Di Kejar Cinta CEO Tampan

Di Kejar Cinta CEO Tampan
rumah keluarga Laras


__ADS_3

Happy Reading 😘


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Di sebuah ruangan kerja yang cukup luas seorang pria tampan sedang berbicara dengan satu tangan memeng henpon yang di letakkan di telinga sebelah kiri sambil menatap ke arah luar jendela kaca yang menampakkan pemandangan luar.


Tok


Tok


Tok


Suara ketukan pintu dari luar, selang beberapa detik kemudian seorang perempuan cantik tampak berjalan dengan membawa setumpuk berkas di tangannya.


" Hm, baiklah " Ucapnya pada lawan bicaranya di seberang sana. Kemudian ia meletakkan henpon nya di atas meja dan melihat perempuan yang sedang berdiri di seberang meja kerja nya.


" Tuan ini berkas yang Anda minta. Apa masih ada yang tuan butuh kan? " Tanya nya sopan


" Tidak ada "


" Baiklah, jika sudah tidak ada lagi saya permisi pulang terlebih dahulu " Pamit nya dan hanya di jawab dengan anggukkan saja


Baru saja ia membalikkan tubuh nya dan sekarang ia membalikkan lagi tubuh nya ke hadapan pria itu karena namanya baru saja di panggil.


" Dita.. " Suara lembut Dirga mengalun merdu di telinga Dita sontak membuat Dita berbalik seolah terhipnotis mendengar suara merdu itu


" Ya " Jawab Dita

__ADS_1


" Sebelum pulang tolong kamu antar ini pada Bara " Ucap Dirga menyerahkan tiga buah map pada Dita untuk di serahkan pada Bara sang asisten nya


" Baik " Ucap Dita mengambil map dari tangan Dirga, kemudian ia keluar dari ruangan Dirga.


" Astaga kenapa dia semakin tampan sih, dengan wajah serius seperti itu ketampanan nya malah bertambah berkali kaki lipat "


Dalam benaknya selalu memuji Dirga dan ia masih setia mengagumi Dirga dalam diam tanpa berani menunjukkan nya. Cukup seperti ini saja ia sudah merasa senang, dapat melihat orang yang ia sukai dari dekat.


Sudah hampir dua jam dari kepulangan Dita, dan semua karyawan sudah meninggalkan meja kerja masing masing. Bara sang asisten sedang meeting di luar kantor mengantikan Dirga. Sedangkan Dirga baru akan pulang karena ia baru menyelesaikan pekerjaannya.


Mobil Dirga terus melaju membelah keramaian jalan di waktu siang menjelang sore. Ketika hampir sampai gerbang rumah dari jarak yang tidak terlalu jauh Dirga melihat sebuah mobil berhenti di depan gerbang rumahnya.


" Siapa itu, apa itu teman arisan mama, tapi kenapa tidak langsung masuk? " Dirga berbicara sendiri kemudian ia ikut memberhentikan laju mobil nya tepat di samping mobil itu.


Dirga membuka kaca pintu mobil untuk melihat dan bertanya siapa pemilik mobil itu. Tak lama ia membuka kaca mobilnya, kaca di bagian penumpang ikut terbuka dan menampakkan seorang gadis cantik.


" Kak Dirga " Pandil Sisil setelah ia membuka kaca mobil


" Eh Sisil, ternya kamu ya " Ucap Dirga melihat Sisil dari dalam mobilnya


" Iya kak, apa benar ini rumah kakak? " Tanya Sisil memastikan


" Iya, pasti kamu di suruh mama untuk datang kemarina " Tebak Dirga


" Iya benar kak " Jawab Sisil tersenyum


" Terus kenapa belum masuk?" Tanya Dirga lagi

__ADS_1


" Ah ini baru mau bertanya, takut salah masuk rumah, kalau salahkan malu " Ucap Sisil jujur


" Kalau begitu ayo masuk " Ajak Dirga kemudian ia menjalankan mobilnya dan di ikuti oleh mobil Sisil


Pintu gerbang di buka nampak lah halaman yang begitu luas dan sebuah bangunan rumah mewah, membuat mata mama Rita tak berkedip.



" Ya ampun ini rumah apa hotel? " Ucap nya mengagumi rumah besar nan mewah milik keluarga Laras


" Rumah ma... Tapi serasa hotel. Bahkan bisa mengalahkan hotel " Sisil terkekeh


Sisil juga mengagumi rumah mewah Laras tapi ia masih bisa mengontrol keterkejutan nya karena kemarin ia sudah terkejut melihat rumah mewah keluarga Bima yang juga lebih luas sedikit dari ini.


Bagaimana jika mama Rita melihat rumah keluarga Bima juga, yang sangat luas mungkin bisa menampung keluarga satu RT atau satu RW. Pasti mama Rita akan meneteskan air liurnya, pikir Sisil.


🌸


🌸🌸


🌸🌸🌸


Terima kasih sudah mampir di novel author ya πŸ™


Terima kasih juga buat like nya πŸ˜ŠπŸ™


Bantu vote juga ya πŸ˜‰πŸ™

__ADS_1


Terima kasih untuk komentar positif nya, dengan adanya dukungan komentar yang positif membuat author semangat berimajinasi 😁😁


__ADS_2