Cinta Tak Harus Memiliki

Cinta Tak Harus Memiliki
pantai


__ADS_3

Keesokan harinya, tepat di hari minggu, Lala mengajak Dion untuk pergi ke pantai bersama, karena besok Lala akan kembali ke Surabaya.


πŸ“ž Lo masuk aja ke rumah bang willy


πŸ“ž Beneran? elo ga takut dimarahin?


πŸ“ž Ngga, mama sama papa gue ga bakal marah ke gue


πŸ“ž Yaudah oke, kalo elo dimarahin bukan salah gue ya


πŸ“ž Iya bawel


Keduanya pun mematikan sambungan telfon, Dion yang berada di depan rumah Willy pun segera masuk kedalam rumah Willy, tapi sebelumnya ia memencet bel lebih dulu.


Terdengar suara bel, Lala pun segera turun dari lantai 2 dan membukakan pintu.


"Masuk" ucap Lala. Dion hanya mengangguk dan masuk kedalam rumah, ia duduk di ruang tamu.


"Bentar gue mau ambil sepatu sama tas dulu di kamar ya" ucap Lala.


"Iya" jawab Dion.


Lala pun kembali ke kamarnya untuk mengambil sepatu dan tasnya.


Sedangkan Dion yang sendiri di ruang tamu menunggu Lala, ia ditemani oleh tante Azizah dan mama Yuri yang baru saja datang dari supermarket.


"Eh tante" ucap Dion langsung mencium punggung tangan Azizah dan Yuri.


"Kamu siapa? temennya Willy?" tanya Azizah.


"Bu-bukan tante, saya temennya la-" belum sempat meneruskan, Lala segera menyautnya.


"Temen Lala tante, ma Lala izin ke pantai ya sama temen Lala ini, oh ya kenalin namanya Dion" saut Lala sambil menuruni tangga.


Dion hanya tersenyum kikuk.


"Boleh kan ma?" tanya Lala.


Yuri menghela nafas lalu meng 'iya' kan permintaan Lala.


"Tapi pulangnya jangan sore sore" ucap Yuri.


"Iya ma, yaudah Lala berangkat sekarang ya" ucap Lala seraya mencium punggung tangan mama dan tante nya.


"Berangkat tante" ucap Dion seraya mencium punggung tangan Yuri dan Azizah.


"Iya, hati hati di jalan, jaga Lala.... jangan berbuat macem macem loh ya"


"Siap tante"


Keduanya pun berangkat menuju pantai yang menempuh perjalanan sekitar setengah jam.


Selama diperjalanan, Lala asik menyanyi sambil mendengarkan musik kesukaannya, sedangkan Dion ia fokus menyetir dan sesekali ikut bernyanyi.


"Bang Willy kemana la? kok tadi gue ga ngeliat dia" tanya Dion.


"Dia udah keluar tadi pagi sama temen temennya" jawab Lala.


"Kemana?"

__ADS_1


"Entah, mana gue tau.... lagian gue juga ga terlalu kepo sama urusan orang"


"Oh iya gue lupa, elo kan kulkas"


"Bilang lagi, gue bunuh sekarang juga lo"


"Hehe maaf"


Tak ada percakapan lagi diantara keduanya, hingga akhirnya tak terasa mereka telah sampai di pantai yang mereka tuju.


Mereka pun turun dari mobil, dan jalan berdua bagai sepasang kekasih.


"La kita gandengan tangan yuk, biar kayak orang pacaran gitu" ucap Dion.


Sontak Lala pun mencubit perut Dion.


"Aw!! sakit bege" pekik Dion seraya mengelus perutnya yang bekas cubitan Lala.


Mereka pun melanjutkan berjalan, mencari tempat yang nyaman untuk mereka singgahi melihat indahnya suasana pantai, gulungan ombak dan angin yang sepoi sepoi.


"La disana aja yuk" ajak Dion setelah melihat tempat kosong yang dirasa nyaman.


"Oke"


Mereka pun berjalan menuju tempat tersebut, dan duduk berdua melihat keindahan pantai.


"Lo ga mau bikin istana pasir?" tanya Dion.


"Ngga, kayak anak kecil aja" jawab Lala.


"Kalo main air? atau foto foto an gitu? gue kalo duduk terus bosen soalnya"


"Ngga deh bareng elo aja, berdua lebih seru daripada sendirian"


"Yaudah sabar aja, tunggu gue ngumpulin niat dulu"


"Hadeh kek mau nikah aja ngumpulin niat" sewot Dion yang sukses membuat Lala tertawa terbahak bahak.


"La gue haus nih, bentar ya gue cari kelapa dulu"


"Iya"


Dion pun mencari penjual kelapa muda, sedangkan Lala ia menunggu Dion kembali.


Untuk menghilangkan rasa bosan, ia pun memfoto pemandangan alam yang indah tersebut.


"Indah banget" gumam Lala dengan tersenyum, hati nya merasa bahagia.


"Leo, kita belum ke pantai berdua loh tapi elo udah ninggalin gue duluan" lanjutnya mulai terhanyut dalam kesedihan.


Namun sebelum ia meneteskan air mata, Dion datang diwaktu yang tepat, Dion membawa 2 buah kelapa muda, lalu ia memberikan 1 buah kelapa tersebut pada Lala.


"Nih la" ucap Dion seraya memberikan kelapanya.


"Makasih" jawab Lala dengan melayangkan senyumannya.


Keduanya pun meminum kelapa tersebut sambil berfoto berdua bersama.


"Ntar foto foto nya kirim ke gue ya" pinta Dion.

__ADS_1


"Oke, tapi jangan Lo post.... ntar dikira kita pacaran" jawab Lala.


"Iya la"


Setelah kelapa mereka telah habis, barulah mereka mencoba mendekat pada air pantai dan keduanya pun bermain air bersama, keduanya terlihat sangat bahagia, terlihat dari ekspresi wajah dan bibir yang slalu menampilkan senyuman dan tawa.


"Lo kok siram gue sih di, gantian ahahaha" ucap Lala seraya menyiram Dion.


"Ya kan basah nih baju gue" rengek Dion yang sukses membuat Lala tertawa.


"Sama aja, punya gue juga basah gara gara elo, lagian sih elo duluan yang mulai siram gue"


"Yaudah sekalian basah semua aja" jawab Dion dengan kembali menyiram Lala.


Dion yang tau Lala akan menyiram balik Dion, ia pun berlari menghindari siraman air dari Lala, merasa kesal Lala pun mengejar Dion sampai Dion terkena siraman air barulah Lala puas.


Mereka pun berlari, kejar kejaran bertingkah seperti anak kecil, tapi karena hal itu lah yang membuat Lala bahagia, melupakan kesedihannya.


Sedangkan seseorang yang melihat Lala dan Dion tertawa bahagia, hatinya sangat hancur dibuatnya.


"Ngeliat elo deket sama dia, hati gue sakit banget, tapi kalo ini yang bisa buat elo bahagia, gue ikut bahagia kok" gumam seseorang tersebut dengan menahan tangis, ia pun memutuskan untuk pergi menjauh dari Lala dan Dion yang asik bercanda.


"Ahahaha Lo mah ngeselin" ucap Lala diiringi dengan tawa.


"Elo yang ngeselin" jawab Dion.


"Kalo basah gini, jelek buat di foto"


"Yaudah tunggu kering aja kalo mau foto"


"Hmmm yadeh, kita pulang sore aja ya" pinta Lala.


"Oke siap"


Dirasa lelah, Lala dan Dion pun memutuskan untuk istirahat dulu sambil mengeringkan baju nya, dan menunggu sampai sore tiba.


"Ini masih jam 1 siang loh la, mau pulang jam berapa?" Tanya Dion.


"Jam setengah 5 an ya, atau kita nunggu Sampek terbenamnya matahari?"


"Jangan! bisa bisa ntar gue diamuk sama ortu lo"


"Hehe yadeh nunggu baju kering, terus kita foto fotoan dulu abis itu kita pulang" jawab Lala yang langsung diangguki oleh Dion.


Keduanya menunggu baju masing masing kering, sampai tiba pukul 14.25 tak terasa baju mereka telah kering, dan mereka segera berfoto sepuasnya.





( plis ganteng banget sih si Dion😭😍 )



Setelah dirasa puas berfoto dan menikmati keindahan pantai, mereka pun memutuskan untuk pulang.


~β€’~

__ADS_1


__ADS_2