
"Kita mau jalan-jalan ke mana?" tanya Salma.
"Kita lihat nanti ya, yang penting kita jalan dulu aja," ucap Sandra.
Sandra melaju kan mobilnya di jalanan kota Bandung, mengelilingi kota dengan membawa Salma dan El.
"Oh iya, Salma udah makan belum?" tanya Sandra.
"Udah tadi siang di rumah tante Ayu," jawab Salma polos.
"Kita main game aja ma yang di mal, kakak mau ga?" ucap El memberi usul.
"Iya dek kakak setuju, ayo ma kita main game aja," ucap Salma bersemangat.
"Oke, kita ke mal ya cari game master," ucap Sandra membelok kan kemudinya ke arah mal yang di ingin kan.
Sandra memarkir kan mobilnya di tempat yang telah di sedia kan oleh pihak mal, Sandra dan anak-anak turun dari mobil dan berjalan masuk ke dalam mal.
"Kita isi saldo gamenya dulu ma," ucap Salma menarik tangan Sandra ke arah kasir game master.
Sandra pun mengisi 2 kartu game untuk Salma dan El agar anak-anak bisa bermain sepuasnya.
"Sudah mama isi sama banyak, kalian boleh main sepuasnya. Mama tunggu di sini ya," ucap Sandra lalu duduk di kursi yang sudah tersedia.
Sandra mengirim beberapa foto El yang sedang main game pada Ryan, tanpa membalas chat Ryan langsung menelpon Sandra.
Dering panggilan masuk pun berbunyi, Sandra melihat layar ponselnya yang masih ada di tangannya dan langsung menekan tombol hijau.
📱"Halo, sayang," sapa Ryan di penghujung telpon.
📱"Iya sayang, kamu udah selesai kerjaannya?" tanya Sandra.
📱"Udah sayang, besok pagi aku pulang langsung jemput kalian ke Bandung. Aku udah kangen banget sama kamu dan El," ucap Ryan.
📱"Iya sayang, aku dan El juga kangen sama kamu," ucap Sandra.
📱"Kamu masih ngajak main El? Dari tadi siang?" tanya Ryan.
📱"Tadi udah beli mainan kita pulang dulu ke rumah, mandi dulu terus kita pergi lagi main di game master sekalian ajak Salma jalan-jalan. Katanya lagi ulang tahun," ucap Sandra.
__ADS_1
📱"Loh Salma anaknya Syam? kok ada di Bandung sih, gimana ceritanya bisa bareng sama kamu?" tanya Ryan heran.
📱"Jadi gini loh sayang, pas kemarin aku baru nyampe di rumah ibu. Ternyata ada Syam sama keluarganya cari kak Doni ke rumah ibu, yang kebetulan kak Doni memang lagi di rumah ibu. Katanya sih mau melamar temannya kak Mila semasa kuliah dulu, namanya Ayu," ucap Sandra bercerita singkat.
📱"Salma kan lagi ulang tahun terus minta kadonya hanya jalan-jalan aja, jadi aku sekalian ajak El main aja. El juga yang kasih ide main game di sini," sambung Sandra.
📱"Oh gitu ceritanya, aku kira Salma kabur dari rumahnya terus ketemu sama kamu," ucap Ryan berprasangka terhadap Salma.
📱"Ga lah, mana ada anak kecil kabur sampai ke Bandung segala," ucap Sandra.
📱"Iya iya maaf aku salah, ya sudah aku mau mandi dulu ya. Kamu dan anak-anak hati-hati saat pulang nanti," ucap Ryan mengakhiri telponnya dan mematikan ponselnya.
Sandra menyimpan kembali ponselnya ke dalam tas yang di bawanya dan melihat keseruan Salma dan El yang sedang bermain game.
"Mama ayo kita main bersama," teriak El.
"Mama di sini aja sayang, kalian aja yang main," ucap Sandra.
Salma dan El menerus kan permainannya dan menjajal semua game yang ada di setiap sudut, Sandra hanya melihat dan melamun.
"Dulu Syam pun pernah mengajak ku ke sini, sekarang El dan Salma seperti aku dan Syam waktu dulu. Terpaut umur yang cukup jauh tapi tidak pernah membuat rasa cinta kita berkurang sedikit pun, Syam rasa di hati ku pun masih sama terhadap mu tapi kita di takdir kan bukan untuk bersama. Dan aku sadar cinta tak harus memiliki satu sama lain, mencintai lewat doa lebih baik dari pada kita bersama tapi saling menyakiti," batin Sandra.
"Kakak lapar ga?" tanya El memegang perutnya.
"Iya dek, kakak lapar. Udahan yu mainnya, kita ajak mama makan dulu," ucap Salma.
"Ayo kak," ucap El menghentikan permainannya dan berjalan bergandengan tangan dengan Salma menghampiri Sandra yang sedang melamun.
"Mama," panggil El menepuk pundak Sandra.
"Eh kenapa sayang?" tanya Sandra.
"Mama aku lapar, kita cari makan yu," ajak El.
"Kalian udah selesai main game nya?" tanya Sandra.
"Udah ma, aku juga lapar," ucap Salma.
"Ya sudah kita cari makan dulu, kalian mau makan apa?" ucap Sandra melihat jam di tangannya memang sudah waktunya makan malam.
__ADS_1
"Makan apa aja ma, yang penting bisa kenyang perutnya," ucap Salma.
"Tapi udah makan kita pulang ya, mainnya udahan dulu. Lain kali kita sambung lagi main game nya," ucap Sandra.
"Iya ma," ucap El singkat.
Mereka pun pergi ke restoran terdekat untuk makan malam dan memilih makanan yang ada di dalam menu.
Setelah selesai makan, mereka pun pulang. Salma menikmati perjalanan dengan bercerita keseruan saat bermain bersama El dan sesekali memandang ke arah jendela kaca mobil.
"Oh iya, mama dan El ada kado buat kak Salma yang cantik," ucap Sandra, El memberi kan kado yang di belinya siang tadi dan di tambah mainan yang di masukan oleh El.
"Semoga kakak suka dengan kadonya ya," ucap El
"Waaaaawww.. terima kasih banyak ya mama dan El, udah di ajak jalan-jalan aja udah cukup buat aku," ucap Salma menerima hadiah dari El.
"Sama-sama kak, semoga bermanfaat ya," ucap El.
Sesampainya di rumah Mila, Salma turun dari mobil dengan membawa kado yang di beri kan El dan Sandra menerus kan sedikit perjalanan menuju rumah orang tuanya.
Salma masuk ke dalam rumah Mila saat semua anggota keluarga sedang berkumpul di ruang tamu.
"Assalamu'alaikum," ucap Salma membuka pintu rumah.
"Walaikumsalam," ucap semua yang ada di ruang tamu Salma pun langsung duduk di samping Syam.
"Dari mana aja nih anak gadis papa, jam segini baru pulang," tanya Syam merangkul pundak Salma.
"Aku abis jalan-jalan sama mama dan El, kita main game master sampai kita merasa lapar terus kita makan di restoran mal. Terus pulang deh," ucap Salma bercerita keseruan bersama El.
"Terus itu bawa apa?" tanya Syam.
"Ini kado dari mama Sandra dan El," ucap Salma.r
"Ya sudah, kamu mandi terus istirahat. Pasti kamu cape," ucap Syam.
"Iya pa," jawab Salma singkat berdiri dari tempat duduknya lalu pergi melangkah menuju kamarnya untuk mandi dan beristirahat.
Sementara Sandra masih duduk di tepi ranjangnya melihat-lihat foto saat di game master tadi, melihat foto El dan Salma yang mengingatkannya pada kenangan saat bersama Syam. Sedang kan El setelah mandi langsung tidur karna kelelahan bermain.
__ADS_1
"Aku bahagia jika melihat kalian bahagia," batin Sandra mencium kening El yang sudah tidur terlelap.