
Happy Reading ~
Lala yang sudah bangun pagi lebih awal, dia memilih untuk menyelesaikan tugas kantor nya lebih dulu, hingga tugas tugasnya telah selesai, dia pun mulai membersihkan badannya.
Selesai mandi, ia keluar dari kamar dan melaksanakan sarapan bersam sama.
"Pagi semua" sapa Lala dengan wajah riangnya.
Semua anggota keluarga membalas sapaannya, dan sarapaan segera dilaksanakan.
Tak ada percakapan diantara mereka selama proses sarapan berlangsung, hanya dentingan sendok saja yang meramaikan ruang makan tersebut.
Selesai sarapan, om iman berangkat ke kantor, sedangkan tante Azizah akan berangkat ke butik nanti siang karena ia masih akan menunggu kepulangan adik ipar dan juga keponakannya tersebut.
Sedangkan Willy, ia masih berkutat dengan laptop nya dikamar menyelesaikan tugas skripsi nya.
Lala dan Yuri memilih pulang ke Surabaya pukul 08.00 sambil menunggu kedatangan Raja, karena mereka akan pulang ke Surabaya bersama Raja.
Sebelum pulang, Lala menemui Willy lebih dulu dikamarnya dan melihat Willy yang masih berkutat dengan laptop nya.
"Bang" panggil Lala.
Willy hanya menoleh tanpa berkata apa apa.
"Elo kok jadi beda ya"
__ADS_1
"Dari kemarin elo cuek in gue, biasanya elo jail banget ke gue ngintilin gue mulu"
'karena gue ga mau jatuh cinta lagi ke elo, udah sampai detik ini aja gue berhenti suka sama elo, berhenti kejar kejar lo lagi' batin Willy menatap Lala dengan ekspresi wajah datar.
'lagian meskipun gue jatuh cinta ke elo lagi, cinta kita pasti bertepuk sebelah tangan, tapi kenapa bisa bisa nya gue cinta sama sepupu sendiri' Willy masih tetap menatap dalam mata Lala.
Hingga tiba tiba ia membuang wajah ke arah lain dan jantungnya berdegup sangat kencang sehabis melihat manik mata Lala.
"Maaf gue sibuk la, gue lagi capek banget nih sama tugas tugas" jawab Willy.
"Oh gitu ya, maaf kalo gue ganggu, gue keluar ya"
Willy hanya mengangguk membiarkan Lala keluar dari kamarnya.
"Bang ntar jam 8 gue pulang ke surabaya loh, jangan rindu ya"
Lala pun membalas tawa Willy, lalu ia keluar dari kamar Willy meninggalkan Willy sendiri dengan laptopnya.
Setelah Lala keluar dari kamar Willy, ia menuruni anak tangga, dan sudah terlihat Dion dan Raja yang berada di ruang tamu bersama mama dan tante nya.
"Lah kok cepet mereka udah dateng" gumam Lala berjalan ke arah ruang tamu.
"Ja, di" sapa Lala dengan tersenyum manis.
Raja dan Dion membalas senyumannya, Lala pun duduk di sebelah Dion.
__ADS_1
"Bentar, mama kok curiga ya sama kalian berdua, ada hubungan apa nih? kok selalu berdua, duduk aja berdempetan" goda Yuri dengan tertawa kecil.
Lala dan Dion saling tatap dengan tawa yang muncul di bibir mereka.
"Enggak, kita ga pacaran... kita cuma sahabat ya kan" keduanya menjawab secara bersamaan sembari saling tatap satu sama lain.
"Ehhem masa sih? jawabnya aja barengan nih" saut tante Azizah.
Raja hanya diam menyimak pembicaraan mereka, dia juga merasa curiga dengan Lala dan Dion yang semakin dekat, jika Dion dan Lala sepasang kekasih, maka raja akan mengalah.
Sebenarnya raja berniat untuk mendekati Lala meskipun hatinya tak ada rasa sedikitpun untuk Lala, ia mendekati lala karena amanah dari Yara.
Dion dan Lala hanya tertawa kecil, dan mulai menggenggam tangan satu sama lain.
"Kita sahabat ma" "kita sahabat tante"
Jawabnya secara bersamaan lagi.
Yuri hanya menggeleng gelengkan kepalanya, dan menyudahi percakapan, karena mereka akan pulang ke Surabaya sekarang.
~•~
Kira kira Lala cocoknya sama siapa nih? 🤭
sama Dion, Raja, atau sama Willy?
__ADS_1
😁😁