Cinta Tak Harus Memiliki

Cinta Tak Harus Memiliki
CTHM 97


__ADS_3

2 hari kemudian, Lala sudah kembali sehat, seperti biasa ia kembali bekerja dikantor papa nya.


Mulai pukul 8 pagi sampai pukul 4 sore, dirinya sungguh sibuk, meeting dimana mana dengan beberapa klien penting, sungguh wanita muda pekerja keras.


Bekerja dari pagi hingga sore, terkadang hingga sampai malam baru pulang kerumah.


Saat Lala dalam keadaan sibuk sibuknya, tiba tiba Raja datang masuk kedalam ruangan Lala dengan membawakan sebuah bekal makanan.


"La"


Sontak Lala menghentikan aktivitasnya, pandangannya beralih pada seseorang yang memanggilnya.


Tatapannya sungguh tajam seolah olah ia kesal tanpa alasan.


"Apa?" jawabnya dengan nada jutek.


"Yuk makan dulu"


"Maaf gue sibuk, ntar aja"


"Ayolah la, ntar keburu dingin nih ga enak"


Lala hanya terdiam malas untuk menjawabnya, kini ia beralih pandangan ke laptop nya dan kembali melakukan pekerjaannya.

__ADS_1


Raja menghampiri Lala, ia duduk dikursi yang tepat berada didepan Lala, ia terus memperhatikan Lala yang masih sibuk dengan pekerjaannya.


"Cantik" gumamnya tanpa sadar.


"Kalo mau makan, makan aja sendiri sono disofa atau ngga dikantin, gue masih sibuk"


"Aduh kok sibuk terus sih la, ditunda bentar ga bisa apa? kita makan dulu, pasti elo belum makan kan"


Lala hanya diam tak menjawabnya, sebenarnya benar seperti dugaan Raja kalau Lala lapar belum makan siang, tapi ia malas jika harus makan berdua dengan Raja.


Raja sedaritadi tak henti henti mengoceh, Lala yang malas menanggapinya ia hanya diam diam dan diam tak memperdulikannya.


Raja yang merasa kesal, ia pun mengambil kursi yang ia duduki dan menaruhnya tepat disebelah Lala, lalu ia pun duduk disebelahnya dan membuka bekel makanan yang tadi dia bawa.


Ia memaksa Lala untuk makan, mencoba menyuapinya namun Lala tetap menolaknya berkali kali.


"Ayolah la" rengeknya.


Lala berdecak kesal, wajahnya pun mulai memerah akibat rasa kesal yang sedaritadi ia tahan.


"Yaudah suapin gue, tapi jangan sampe ada yang berjatuhan dimeja ataupun dilaptop yang gue pegang!" bentaknya.


"Iya iya, jangan kasar dong sama calon suami, kan gue niatnya baik biar elo ga sakit lagi, mending makan dulu"

__ADS_1


"Bawel"


Usahanya kini berhasil, akhirnya Lala mau disuapi oleh Raja, ia makan tetapi masih fokus dengan pekerjaannya.


"Inget ya ja, gue ga mau nikah muda dulu kecuali gue udah mapan dan elo udah mapan ga ngandelin harta orang tua" Lala berkata sesuai unek uneknya.


"I-iya, gue bakal kerja"


"Kalo elo masih belum kerja, gue ga mau nikah sama elo meskipun papa sama mama maksa"


"Iya la, gue akan berusaha cari kerja mulai sekarang"


"Tunjukin kalau elo sanggup dengan ucapan gue ini, kalo elo benar benar cinta sama gue, elo pasti akan berusaha gapai"


Raja hanya mengangguk paham, ia pun kembali menyuapi Lala yang masih berkutat dengan laptop didepannya.


"Kalo makanan udah habis, elo boleh pulang langsung, ga usah nunggu gue, gue mau sendiri, gue sibuk ga bisa diganggu"


"Oke siap bos"


Beberapa menit kemudian, makanan telah habis, sesuai dengan ucapan Lala, Raja langsung keluar dari ruangan Lala dan pergi pulang kerumahnya karena ia tak ingin mengganggu Lala yang teramat sibuk.


"kursinya balikin lagi didepan gue, tanggung jawab!"

__ADS_1


"iya Lala, maaf ganggu, gue pulang byee"


~•~


__ADS_2