
Seperti biasa setiap hari Syam akan pergi pagi untuk bekerja, mengunjungi setiap resto dan mengecek setiap kekurangan resto.
Di perjalanan menuju resto selanjutnya, karena kurang hati-hati Syam mengalami kecelakaan. Mobil yang di kemudikannya menabrak pembatas jalan.
Syam di tolong pengendara lain dan segera di lari kan ke rumah sakit terdekat dalam keadaan pingsan dan penuh dengan luka.
Syam langsung di bawa ke IGD untuk mendapat kan pertolongan lebih lanjut, Sandra yang kebetulan sedang mengganti kan dokter jaga yang berhalangan langsung memeriksa keadaan Syam.
"Syam aku mohon bertahan lah," batin Sandra.
Sandra yang di bantu oleh suster langsung memeriksa tingkat kesadaran pasien sedang kan suster membersih kan luka yang ada di tubuh Syam.
"Dok, pasien kehilangan banyak darah karna lukanya cukup parah," ucap suster.
Di lihatnya luka di tubuh Syam memang terus mengeluar kan banyak darah di bagian kepala dan tangan yang terkena serpihan kaca mobil.
"Segera lakukan transfusi darah ya sus, golongan darahnya B positif," ucap Sandra dan segera di lakukan oleh suster.
"Kok dokter Sandra tau golongan darahnya ya? apa di lihat dari warna darah atau pasien ada hubungannya dengan dokter Sandra?" batin suster berlalu dengan penuh pertanyaan di benaknya.
Sandra segera mengeluar kan ponselnya dan segera menghubungi pihak keluarga Syam.
"Sebaiknya aku telpon ibunya apa kak Doni ya, tapi kan kak Doni di Bandung dan jarak dari rumah ke sini kan cukup jauh. Kalau aku hubungi ibunya pasti beliau merasa khawatir," batin Sandra terus mengetuk-ngetuk ponselnya.
"Apa aku telpon Salma aja ya," gerutu Sandra.
Sandra pun segera menghubungi Salma untuk memberi tau kan kondisi Syam.
__ADS_1
📱"Halo, Salma lagi dimana?" tanya Sandra.
📱"Iya halo mama Sandra, aku lagi di sekolah. Kenapa? tumben mama Sandra telpon aku," jawab Salma merasa heran.
📱"Oh di sekolah ya, mama kira lagi di rumah. Mama Sandra cuma pengen tau aja Salma lagi dimana," ucap Sandra beralasan.
📱"Ya sudah, nanti mama Sandra telpon lagi ya. Salma belajar yang rajin ya nak," sambung Sandra.
📱"Iya, janji ya nanti telpon aku lagi, aku kangen mama Sandra," ucap Salma.
📱"Iya sayang, mama Sandra tutup ya telponnya," ucap Sandra mengakhiri telponnya dengan Salma.
"Kalau aku kasih tau Salma sekarang pasti dia panik dan ga fokus belajarnya, apa aku telpon kak Doni aja ya biar kak Doni yang memberi tau keluarganya tentang kondisi Syam," gerutu Sandra.
Sandra segera mencari nomor ponsel Doni di ponselnya lalu menghubungi Doni.
📱"Kakak lagi di kantor, kenapa?" jawab Doni dengan mata masih menatap layar laptopnya dan jari mengetik di papan keyboard.
📱"Aku bingung mau kasih tau ke siapa, Syam mengalami kecelakaan dan sekarang ga sadar kan diri," ucap Sandra mencoba untuk tenang.
📱"Oke, kakak akan segera ke sana dan memberi tau kan pada ibu dan ayah," ucap Doni mulai panik dan segera menutup laptopnya.
📱"Lakukan yang terbaik untuk keselamatan Syam," sambung Doni.
📱"Iya kak," jawab Sandra singkat dan langsung menutup telponnya.
Sandra kembali ke bangsal dimana Syam berbaring dan suster sudah melakukan transfusi darah.
__ADS_1
"Dok, stok darah yang ada di rumah sakit hanya ada ini aja. Saya sudah konfirmasi ke pihak PMI stok golongan darah B positif sedang kosong," ucap suster.
"Kita tunggu pihak keluarga datang ya, siapa tau ada yang sama dengan pasien," ucap Sandra.
"Tapi dok, pihak rumah sakit belum ada yang menghubungi pihak keluarga," ucap suster semakin heran.
"Saya sudah menghubungi pihak keluarga, kebetulan dia kerabat saya," ucap Sandra menjelas kan.
"Tolong di cek terus ya sus, tingkat kesadaran pasien. Saya mau cek pasien yang baru datang," sambung Sandra.
Sementara Doni bergegas meminta izin untuk pulang cepat dengan alasan keadaan darurat, tak lupa Doni segera memberi tau kan kondisi Syam pada orang tuanya.
📱"Halo, Assalamu'alaikum bi. Ini saya Doni, ibu ada ga bi?" sapa Doni langsung menanya kan sang ibu.
📱"Walaikumsalam, ada mas. Sebentar bibi panggil kan ya," ucap bibi lalu memberi tau ibu majikannya.
"Bu, maaf ada telpon dari mas Doni," ucap bibi.
"Iya, tolong di lanjut kan ya bi menyiram tanamannya," ucap ibu memberi kan selang pada bibi lalu melangkah menuju telpon rumah berada.
📱"Halo Assalamu'alaikum nak," sapa ibu.
📱"Walaikumsalam bu, maaf bu aku mau menyampai kan kabar buruk. Tadi Sandra telpon aku, Sandra bilang Syam mengalami kecelakaan dan sekarang ada di rumah sakit sedang di tangani oleh Sandra," ucap Doni menjelas kan secara perlahan.
📱"Astagfirullah, Syam. Ibu akan segera ke rumah sakit sekarang juga, terima kasih ya nak sudah memberi tau ibu," ucap ibu segera mematikan telpon secara sepihak lalu bergegas mencari keberadaan suaminya.
"Yah, Syam kecelakaan. Sekarang ada di rumah sakit, ayo cepat kita ke rumah sakit sekarang," ucap ibu.
__ADS_1