Cinta Tak Harus Memiliki

Cinta Tak Harus Memiliki
Episode 159


__ADS_3

Acara peresmian pun di mulai, semua pelanggan dan keluarga inti Syam sudah datang terkecuali Ayu. Syam sengaja tidak memberi tau Ayu tentang usahanya ini.


Ponsel Syam sengaja di non aktif kan agar Ayu tidak menghubunginya.


"Sayang sekarang waktunya kamu meresmi kan rumah makan milik mu, ayo gunting pintanya," ucap Syam berbisik pada Salma dan memberi kan gunting pada Salma.


Salma pun menurut pada Syam, Salma mengambil gunting dari tangan Syam dan menggunting pita yang ada di depannya. Tepuk tangan pun bersahutan setelah Salma menggunting pita peresmian rumah makan khas sunda yang Syam diri kan untuk Salma. Para pengunjung pun satu persatu para pengunjung pun masuk ke dalam rumah makan. Syam sengaja memberi potongan harga 50% di hari peresmian hari ini, Salma dan kedua orang tua Syam ikut masuk ke dalam rumah makan.


"Selamat ya Syam atas pembukaan rumah makan ini, semoga sukses selalu dan ramai pengunjung," ucap Doni dan di amin kan oleh Syam dan yang lainnya.


"Oh iya, aku minta jangan ada yang memasang acara ini di status whatsapp atau media sosial yang lainnya.Termasuk kak Mila dan Salma yang berteman dengan Ayu di whatsapp, aku ga mau sampai Ayu tau tentang usaha ku ini. Aku mau tau, seberapa besar rasa cintanya pada ku di saat aku memang tidak punya apa-apa," ucap Syam mengingat kan.


"Aku kira Ayu tau soal ini," ucap Mila heran dengan ucapan Syam.


"Sengaja aku tidak memberi tau Ayu tentang ini, hanya aku pernah bilang akan membuka usaha di Bandung dan menyekolahkan Salma di sekolah internasional. Dan kakak tau reaksi Ayu saat itu memasang muka tak senang saat aku berkata demi kian," ucap Syam bercerita.


"Kenapa Ayu seperti itu?" tanya Doni.


"Entah lah, aku juga ga tau kenapa Ayu bersikap demi kian. Sejak awal aku memang ragu sama Ayu karna sejak pertama kali bertemu Ayu sudah memberi kan kesan yang kurang nyaman di hati ku, dia bertanya soal masa lalu ku di depan Salma dan Natasya," ucap Syam.


"Salma terus meyakin kan ku kalau Ayu bisa jadi ibu yang baik untuk mengganti kan posisi Indri, tapi ternyata ini semua salah. Aku telah salah memilih Ayu sebagai pengganti Indri, yang pasti Indri tak akan bisa terganti kan," sambung Syam.


"Terus apa yang akan kamu laku kan terhadap Ayu, apa kamu akan mencerai kan Ayu atau bertahan dengan rasa keadaan yang seperti ini dengan Ayu," ucap Doni.


"Setelah acara ini selesai, aku akan menemui Ayu kak. Aku akan berbicara dengan Ayu, bagaimana bagusnya dan mau di bawa kemana hubungan kita berdua," ucap Syam.


Pelanggan terus berdatangan dan keluarga Syam sudah pulang ke rumah Doni, sedang kan Salma masih menemani Syam di rumah makan.


"Di sini dingin ya pa," ucap Salma.


"Pake jaketnya sayang, nanti kamu masuk angin lagi," ucap Syam.


"Oh iya, nanti kita ke rumah mama Ayu ya. Ingat pesan papa jangan bilang apa pun tentang rumah makan ini pada mama Ayu dan Natasya," sambung Syam mengingat kan Salma.


"Iya pa, aku pasti ingat pesan papa. Kita kapan pulang ke Jakarta pa?" tanya Salma.

__ADS_1


"Besok kamu sama nenek dan kakek pulang duluan aja, papa masih ngurus rumah makan. Udah mulai rame papa pasti nyusul pulang ke Jakarta," ucap Syam.


...***...


"Sudah sore, aku aktif kan dulu ponsel ku. Aku harus tanya dimana Ayu," batin Syam.


Syam mengambil ponsel dari saku celananya dan menyala kan kembali ponselnya yang sengaja di mati kan seharian. Saat ponsel aktif, banyak pesan yang masuk dari Ayu. Syam tidak mau membaca satu persatu, Syam langsung menghubungi Ayu.


📱"Halo Yu, kamu lagi dimana?"


📱"Iya halo Syam, aku lagi di toko. Lagi cek penjualan distro, kamu udah pulang dari rumah sakit?"


📱"Aku udah di rumah, kita perlu bicara Yu,"


📱"Apa yang mau di bicara kan Syam, mungkin aku yang berlebihan mencintai kamu sampai aku takut kehilangan kamu dan terlalu egois mencintai mu,"


📱"Kabari aku kalau kamu udah di rumah, kita bicara kan semuanya,"


📱"Aku pulang sekarang ya, aku tunggu kamu di rumah,"


Syam memati kan telponnya dan memasuk kan kembali ke dalam saku celananya, Syam menghampiri Salma yang sedang duduk di dekat meja kasir.


"Salma sayang, kita ke rumah mama Ayu," ajak Syam.


"Ayo pa, aku udah kangen sama Natasya," ucap Salma langsung berdiri dari tempat duduknya lalu pamit pada karyawan baru Syam.


"Tante aku pulang dulu ya, mau ketemu adik ku dulu ucap Salma.


"Dendy, aku titip semuanya ya. Aku pergi dulu, ada urusan sebentar" ucap Syam lalu pergi bersama Salma ke rumah Ayu.


Sesampainya di rumah Ayu, Syam masih belum melihat mobil Ayu.


Tok tok tok


"Permisi.." ucap Syam.

__ADS_1


Tidak ada yang membuka kan pintu untuk Syam dan Salma.


"Sepertinya ada yang mengetuk pintu," gerutu Natasya keluar dari kamarnya dan mendengar kan baik-baik sumber suara.


Tok tok tok.


"Permisi, mama ini Salma ma," ucap Salma.


"Kayanya rumahnya kosong pa, ga ada yang bukain pintu," ucap Salma.


"Kita tunggu aja di sini ya sayang, tadi kata mama Ayu mau segera pulang untuk menemui kita di sini," ucap Salma.


Suara kunci pintu di buka dan pintu pun di buka karna Natasya sudah melihat Salma dan Syam dari balik jendela, Natasya pun membuka pintu dan keluar dari dalam rumah.


"Kakak.. papa...," panggil Natasya langsung memeluk Salma.


"Aku kira ga ada orang," ucap Salma heran saat Natasya keluar dari dalam rumah.


"Kamu di dalam sama siapa nak?" tanya Syam.


"Aku di rumah sendiri pa, bibi yang kerja di rumah udah pulang dari tadi siang, Jadi kalau bibi udah pulang aku sendiri di rumah sampai mama pulang," jawab Natasya menjelas kan.


"Memangnya mama suka pulang jam berapa nak?" tanya Syam.


"Biasanya sih sore udh pulang tapi akhir-akhir ini mama pulang malam terus, aku juga suka ketiduran kalau nunggu mama pulang," ucap Natasya.


"Ayu keterlaluan membiarkan anak sekecil ini di rumah sendirian tanpa pengawasan orang dewasa, kalau terjadi sesuatu gimana," batin Syam.


"Natasya mau ga ikut papa ke Jakarta, sekolah sama kak Salma?" tanya Syam.


"Aku mau pa, tapi mama gimana. Sendirian di sini, nanti mama kesepian kalau pulang kerja," ucap Natasya.


Ponsel Syam mendapat notifikasi pesan masuk dan itu dari Ayu.


💌Syam aku masih di jalan, macet banget katanya sih di depan ada kecelakaan.

__ADS_1


Syam hanya membaca dari layar utama tanpa membuka pesan whatsapp nya.


__ADS_2