
Happy Reading 😘
🦩🦩🦩🦩🦩🦩
" Hahaha... "
Terdengar suara Sisil tertawa sendiri. Jika ada yang melihat pasti akan mengatai Sisil sudah tak waras.
" Bisa bisanya gue di prank ama ayam " Gumam Sisil menggelengkan kepala nya
" Kurang ajar banget sih ayam nya kak Dirga. Perlu di sekolahin nih ayam biar gk kurang ajar. Dasar ayam gk ada akhlak " Gerutu Sisil sambil mencuci tangannya
Setelah mencuci tangan Sisil berjalan hendak kembali ke dalam rumah, ia melewati kandang ayam berhenti sejenak sambil memicingkan matanya melihat ayam ayam peliharaan kakaknya, Dirga.
" Awas saja kalau kalian ngeprank gue lagi, akan gue pastikan kalian semua akan pindah alam. Kalian tidak akan tinggal enak lagi di dalam kandang mewah kalian ini " Umpat Sisil kesal
" Terus mereka akan tinggal dimana? " Terdengar suara seseorang bertanya pada Sisil
" Mereka akan tinggal di dalam perut gue " Jawab Sisil spontan sambil mengelus perut rata nya, tanpa melihat lawan bicara
" Bagaimana caranya mereka akan tinggal di dalam perut mu yang kecil itu? " Tanya nya lagi
" Ya, mereka harus di pot... tong " Jawab Sisil terpotong karena ia tersadar bahwa ia tidak sedang bicara sendiri
Ketika Sisil menoleh ke sumber suara ternyata yang berbicara pada nya adalah kakaknya Dirga sang pemilik ayam. Sisil menyengir kuda melihat tatapan Dirga yang tak enak di pandang.
__ADS_1
Bagaimana tidak ayam ayam kesayangan nya dalam bahaya, mereka semua sedang di icar oleh Sisil. Dirga memicingkan mata nya menatap Sisil waspada.
" Awas saja jika sampai ayam ku berkurang satu. Maka kamu lah tersangka utama nya. Aku akan mengawasi mu " Ucap Dirga mengarahkan dua jari nya dari mata nya ke mata Sisil, menandakan bahwa ia mengawasi Sisil.
Dirga masuk ke dalam kandang ayam. Tadinya ia memang akan ke kandang ayam nya, karena setiap sore ia rutin memberi ayam ayam nya makan. Saat sampai ia melihat Sisil sedang mengoceh tak jelas. Ia pun menghampiri Sisil yang masih mengoceh tak sadar akan kedatangan nya. Ia mendengar Sisil yang akan berbuat jahat pada ayam peliharaan nya.
Melihat kakaknya Dirga masuk ke dalam kandang ayam, Sisil membalikkan badan nya. Ia melanjutkan tujuan nya untuk masuk ke dalam rumah.
Sekarang Sisil sudah berada di dalam kamarnya, ia juga sudah selesai membersihkan diri. Di dalam kamarnya ada Alif dan Ega yang sedang asik bermain.
Sisil duduk di atas tempat tidur nya, ia ikut bermain bersama Alif dan Ega. Sisil menceritakan kejadian memalukan tadi sore, di mana ia di prank oleh ayam Dirga.
Beberapa jam sebelum nya
Sisil yang sedang berjalan hendak ke taman bunga mama Laras mendengar suara ribut di kandang ayam Dirga. Karena penasaran Sisil pun membelokkan langkah kaki nya ke arah kandang ayam.
Sesampainya di kandang, Sisil melihat ayam jantan sedang mengejar ayam betina. Ternyata suara ribut yang di dengar Sisil adalah suara ayam yang sedang kejar kejaran ingin kawin.
Sisil melihat ayam betina yang terkapar tak berdaya setelah di kawini oleh ayam jantan. Si ayam jantan sudah lari entah kemana setelah selesai menabur benihnya.
Sisil kasihan melihat ayam betina yang masih terkapar tak bergerak sama sekali. Sisil mendekat dan berjongkok untuk melihat ayam yang terlihat sudah tak berdaya itu dari dekat. Sisil takut ayam itu mati, jadi ia memperhatikan ayam itu dengan teliti.
" Hei.. Kasihan sekali dengan mu. Apa kau baik baik saja? " Tanya Sisil pada si ayam dengan wajah khawatir
" Lihat tubuh mu yang kecil ini, tak mampu mengimbangi tubuh besar nya. Jadi kamu seperti ini deh " Ucap Sisil tak tega melihat ayam betina yang tubuh nya kecil di kawini oleh ayam jantan yang tubuh nya besar
__ADS_1
Ayam betina itu masih terkapar diam di tanah. Matanya bergerak melihat Sisil. Sisil yang melihat mata ayam itu bergerak, ia sangat senang ternyata ayam itu tidak mati. Tadinya Sisil pikir ayam itu akan mati karena tak mampu mengimbangi ayam jantan.
Dan Sisil pun takut jika ayam itu sampai mati. Ia tak mau jadi tersangka utama atas kematian si ayam, karena ia yang sedang berada di sana saat ini.
" Syukur lah ternyata kau belum metong. Tunggu di sini aku akan mencari sesuatu untuk membantu mu " Ucap Sisil pada si ayam dan ayam itu hanya diam
Tapi saat Sisil berdiri dari jongkok nya hendak mengambil sesuatu, Tiba-tiba si ayam betina yang terkapar tak berdaya itu berangkat dan langsung berlari kencang. Sisil terdiam di tempat melihat ayam betina itu berlari sangat kencang.
Belum sempat Sisil mengerakkan kakinya ayam itu sudah pergi. Sungguh Sisil merasa di permainkan oleh ayam betina milik kakaknya Dirga.
Berani berani nya si ayam mengerjai Sisil, padahal Sisil tadi nya sudah sangat khawatir melihat ayam yang tak berdaya. Tapi ternyata ia malah tertipu.
Sisil keluar dari dalam kandang dan pergi ke sudut dimana ada kran air tersedia di sana. Sisil mencuci tangannya sambil tertawa. Sisil menertawai dirinya bukan karena merasa lucu melainkan karena ia mengasihani nasib nya yang bisa tertipu oleh seekor ayam.
Begitu lah cerita tadi sore di mana Sisil di prank oleh ayam peliharaan Dirga. Mendengar cerita Sisil membuat Ega tertawa terbahak. Ia mengasihani nasib sial Sisil. Biasanya Sisil yang sering berbuat jahil pada orang, eh sekarang malah ia yang di jahili oleh ayam.
" Aku rasa ayam itu gk bermaksud untuk menipu mbak deh " Ucap Ega pada Sisil membuat Sisil menaikan sebelah alisnya
" Maksudnya gimana? " Tanya Sisil pada Ega tak mengerti dengan ucapan Ega tadi
" Ya... Aku rasa ayam betina itu hanya malu saja, karena sudah kepergok sedang berbuat mesum. Jadi untuk menutupi rasa malu nya, ia pura-pura pingsan deh " Ucap Ega sekena nya
" Emang bisa gitu ya? " Tanya Sisil polos
Ega tertawa, entah mengapa melihat Sisil seperti itu membuat ia merasa lucu. Mbak Sisil yang pintar dan super hebat di matanya, bisa bisanya tertipu oleh seekor ayam.
__ADS_1
Alif yang melihat aunty nya tertawa ikut tertawa walaupun ia tak mengerti alur ceritanya. Sisil merasa gemas melihat Alif yang tertawa. Ia menghadiahi Alif dengan sejuta kecupan di seluruh tubuh mungil Alif. Alif mengeliat ke gelian mendapat serangan mendadak dari mommy Sisil.
Lanjut besok lagi readers....