
Happy Reading π
ππππππ
Bima berjalan mendekati ke empat orang itu, ia berdiri di hadapan mereka dengan ke dua tangan ada di dalam saku celana. Ke empat orang itu masih belum menyadari kalau Bima sudah berdiri di sisi mereka karena perdebatan kakak beradik.
" Hmmmm " Bima berdehem membuat kakak beradik itu berhenti berdebat
Mendengar suara orang berdehem membuat mereka kompak mendongakkan wajah ke atas seketika mereka mengeluarkan senyuman canggung
" Sudah selesai diskusinya? " Tanya Bima dengan wajah datar
" Apa yang sedang kalian lakukan disini? Apa di sini sedang ada audisi? Apa kalian akan pentas? " Tanya Bima masih dengan wajah datar, ia melihat ke empat orang itu satu persatu
" Tidak kami sedang ingin nonton " Kilah mama Arin
" Benar kami ingin nonton, kebetulan sekali kita bertemu disin " Niken membenarkan alasan mama Arin
" Dengan pakaian seperti ini? " Ucap Bima sambil menaikan sebelah alisnya, ia tidak yakin.
" Apa yang salah dengan pakaian kami? " Tanya mama Arin, ia merasa pakaian nya tidak berlebihan
" Benarkah? " Tanya Bima ia menelisik pakaian mama Arin yang di tatap biasa saja
" Dengan penampilan bak seorang selir kerajaan seperti ini? "
" Memang nya kenapa? " Tanya mama Arin
" Ayo lah,, kita sekarang ada di indonesia apa lagi sekarang sedang ada di tengah keramaian seperti ini " Ucap Bima
" Memang benar pakaian mama tidak salah, bahkan sangat bagus Bima suka. Mama sangat cantik dengan balutan jeogori ini, cuma mama salah penempatan "
__ADS_1
Jeogori merupakan pakaian tradisional korea yang di kenakan pria maupun wanita seperti sekarang ini yang dikenakan oleh mama Arin. memang tidak ada yang salah dari pakaian itu hanya saja aneh menurut Bima karena mama Arin memakai nya untuk pergi ke bioskop.
" Bagaimana dengan penampilan Aly? Terlihat keren kan uncle? " Tanya Alysa bangga
" Aish anak ini " Bima melihat penampilan Alysa
" Kau mau ikut fashion show? "
" Ishh uncle, Aly ini detektif cilik " Ucap nya cemberut
" Coba di lihat benar benar " Tambahnya lagi
Penampilan Alysa serba hitam, topi hitam, kacamata hitam, jaket kulit senada dengan celan kulit berwarna hitam.
" Kalian mau mengikuti ku kan? " Tanya Bima di gelengi ke empat nya mereka masih mengelak.
" Cih siapa yang mengizinkan orang gila masuk bioskop " Bima melihat Jery
" A.. Apa kata lo, gila. Wah wah wah sungguh lo gk tau fashion" Ucap Jery tak Terima di bilang gila padahal ia sudah capek capek dandan
Jery mewarnai rambutnya dengan bagian sebelah kanan berwarna biru dan bagian kiri berwarna merahmerah. Bagian wajah juga ia make-up ala Helloween. Warna mata senada dengan rambut. Leher memakai kalung , jaket senada dengan rambut juga dan tangan di buat gambar.
" Ini bioskop orang orang akan menonton film, melihat penampilan kalian yang ada mereka tidak jadi nonton mereka malah menonton kalian "
Bagaimana tidak mereka berempat sudah menjadi pusat perhatian semua orang.
__ADS_1
" Sepertinya drama kalian akan lebih seru dari film yang akan di tayangkan hari ini, apa ya temanya? " Bima mengetuk ngetuk dahinya dengan jari telunjuk seolah berfikir
" Ah ya... Drama kalian bertema seorang selir istana kerajaan yang terjebak di dunia modern untuk kembali lagi ke tempat asalnya selir mencari seorang detektif tapi sayang detektif yang di temui adalah detektif yang tidak lulus kualifikasi sehingga selir bertemu dengan hantu " Buma membuat alur cerita yang cocok untuk menggambarkan pakaian mereka berempat
" Sepertinya bagus juga cerita nya di buat film " Seru Jery merasa ide Bima sangat bagus
" Sudahlah kalain jangan coba coba ganggu kami, jaga jarak " Bima memperingati ia malas meladeni ke empat orang itu, yang ada mereka akan menggangu acara malam mingguan Bima dan Sisil.
Baru satu langkah Bima berjalan tiba tiba ada tiga orang gadis cantik menyapa dan menghentikan langkah kaki Bima.
" Hai... Kakak tampan,,, sendirian aja kak " Sapa salah satu gadis (si A)
" Kakak tampan namanya siapa, boleh dong kita kenalan? " Tanya satu gadis yang lain (si B)
" Ahhhh kakak tampan sekali mirip aktor Korea, aku jadi terlope lope " Ucap gadis yang berpakaian paling se*si dengan mata berbinar (si C)
Bima hanya mentap datar ke tiga gadis yang sedang mencoba menggoda nya
Di sisi Sisil, ketika Sisil selesai mengantri dan membeli popcorn dan minuman ia kembali lagi ke tempat nya dan Bima tapi ia tak melihat Bima di sana. Matanya menelusuri semua tempat dan ia dapat menemukan di mana Bima berada sekarang.
πΈ
πΈπΈ
πΈπΈπΈ
Terima kasih sudah mampir di novel author ya π
Terima kasih juga buat like nya ππ
Bantu vote juga ya ππ
__ADS_1