Cinta Tak Harus Memiliki

Cinta Tak Harus Memiliki
CTHM 27


__ADS_3

"apa kabar bang?" Tanya Lala dengan tersenyum memegangi tangan Willy.


Willy menghela nafas "baik" jawab Willy dengan tersenyum hangat.


"Ntar pulang sekolah ke rumah gue dulu ya, kita main dulu, gue kangen sama elo, biasanya pulang sekolah gue gangguin elo di kamar" ucap Lala dengan dengan tertawa garing.


"Oke siap, pulang bareng gue aja sekalian main ke rumah elo" jawab Willy dengan mengelus rambut Lala.


Lala mengangguk, "yaudah balik sana gih ke kelas elo, bentar lagi bel masuk bunyi" ucap Lala dengan melepas tangan Willy yang sedari tadi ia genggam.


Willy mengangguk dan kembali melanjutkan perjalannya menuju kelasnya.


'ga seharusnya gue ngejauhin elo la, pasti gue bisa move on kok meskipun ga harus ngejauhin elo' batin Willy.


'yeay akhirnya bang Willy berubah, ga lagi cuek' batin Lala merasa senang.


Saat Lala memasuki kelas, ia bertatapan dengan Raja yang akan keluar dari kelas.


"Maaf" gumam Raja berbisik ke teling Lala, lalu ia berjalan untuk menemui anggota OSIS lainnya.


Lala tersenyum 'maaf kenapa?' lalu ia melanjutkan berjalan ke bangkunya.


Tak lama bel masuk berbunyi, dan UTS mata pelajaran pertama dimulai.


Semua murid fokus mengerjakan soal soal tersebut dengan teliti.


****


Jam istirahat berlangsung, Lala memutuskan untuk belajar mempelajari materi materi yang diperkirakan akan keluar disoal soal nanti.


Ia fokus belajar sendiri di halaman belakang sekolah.


"Jangan terlalu capek, istirahat dulu, otakmu butuh istirahat, jangan diasah terus" ucap seseorang yang tiba tiba duduk disebelah Lala dengan memberikan Lala sebotol Aqua kemasan.


"Buat gue?" Tanya nya.


Seseorang itu pun mengangguk dan membukakan tutup botol Aqua tersebut dan diberikannya pada Lala.

__ADS_1


"Makasih" ucap Lala.


"Gue balik ya" ucap seseorang tersebut yang hendak berdiri dari duduknya.


"Kenapa Lo tiba tiba samperin gue?" Tanya Lala.


Seseorang tersebut menggelengkan kepalanya dan pergi begitu saja.


"Gue ga berharap Lo deketin gue lagi" gumam Lala.


"Gue harap, kita kembali lagi asing seperti semula" tambahnya. Lala menghela nafas, meminum minuman yang diberikan seseorang tadi dan kembali melanjutkan belajarnya.


Beberapa menit kemudian, terdengar samar samar suara bel masuk berbunyi, Lala bergegas menuju ke kelasnya.


"Semoga yang tadi gue pelajari bakal keluar" ucap Lala dengan perasaan gembira.


sesampai dikelas, tak lama setelah Lala, guru penjaga pun masuk dan membagikan soal pada semua murid yang berada didalam kelas tersebut.


Jam mengerjakan dimulai, kelas amat sangat hening, semua fokus dengan soal ujian yang bagi mereka cukup sulit.


"Makanya belajar jangan galau terus" bisik Lala pada Dion yang sedang mengacak ngacak rambutnya.


"Diem Lo!" Saut Dion.


Lala memutar bola matanya lalu Kembali fokus dengan soalnya.


****


Mata pelajaran hari ini telah terselesaikan, bel pulang pun sudah berbunyi, semua murid mengemasi barang barangnya.


Lala telah selesai mengemasi barang barangnya, tetapi sebelum menuju ke parkiran sekolah, ia menelefon mamanya terlebih dahulu agar tidak menjemputnya.


Setelah menelefon mamanya, ia kembali melanjutkan langkahnya menuju ke parkiran sekolah.


"Dirumah ga ada apa apa lagi, bang Willy gue buatin apa ya, di kulkas juga cuma ada buah alpukat" gumam Lala.


"Mau belanja dulu, uang gue tinggal 6 ribu mana cukup" tambahnya.

__ADS_1


Sesampai diparkiran, Willy telah menunggunya duduk diatas motor trailnya.


"Kuy bang" ucap Lala yang telah naik diatas motor.


Willy pun menancapkan gasnya, menuju ke rumah Lala.


15 menit perjalanan, Lala dan Willy telah sampai di rumah Lala.


"Tante Yuri kemana?" Tanya Willy saat memasuki rumah yang amat sangat sepi tak ada orang.


"Kerja lah, mama kan punya perusahaan baru dijakarta" jawab Lala.


"Ouhh, trus perusahaannya yang disurabaya gimana?" Tanya Willy lagi.


"Dipasrahin ke om, adeknya mama" jawab Lala.


"Ohh, mama papa Lo belum baikan?"


Lala menggeleng "belum, gue berharap mereka cepet baikan"


"Iya, sabar ya la" ucap Willy dengan mengelus rambut panjang Lala.


Lala mengangguk dan tersenyum.


'dia adek Lo Will, ga boleh baper' batin Willy.


"Maaf bang dirumah gue ga ada apa apa nih, cuma ada buah alpukat, bentar gue buatin jus alpukat dulu ya" ucap Lala.


"Iya deh, gue juga haus nih" jawab Willy.


Lalu, Lala pun membuat 2 gelas jus alpukat untuk dirinya dan Willy.


Tak lama jus pun jadi, ia memberikan segelasnya untuk Willy.


Keduanya pun mengobrol bersama sambil sesekali menyeruput jus nya sampai habis.


~•~

__ADS_1


__ADS_2