Cinta Tak Harus Memiliki

Cinta Tak Harus Memiliki
ketemu camer


__ADS_3

Tepat di jam pulang, Lala telah berada didalam mobil sang mama.


"Ma kita mau kemana?" Tanya Lala yang melihat jalanan yang bukan arah jalan pulang mereka.


"Ada deh" jawab Yuri.


Selama diperjalanan tak ada obrolan lagi diantara keduanya.


Sampai akhirnya mereka telah sampai di sebuah cafe, Yuri dan Lala pun turun dari mobil dan masuk kedalam cafe tersebut.


'ohh ternyata mama mau ngajak makan' batin Lala dengan mengekori sang mama.


"Ehh jeng maaf nunggu lama ya" ucap Yuri pada wanita yang terlihat seumuran dengannya.


"Iya gapapa" jawab wanita tersebut.


"Ayo salim dulu sayang" titah Yuri pada Lala.


Lala pun mengangguk dan menuruti perintah sang mama, ia mencium punggung tangan teman mamanya tersebut.


"Cantiknya, silahkan duduk" ucap wanita tersebut.


Lala dan Yuri pun duduk tepat didepan wanita tersebut.


"Sayang perkenalkan ini namanya Tante Clara, dia sahabat mama dari kecil, ini adalah mama dari calon suami kamu" ucap Yuri yang membuat Lala membelalakkan matanya.


'apa? ternyata mama ngajak gue ketemuan sama mamanya orang yang mau dijodohin sama gue' Batin Lala.


"Iya sayang, mulai sekarang kamu panggil Tante ini mama ya, kan kamu bakalan jadi mantu mama" ucap wanita tersebut yang bernama Clara.


"Ah... I-iya ma-ma" jawab Lala gugup.


"Leo pulang ke Indonesia bulan depan, setelah Leo pulang ke Indonesia, kita kan membahas perjodohan ini" ucap Clara.


"Iya, aku sangat setuju dengan perjodohan ini, terlebih lagi Leo anak yang sangat cerdas, baik, bertanggung jawab, tampan lagi" puji Yuri.


"Bisa aja, anak kamu ini cantik banget, dulu waktu aku ke Surabaya anak kamu masih umur 5 tahun imut banget, besarnya jadi cantik buanget" puji Clara pada Lala.


Lala hanya bisa tersenyum canggung.


'ternyata namanya leo' batin Lala.


"Jeng, kalo Lala pulang sekolah, sekali sekali ajak dia kerumah, aku juga mau lebih deket lagi sama calon mantu" ucap Clara dengan tersenyum menatap Lala.


"Iya" jawab Yuri.


Yuri dan Clara pun melanjutkan mengobrol, sedangkan Lala hanya diam menyimak pembicaraan mereka dan sesekali menjawab jika ditanya.

__ADS_1


15 menit kemudian, Lala dan Yuri memutuskan untuk pulang, mereka berdua berpamitan pada Clara dan pulang lebih dulu.


Lala dan Yuri telah berada didalam mobil, mobil pun mulai melaju membelah jalanan kota sore hari yang sangat ramai.


"Sayang, besok kan hari Minggu, gimana kalo besok kamu ke rumah calon mertua kamu" ucap Yuri.


"Ya... Ter-" belum melanjutkan ucapannya, terdengar suara dering ponsel yang ternyata Jessica yang menelefon, Lala pun mengangkat telfon tersebut.


"Bentar ma"


📞 Iya halo?


📞 La, besok kan Minggu, kita berdua boleh nginep dirumah elo kan? Sesuai dengan rencana kita kemarin?


📞 Wahh boleh banget, gue masih ada dijalan nih otw pulang, elo sama Yara kerumah aja dulu


📞 Oke siap


Percakapan pun berakhir, akhirnya rencana ia akan ke rumah calon mertuanya gagal, Lala merasa sangat senang.


"Maaf ma, Lala ga bisa... Soalnya temen temen Lala mau nginep dirumah, besok rencananya kita bertiga mau keluar" tolak Lala.


"Ya ya ya" jawab Yuri dengan pasrah.


'yess akhirnya, makasih Ra Jess' batin Lala dengan smirk nya.


"Tetap, mama yakin kalian akan cocok"


Lala menghela nafas berat.


"Kenapa sih Lala harus dijodohin, Lala bisa cari jodoh Lala sendiri, lagian ini Lala masih terlalu muda" ucap Lala dengan nada pelan.


"Mama yakin, dia orang yang baik buat kamu nak" jawab Yuri dengan satu tangan mengelus rambut panjang Lala.


Lala pun membuang muka, ia menatap ke luar jendela mobil, menatap jalanan yang terlihat banyak orang berlalu lalang.


****


Sesampai rumah, Lala dan Yuri melihat sebuah mobil Ayla berwarna pink parkir didepan rumah mereka.


"Ahh temen temenku udah pada dateng" ucap Lala dengan muka sumringah.


Yuri membalasnya dengan senyuman karena melihat Lala yang bahagia dengan kehadiran teman temannya.


Yuri pun memasukkan mobilnya, lalu Lala dan Yuri turun dari mobil menghampiri dua gadis yang sedang duduk dibangku depan rumahnya.


"Haii guys" sapa Lala yang keluar dari mobil dan berlari menghampiri kedua sahabatnya.

__ADS_1


"Nunggu lama?" Tanya Lala.


Keduanya menggeleng. "Ngga kok, kita juga baru sampe" jawab Yara.


Lala pun mempersilahkan Yara dan Jessica masuk kedalam rumahnya, tak lupa mereka berdua mencium punggung tangan Yuri terlebih dulu.


"guys, kalian tidur dikamar gue ya, ntar gue tidur dibawah, tenang ada kasur bawah juga kok dikamar" ucap Lala.


"Oke" jawab Yara dan Jessica.


Ketiga gadis tersebut, menaiki tangga menuju ke kamar Lala yang berada dilantai 2


"Bisa bisa kalian bawa koper kayak mau pergi keluar kota aja" ucap Lala diiringi dengan tawa garing.


"Hehe, kita emang gitu la" jawab Jessica.


Lala menggelengkan kepalanya seraya menampakkan senyum Pepsodentnya.


"Gue mandi dulu ya, tadi gue mampir ke cafe dulu jadi belum mandi nih" ucap Lala yang langsung diangguki oleh Yara dan Jessica.


****


Tak lama, Lala telah selesai mandi, mengenakan baju khas rumahannya.


"Ntar malem mau malmingan kemana?" Tanya Lala seraya menyisir rambutnya.


"Ke mall aja lah gimana?"


"Oke lah gue nurut aja"


"Iya, ntar jam 8 kita berangkat ya"


"Mama Lo diajak apa ngga la?" Tanya Jessica.


"Hiss jangan ah, kita bertiga aja kan ini malmingan buat remaja ahaha" jawab Lala.


"Malmingan itu harusnya buat orang yang punya crush, bukan yang jomblo kayak kita berdua la" balas Jessica yang sukses membuat Lala dan Yara tertawa lepas.


"Ahahahah iya juga sih"


Ketiga gadis tersebut mengobrol dan bercanda tawa bersama, membuat suara bising di dalam kamar, melainkan suara mereka terdengar sampai lantai bawah.


"Para gadis bahas apa sih sampe ketawa ketawa gitu" gumam Yuri yang menyiapkan makanan untuk mereka. "Tapi aku seneng, liat Lala punya temen, yang bisa membuat Lala tertawa lepas"


~•~


Maaf semua, rencananya tadi malem mau up tapi karena ada kendala yaitu mati lampu plus batre lobet jadi telat up nya🙏

__ADS_1


__ADS_2