Cinta Tak Harus Memiliki

Cinta Tak Harus Memiliki
Bonus Chapter - Salju pertama


__ADS_3

Di malam ini, Lala dan Raja menghabiskan waktu diluar ruangan, mereka berdua memilih menikmati angin malam di taman kota melihat indahnya pemandangan dengan salju yang turun dikit demi sedikit.


Mereka mengenakan jaket tebal untuk melindungi tubuh dari hawa dingin, mereka mengobrol, bermesraan, bercanda tawa.


"Ya tuhan, istriku cantik banget jangan pisahkan kita ya, aku ga mau kalo istri cantikku ini dimiliki orang lain" teriak Raja membuat orang orang disekitar mereka berdua, menoleh menatap keheranan.


"Sttt jangan gitu, malu maluin tau" Lala tertawa kecil membekap mulut suaminya.


"Sampai kapanpun, aku tetep jadi milik kamu, kita akan tetap bersama sampai tua nanti, merawat anak anak kita, melihat anak anak kita menikah dan punya cucu, pasti seneng deh" Lala terlihat antusias.


"Seneng banget lah, menikmati masa tua bersama istri cantik yang hot" goda Raja.


"Jangan omongin itu disini deh"


"Oke oke"

__ADS_1


Mereka pun melanjutkan pembicaraan, entah apa saja yang mereka bahas, terkadang membuat keduanya tertawa terbahak bahak.


"Kakak pasti bahagia liat aku bahagia sama kamu, walaupun sebenarnya kakak menderita sebelumnya, dia kasian ga bisa bersama kamu selamanya, kakak kenapa harus pergi duluan sih"


"Ya itu adalah takdir sayang, takdir yang udah ditentuin sama tuhan, kita ga boleh menyesalinya, kita harus ikhlas supaya mereka yang meninggalkan kita tersenyum bahagia" jelas Raja.


"Iya, mungkin kalau kakak sama Leo masih hidup, kita ga bisa bersama seperti ini, kita ga bakal punya kenangan rumit seperti waktu dulu saat kita sama sama ga saling suka"


"Iya, sungguh rumit, susah banget dapetin cinta kamu"


Lala tertawa mendengar ucapan Raja, namun sesaat ia teringat oleh Dion.


"Udahlah jangan pikirin Dion, cukup doain aja biar jodohnya cepat datang"


Lala hanya mengangguk, karena mereka sudah merasa sangat kedinginan, keduanya pun memutuskan untuk pulang ke hotel.

__ADS_1


Mereka berjalan kaki menuju hotel, menikmati suasana salju pertama turun dibelanda.


"By, besok kita main salju ya" ajak Lala yang terlihat sumringah.


"Iya, apapun mau kamu aku turutin, mau bikin baby semalaman seharian pun aku mau" Raja mencoba menggoda Lala.


Sontak Lala pun memukul keras lengan Raja "aku ga mau bahas itu lagi" wajahnya terlihat kusut.


Tak lama mereka telah sampai di kamar hotel, melepas jaket dan merebahkan badan itulah yang mereka lakukan.


"By, pulang dari Belanda, kita ke makam kakak, Jessica sama Leo ya" pinta Lala.


"Iya, tapi aku minta satu hal untuk malam ini"


"Iya aku paham, ayo"

__ADS_1


Mereka pun kembali melakukan pergelutan malam ini, malam yang dingin dan bersalju, salju pertama yang turun di kota Amsterdam.


~•~


__ADS_2