Di Kejar Cinta CEO Tampan

Di Kejar Cinta CEO Tampan
macan tidur dengan perut lapar


__ADS_3

Happy Reading 😘


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Sudah satu minggu dari kecelakaan, dan sudah satu minggu juga dari waktu Dirga melihat Sisil di parkiran rumah sakit. Dirga sudah mengetahui bahwa Sisil bekerja di perusahaan sahabatnya, Bima.


Hampir setiap hari Dirga pergi ke kantor Bima, ia pun sudah mulai akrab dengan Sisil. Tujuannya ke sana memang ingin mengenal Sisil lebih dalam. Hal itu membuat Bima kepanasan, setiap melihat kedekatan Sisil dan Dirga membuat hati Bima terbakar api cemburu.


Seperti hari ini cemburu Bima sudah naik sampai ke ubun ubun. Hari ini Bima ada meeting di luar bersama Jery, meeting selesai tepat waktu makan siang. Bima segera kembali ke kantor ingin makan siang bersama Sisil. Semenjak makan siang nya di buat oleh Sisil ia tidak pernah lagi makan dari luar. Jadi ia buru buru ke kantor takut Sisil makan duluan.


*


*


Di kantor Bima, Sisil sedang berkutat dengan pekerjaan nya.


Tok


Tok


Suara meja kerjanya di ketuk seseorang, Sisil mendongakkan wajah nya ke atas dan terlihat lah senyum jumawa seorang pria tampan yang akhir akhir ini selalu menampakkan wajah nya di kantor Bima.


" Serius amat sih " Ucapnya dengan senyum yang tak pernah pudar


" Aku pikir siapa " Balas Sisil biasa saja dan kembali dengan pekerjaan nya

__ADS_1


" Lagi banyak kerjaan ya? Serius amat " Tanya nya lagi


" Tau aku lagi banyak kerjaan, ganggu banget". Gerutu Sisil pada si pria "Kamu sendiri apa gk ada kerjaan? " Tanya nya tanpa mengalihkan pandangannya dari layar komputer nya


" Ada lah, banyak malah " Jawabannya sambil duduk di kursi yang ada di belakang Sisil.


" Terus kalau banyak, kenapa malah datang kesini, tuan Bima tidak ada di kantor dia sedang meeting di luar "


" Baguslah kalau dia tidak ada di sini " Ucapnya cuek


Sisil menaikan alisnya heran dengan ucapan pria itu. Sang pria tertawa


" Sekarang sudah jam istirahat waktunya makan siang, aku datang ke sini sengaja mau makan siang dengan mu, ayo kita cari makan " Ajaknya lalu berdiri dari duduk


Sisil melihat jam di atas meja, ternyata benar sudah waktunya makan siang. Ia melihat kotak bekal yang sudah ia bawa dan melihat ruangan Bima. Sisil berpikir Bima akan makan di luar mengingat Bima sedang meeting di luar.


" Ah ternyata kamu membawa makan siang sendiri " Ia melihat kotak bekal Sisil dan kembali duduk di kursi tadi


Sisil membuka kotak bekalnya tercium lah aroma makanan yang sangat mengiurkan, apalagi sekarang kondisi perut sudah sangat lapar dan menuntut untuk di manjakan.


*


*


Pintu lift terbuka, Bima dan Jery keluar. Dari jarak yang tidak jauh itu Bima bisa mencium aroma masakan Sisil, ia berjalan cepat di ikuti oleh Jery. Tangannya terkepal melihat kedua orang yang sedang duduk melihat makanan.

__ADS_1


" Apa apaan ini, mengapa cecunguk itu ada di sini lagi " Dengan rahang mengeras dan tatapan mata tak suka ia berjalan dengan langkah lebar menuju meja Sisil


" Wah tuan Dirga sepertinya sangat menyukai Sisil, hampir setiap hari dia datang ke sini. Dasar tuan Dirga gercep sekali " Katanya dengan tertawa kecil


" Pepet terusssss " Tambahnya lagi


Jery tak sadar dengan ucapnya itu sudah memprovokasi orang di sebalahnya. Mendengar perkataan Jery membuat Bima semakin kesal.


Bima menghentikan langkah nya dan menoleh pada Jery menatapnya dengan tatapan membunuh. Jery yang mendapat tatapan itu tersadar dengan apa yang baru saja ia katakan, kemudian dengan cepak ia menutup mulutnya dengan kedua tangan.


" Mati gue, gue udah membangunkan macan yang sedang tidur dengan perut kelaparan " Batinnya menyadari kesalahannya


" Dasar mulut ini tidak bisa di ajak kerja sama " Jery memukul mulutnya karena telah salah bicara


Jery terus mengikuti langkah Bima dari belakang.


******


Dasar si Jery cari perkara aja...πŸ˜ŒπŸ˜…


🌸


🌸🌸


🌸🌸🌸

__ADS_1


Terima kasih sudah mampir di novel author ya πŸ™


Terima kasih juga buat like nya πŸ˜ŠπŸ™


__ADS_2