
Tiga tahun kemudian
Satu minggu setelah Sisil memasukkan lamaran kerja di kantor cabang Graha's crop Sisil di terima untuk bekerja di sana, tiga bulan ia menjadi karyawan magang di bagian marketing, satu tahun ia bekerja dengan baik, karena kerja nya yang bagus ia diangkat menjadi asisten manajer kantor cabang
Dan tak terasa sekarang ini tahun ke tiga ia bekerja di Graha's crop, ia bekerja dengan sungguh sungguh demi menghidupi keluarga nya
Ya sekarang ia adalah tulang punggung keluarga, setelah sepeninggalan Rista dan suaminya kini Sisil menjadi satu satunya tulang punggung keluarga.
Ia melarang mama Rita untuk bekerja, ia meminta mama Rita hanya fokus mengurus anak dan cucunya saja karena kesehatan mama sempat drop tiga tahun lalu.
"Sil besok ada rapat tahunan di kantor pusat, kamu gantikan aku di sana" Pak Harun Sang manajer masuk ke dalam ruangan Sisil dan memberi perintah
Sisil yang sedang mengetik di komputer seketika menghentikan aktifitas nya ia mendongak kan wajahnya ke atas melihat atasnya nya yang berdiri di depannya
"Ya.. Ya kenapa jadi aku pak". Sisil ingin protes tapi di sanggah pak Harun
__ADS_1
" Terus kalau bukan kamu siapa lagi Sil yang gantikan aku, kamu kan asisten ku masa iya mang ucup (satpam) yang gantikan " Pak Harun melihat muka sisil merenggut tersenyum geli
" Ayo la Sil, aku benar benar tidak bisa hari ini istriku sudah masuk kerumah sakit, sudah waktunya lahiran, aku harus mendampingi ia melahirkan, dan ini baru pertama kali kan aku meminta kamu kesana" Mohon pak Harun pada Sisil
" Di kelahiran anak pertama kami aku tidak mendampingi nya dan jika kali ini aku tidak mendampingi nya juga maka akan tamat riwayat ku ". lanjutnya lagi
Dengan terpaksa akhirnya Sisil mengantikan Sang manajer menghadiri rapat di kantor pusat besok
" Sil kamu pergi siang ini saja, jadi kamu punya waktu banyak untuk istirahat nanti setelah sampai "
Sisil menengadahkan telapak tangannya ke hadapan pak Harun meminta sesuatu, Harun menaikkan satu alisnya ke atas melihat kode dari sisil.
" Minta apa Sil ? " Tanya Harun heran
" Ckk, mana kunci mobil dan uang saku " Sisil menggoyang goyang kan telapak tangannya di hadapan Harun tanda meminta kunci mobil kantor dan uang saku
__ADS_1
" Ck kau ini seperti anak kecil saja minta uang saku".
"Bodo" Jawab sisil cuek
Harun memgeleng gelengkan kepala melihat tingkah sisil, Harun dan sisil sangat dekat sudah seperti saudara, Harun pun memberikan kunci mobil dan beberapa lembar uang merah kepada sisil.
Selesai makan siang Sisil pun pergi ke kota J sendiri dengan mengendarai mobil kantor, sebelum nya Sisil pulang ke rumah terlebih dahulu untuk berpamitan kepada mama Rita dan mengambil pakaian ganti
" Ma hari ini Sisil mau ke kota J mengantikan pak harun menghadiri rapat tahunan ". Jelas Sisil setel selesai mengambil pakaian ganti untuk di bawa ke kota J
" Berapa hari nak kamu di sana " Tanya mama Rita
" Satu hari ma, setelas selesai Sisil langsung pulang "
" Ya udah ma Sisil berangkat dulu ya takut nanti kemaleman sampai nya " Pamit Sisil sambil mencium tangan mama Rita
__ADS_1
" Ya,, titidije ya nak " Jawab mama Rita sembari mengantar Sisil sampai di depan teras rumah.