
Sesampai nya dibandara, Lala dan kedua orang tuanya sedang menunggu pengumuman keberangkatan pesawat yang akan mereka naiki.
Lala menjauh dari kedua orang tuanya, dan ia pun menelefon Dion untuk mengabarkan kalau dia akan berangkat pagi ini.
Saat ia mencoba menghubungi Dion, tak butuh waktu lama Dion langsung mengangkat telfon dari Lala.
📞 Apa la?
📞 Gue berangkat ya, doain gue sampai dengan selamat
📞 Iya gue doain
📞 Oke makasih, oh ya tolong sampein salam gue buat Yara, Jessica sama Raja ya kalo elo ketemu
📞 Siap
📞 Yaudah gue cuma mau bilang itu aja, makasih byee
Percakapan pun berakhir, saat Lala berjalan menghampiri kedua orangtuanya tiba tiba terdengar suara pengumuman akan keberangkatan pesawat yang akan mereka naiki.
Mereka bertiga pun bergegas menuju ke pesawat mencari tempat duduk yang tertera pada tiket.
Saat telah menemukan tempat duduknya, mereka pun duduk dengan tenang dan tak lupa sebelum berangkatnya pesawat, mereka bertiga berdoa lebih dulu untuk keselamatan selama perjalanan.
Karena kabar tentang kepergian Leo yang meninggal akibat kecelakaan pesawat masih terbayang bayang dipikiran mereka.
Tak lama setelah semua penumpang berada didalam pesawat, keberangkatan pesawat pun segera dilaksanakan, perlahan pesawat mulai naik.
****
Tak terasa mereka telah sampai dirumah, sesampai dirumah, Lala langsung membersihkan badannya dan beranjak untuk tidur siang, karena badannya terasa sangat lelah.
saat baru saja terlelap dalam tidurnya, ia bermimpi tentang seseorang yang ia kenali memakai baju serba putih dengan tubuh yang bercahaya menghampirinya.
In Dream
"Dia siapa?" gumam Lala saat melihat seseorang yang tak asing tetapi ia lupa siapa dia.
Seseorang tersebut pun berjalan menghampiri Lala yang tengah berdiri kebingungan.
"Aku kakak kamu, dari pertemuan ini kamu harus slalu ingat aku ya" ucapnya dengan tersenyum.
"Kakak? siapa?" tanya Lala.
"Waktunya sudah habis, aku pamit pergi selamanya, jadikan aku kenangan yang sangat indah ya" ucapnya kemudian menghilang begitu saja.
Setelah kepergian seseorang tersebut, sontak Lala terbangun dari tidurnya dengan badan yang berkeringat dan dada yang berdegup kencang.
__ADS_1
"Dia siapa? kenapa mukanya ga asing, tapi aku lupa" gumam Lala dengan nafas yang terengah engah.
"Kenapa gue ngerasa sedih banget saat dia pergi, dia kakak gue? tapi siapa?"
"Padahal baru aja mimpinya tapi kenapa gue bisa lupa muka nya"
Setelah cukup lama berfikir dan mencoba mengingat wajah seseorang yang berada dalam mimpinya tersebut.
Ia lelah dan memilih untuk berenang dikolam renang yang berada dirumahnya, ia berjalan menuruni tangga dan menghampiri salah satu asisten rumah tangganya.
"Bi kolamnya tolong dibersihin ya, soalnya saya mau berenang, dan juga siapin green tea, saya mau ganti baju dulu" titah Lala.
"Iya baik non" jawab bi susi asisten rumah tangga Lala.
Lala pun kembali ke kamarnya untuk mengganti baju dan untuk memberitahu Dion kalau dirinya telah sampai disurabaya dengan selamat.
Ia pun mengirimkan pesan pada Dion 'aku udah sampe di rumah' itu lah isi pesan yang ia kirimkan pada Dion saat Dion sedang dalam mode off.
Setelah mengirim pesan, ia pun mengganti baju nya dan kembali turun ke lantai bawah.
"Udah dibersihin bi?" tanya Lala pada bi susi.
"Sudah non, ini green tea nya" jawab bi susi seraya memberikan segelas green tea yang ia pegang pada Lala.
"Makasih bi" ucap Lala yang mengambil segelas green tea tersebut, lalu ia pun menuju ke kolam renang.
'kenapa tiba tiba perasaan gue ga enak, kenapa gue tiba tiba kepikiran Yara' batin Lala.
"Yara kenapa ya? udah 3 minggu dia ga ada kabar, masa secepat itu dia ngelupain gue sahabatnya" gumam Lala.
Karena perasaannya yang terus dipenuhi dengan rasa cemas dan khawatir, ia memutuskan untuk mencari kabar tentang Yara dengan cara bertanya diwhatsapp pada semua orang yang kenal dengan Yara.
Tetapi sial, saat ia hampir mengetikkan suatu pesan, tiba tiba kucing kesayangannya mengagetkannya membuat handphone yang ia pegang terjatuh kedalam air.
Blung!!
Sontak Lala terkejut, ia sangat kesal pada sang kucing tetapi bagaimana lagi dia hanyalah seorang hewan yang tak berdosa tak tau apa apa.
dengan cepat, Lala pun menceburkan diri kedalam kolam untuk mengambil handphone nya yang sudah berada didasar kolam.
setelah ia dapat meraih handphone nya, ia pun kembali naik kedalam permukaan kolam, dan mencoba menghidupkan handphone nya berkali kali.
Namun usahanya gagal, handphone nya benar benar mati total tak bisa dihidupkan, ia pun bertambah kesal dan membanting handphone nya ke lantai.
"Sial!!" teriaknya dengan penuh amarah.
"Gara gara kamu Popo!!" bentak Lala pada kucingnya hingga membuat kucingnya berlari ketakutan.
__ADS_1
"Akhhh!!! padahal disana ada nomernya sahabat sahabat gue, ada foto foto Leo sama gue juga huhu" oceh Lala dengan perasaan sangat sedih dan kesal bercampur menjadi satu.
Mood nya seketika berubah, ia pun kembali ke kamarnya tak melanjutkan keinginannya untuk berenang.
ia mengambil handphone nya yang terlempar jauh, dan meninggalkan area kolam dan meninggalkan segela green tea yang masih tersisa cukup banyak.
"Retaknya ga terlalu parah, tapi ini ga bisa hidup" ucap Lala dengan terus mengelap handphone nya dengan tisu dan men chargernya.
Ia terus menunggu handphone nya kembali hidup, namun tetap saja handphone kesayangannya tak bisa hidup kembali.
"Aaaaa disini banyak kenangan gue sama Leo and temen temen gue, gimana ini" panik Lala dengan tiba tiba meneteskan air matanya mengingat kebersamaannya dengan Yara.
Saat air matanya terus keluar, tiba tiba suara ketukan pintu terdengar keras di pintu kamarnya.
"Masuk!!" saut Lala dengan menghapus jejak air matanya.
Pintu terbuka, dan masuklah sang mama yang terlihat baru saja bangun tidur.
"Kamu kenapa teriak teriak sayang?, ada apa?" tanya Yuri dengan mengucek matanya dan sesekali menguap.
"Maaaaaaa" rengek Lala.
"Kenapa?, sebentar! kenapa baju kamu basah?, ayo ganti baju dulu nanti kamu masuk angin" titah Yuri.
"Yah maaaa, Lala belum sempat cerita nih huhu, dengerin dulu" ucap Lala.
"Yaudah kenapa?"
"Handphone Lala kecebur di kolam gara gara si popo, Lala sedih ma" ucap Lala.
"Kan bisa beli lagi sayang, tinggal bilang ke papa mau dibeliin handphone yang apa" jawab Yuri dengan santai nya.
"Bukan masalah itu nya, tapi ini berharga buat Lala ma, disini ada kontaknya sahabat sahabat Lala, ada foto foto Lala sama Leo, dan juga foto foto Lala sama sahabat sahabat Lala ma" terang Lala dengan berjalan hendak memeluk sang mama namun segera ditahannya oleh Yuri.
"Ga boleh peluk pelu! baju kamu basah, nanti baju mama ikut basah"
"Hu lupa ma maaf, trus gimana ini?"
"Nanti tunggu papa bangun tidur, kalo papa udah bangun suruh papa kamu untuk service handphone kamu ke temen papa kamu" ucap Yuri.
"Yaudah iya ma"
"Sekarang mandi dulu" titah Yuri.
"Iya ma" jawab Lala, ia pun masuk kedalam kamar mandi dan mulai membersihkan dirinya.
~•~
__ADS_1