Cinta Tak Harus Memiliki

Cinta Tak Harus Memiliki
sehari


__ADS_3

1 tahun kemudian, tak terasa sudah hari hari terus berlalu, hari ini adalah sehari sebelum pernikahan Raja dan Lala berlangsung, sesuai permintaan Lala, Raja kini telah memiliki sebuah perusahaan sendiri yang bekerjasama dengan perusahaan milik kakaknya.


Kini mereka sudah saling cinta setelah 1 tahun lamanya berjuang untuk melupakan masa lalu yang menyedihkan.


Disore ini, Lala ditemani oleh Raja disebuah pemakaman umum letaknya dijakarta pusat, pertama mereka mengunjungi makam Leo, lalu mereka berpindah mengunjungi pemakaman Yara dan Jessica.


Lala tersenyum hangat melihat makam Leo yang sungguh bersih, dan dihiasi dengan warna warni bunga.


"Terimakasih karena sebelumnya telah banyak memberiku kebahagiaan, kini aku tau salah satu bentuk mencintai adalah merelakan dia yang pergi"


"Setelah bertahun tahun ku menunggumu kembali hadir dihidupku, kini aku sadar nyatanya sampai kapan pun kamu ga akan pernah hadir kembali dihidupku, dan aku hanya bisa menerima kehadiran orang baru dihidupku" Lala menaburkan bunga diatas pemakaman Leo, lalu ia pun berdoa pada tuhan.


Setelah cukup berdoa dan menumpahkan rasa rindunya, dirinya dan Raja pun kembali melanjutkan perjalanan menuju ke pemakaman Yara dan Jessica yang jaraknya lumayan jauh dari jarak pemakaman Leo.


Sesampainya di pemakaman, Lala dan Raja berdoa lebih dulu lalu menaburkan bunga dimakan keduanya.


"Kak aku mencoba ikhlas pada sebuah kehilangan, dan tersenyum dari sebuah kesakitan atas kepergian 3 orang yang aku sayangi"


"Dan aku masih belum sanggup jika harus kehilangan seseorang lagi, cukup kalian bertiga yang telah membawa kesedihanku"

__ADS_1


Matanya pun mulai berkaca kaca.


Raja pun segera merangkul calon istrinya tersebut, mengelus pundaknya mencoba menenangkannya agar tak kembali hanyut dalam kesedihannya.


"Yara, permintaan lo yang terakhir udah gue tepatin, besok kita akan menikah, andai lo dan Leo masih hidup mungkin gue bahagia sama lo dan Lala bahagia sama Leo, namun Tuhan punya rencana lain yang mengharuskan gue berpisah sama elo selamanya" jelas Raja.


"Maafin gue yang ga bisa setia sama lo, gue sama Lala kangen banget sama lo Ra, kita ga bisa lama lama, kita pamit ya"


"Jess, byee jaga Yara" Lala memeluk batu nisan Jessica.


Setelah seharian penuh menghabiskan waktu dijakarta, sekarang telah tepat pukul 7 malam, Lala dan Raja menuju ke bandara bersama anggota keluarga Raja, mereka akan pergi ke Surabaya karena besok adalah hari pernikahan mereka.


Sesampainya di bandara, tak lama pengumuman keberangkatan pesawat telah diumumkan, keluarga tersebut pun bergegas masuk kedalam pesawat mencari tempat duduk yang tertera dalam tiket.


Jika sendiri akan bepergian, ia lebih memilih menaiki kereta api atau tranportasi lainnya, namun jika ada yang mendampinginya ia berani menaiki pesawat.


****


1 jam setengah telah berlalu, Lala beserta keluarga Raja telah sampai disurabaya dengan selamat.

__ADS_1


Keluarga Raja tinggal dirumah Lala untuk sementara ini, ya tak apalah karena mereka sebentar lagi akan menjadi sebuah keluarga.


"Papa, mama" Lala mencium punggung tangan papa dan mamanya.


"Anak papa besok nikah, yah bukan papa lagi dong cintanya Lala" papa iris mengerucutkan bibirnya seraya memeluk erat tubuh putri tunggalnya.


"Sampai kapanpun, papa sama mama adalah cintanya Lala" jawab Lala mengusap air mata yang sudah menggumpal disudut mata papanya.


Ia memeluk kedua orangtuanya, mencium pipi mereka berulang kali, tak terasa sudah 23 tahun mereka membesarkan Lala dan kini dia akan menjadi milik lelaki yang besok akan menjadi menantunya.


"Papa sama mama harap, kalian bisa menjadi keluarga yang bahagia ya sayang, bisa menua bersama, menjalani suka maupun duka bersama, jangan ada pertengkaran seperti papa dan mama dulu"


"Iya mama"


"Yasudah, ini sudah malam istirahatlah besok adalah hari bahagia kamu" papa iris mencium kening anaknya cukup lama.


"Selamat malam ma pa, nicedream" Lala melambaikan tangannya, keluar dari kamar kedua orangtuanya lalu menutup pintunya.


Berjalan menaiki tangga, masuk kedalam kamar mewahnya, dan merebahkan badannya diatas kasur king size miliknya, sungguh terasa nyaman.

__ADS_1


"Night moon" gumamnya, menatap bulan lalu menutup gordennya.


~•~


__ADS_2