lalu fitri yang hamil beberapa bulan yang lalu anak siapa ? Tak mungkin aku adalah ayah nya, Dokter budi tak pernah berbohong, karena tak ada untung yang dia dapat kan juga. "


Batin andre dengan banyak nya pertanyaan dan kesimpulan, pikiran nya campur aduk, perasaan yang tak tenang pun melanda seluruh indra perasa nya.


"Apakah ini sungguhan ? Jika benar seperti itu, maka bukankah fitri sudah menipu ku selama bertahun tahun ?! Dan yang lebih parah nya lagi, berarti fitri bukan hanya tidur dengan aku saja kan ? Lalu siapa ? Kenapa fitri melakukan itu ? Apakah kepolosan dan tampak sangat lemah selama ini hanya akting saja ? Jika hal ini saja aku sudah tertipu, lantas... Apakah benar dia yang mendonorkan ginjal pada ku ? Entah kenapa, perasaan ku mengatakan bahwa fitri tidak mendonorkan ginjal nya untuk ku beberapa tahun yang lalu. "


"Tak... " Jentikan jari Dokter putra.

__ADS_1


Batin andre pun di akhiri karena jentikan jari dari dokter putra yang menyadarkan nya dari lamunan.


__ADS_2