Cinta Tak Harus Memiliki

Cinta Tak Harus Memiliki
Bonus Chapter - bau


__ADS_3

Sepulang dari rumah orangtua Lala, mereka berdua pun memutuskan untuk ke supermarket membeli beberapa sayur, ikan dan buah.


"Sayang, kamu harus jaga kandungan kamu baik baik ya, makan banyak buah dan sayur, minum susu dan makan ikan ikanan juga" ucap Raja sembari mengelus perut rata Lala.


Kini Raja memilihkan beberapa sayuran, ikan ikanan, dan juga buah buahan yang akan mereka beli. sedangkan Lala, ia mencari susu untuk ibu hamil.


Selesai memilih susu, Lala pun kembali ke tempat sang suami berada, Raja masih sibuk memilih sayuran yang segar.


"Udah cari susunya?" tanya Raja dengan lembut.


Lala hanya mengangguk dengan menunjukkan 1 kotak susu yang ia bawa.


"Yaudah, sini masukin keranjang, kamu duduk aja istirahat, biar aku yang pilih ini" ucapnya yang masih sibuk memilih sayuran.


"Emang kamu bisa?"


"Bisa" jawab Raja dengan pede nya.


"Oke aku percaya, yaudah aku tunggu disana ya" Lala menunjuk ke bangku kosong yang tak jauh dari posisi Raja sekarang.


"Iya" Raja mengangguk.


****


Sesampainya dirumah ~


Raja menaruh semua isi belanjaan tadi kedalam kulkas, sedangkan Lala ia berada dikamar mandi sedang membersihkan badannya yang dirasa lengket akibat keringat.


Setelah menaruh barang belanjaan di kulkas, Raja pun kembali ke kamarnya, dan terlihat Lala yang baru selesai mandi, memakai handuk dengan rambut yang terurai basah.

__ADS_1


"Sayang" panggil Raja dengan mengetipkan satu matanya.


"Genit" ucap Lala memutar bola matanya.


"Masa sih kamu ga peka?"


"Apa ya?, emang kamu mau apa?" jawab Lala pura pura tak tahu, ia pun berjalan menuju ke lemari untuk mengambil pakaiannya.


Namun dengan cepat.


Hap!


Raja menggendong Lala, menjatuhkannya ke kasur king size yang sangat empuk, Lala yang hanya memakai handuk saja, ia berusaha menguatkan handuknya agar tak terbuka.


Namun Raja memaksa, hingga akhirnya handuknya terbuka dan memperlihatkan lekuk tubuh Lala. Mulai dari 2 pepaya, kacang almond diatas gunung Fuji, hingga yang terakhir paling bawah adalah kue donat.


Melihat Lala yang tak memakai benang sehelai pun, akhirnya Raja pun menjalankan aksinya. Keduanya pun memulai pertempuran sore hari ini, mereka berniat akan melakukannya sampai malam nanti.


****


Bayi yang ada didalam kandungan Lala telah diketahui jenis kelaminnya, anak dari Lala dan Raja berjenis kelamin perempuan.


Lala telah melewati masa masa sulitnya, mual mual, tidak enak makan, belum memakannya hanya melihat nasi saja Lala sudah muntah duluan, itulah masa sulit yang Lala alami.


Sekarang jam telah menunjukkan pukul 12 malam, Raja berpindah posisi tidur, ia berniat untuk memeluk sang istri, ia menepuk nepuk tempat disebelahnya, tetapi kenapa kosong? kemana perginya Lala?.


Sontak Raja pun terbangun dari tidurnya, dimana keberadaan sang istri? ia sangat khawatir, melihat ke kamar mandi namun hasilnya nihil, tak ada Lala disana.


Lalu, ia pun turun ke lantai bawah untuk mengecek keberadaan sang istri, semoga saja Lala berada dibawah batinnya. Dugaannya benar, istrinya berada dilantai bawah dengan membawa semangkok mie kuah instan, hendak ia bawa ke ruang keluarga, dimakannya sambil menonton tv.

__ADS_1


Raja pun mendekat ke arah Lala, namun Lala langsung mencegahnya, dia menutup hidungnya dengan rasa mual yang mulai datang.


"Jangan deket deket!" tolak Lala dengan mengulurkan tangannya.


"Kenapa? kamu mau makan? mie instan? sayang itu ga baik buat kehamilan kamu, makan malam malam juga ga bagus, mending taruh mangkok nya, ayo tidur lagi" oceh Raja menghadapi istrinya yang bandel.


"Kamu diam disitu, jangan bergerak, atau engga kamu balik ke kamarnya aja" titah Lala.


"Kenapa sih?"


"Kamu bau!!, Hoek..... Hoek..."


Sontak, Raja pun mencium baju tidur yang ia pakai, nyatanya dia tak terlalu bau, ia masih harum.


"Bau apa sayang?! aku wangi kok!"


"Aku ga mau, pokoknya aku ga suka bau kamu, jangan deket deket!!" ucap Lala menutup hidungnya, lalu ia pun berjalan meninggalkan Raja yang masih berdiri ditangga.


Ia berjalan menuju ruang keluarga, memakan mie instannya dengan menonton tv. Raja yang ingin menemani sang istri tetapi tidak ingin membuatnya risih, dia pun menemaninya dari kejauhan, tepatnya di pintu belakang sofa, dia membawa kursi dan duduk disana menunggu sang istri selesai makan.


Ia rela begadang hanya untuk menemani istrinya sampai selesai memakan mie. Lala tau kalau Raja menemaninya di belakang sofa, tetapi ia tak memperdulikannya, dia masih asik memakan mie nya.


20 menit berlalu, Lala telah selesai memakan mie nya, ia pun menaruh mangkuknya di wastafel dapur sembari mencuci tangannya, lalu ia pun kembali ke kamar, begitu juga diikuti dengan Raja.


Lala merebahkan badannya diikuti oleh Raja, Raja mendekatkan badannya ke sang istri, lalu memeluk pinggangnya tapi dengan cepat, Lala langsung menghempas tangan Raja.


"Sayang, aku mau peluk kamu"


"Aku ga mau!! kamu bau! tidur dibawah aja sana kamu!" Lala nampak sangat kesal.

__ADS_1


"Oke apapun yang kamu minta, aku lakuin" jawab Raja mencium tengkuk Lala, lalu ia pun mengambil bantal dan gulingnya, kemudian tidur dibawah yang hanya beralaskan karpet.


~•~


__ADS_2