
Happy Reading 😘
🦩🦩🦩🦩🦩🦩
Setelah bidan berhasil membantu mengeluarkan bayi Sisil dan Bima. Bidan menyerahkan bayi mungil itu pada perawat dan dokter anak. Dokter anak dan dokter Noval memeriksa keadaan bayi Sisil dan Bima, memastikan keadaan nya baik baik saja.
Serangkaian pemeriksaan pun dilakukan. Mulai dari membersihkan air ketuban dari mulut bayi, memeriksa pendengaran, memotong tali pusat, melakukan tes Apgar, mengukur lingkar kepala dan panjang, menimbang berat bayi.
Sedangkan perawat membersihkan tubuh bayi. Bidan kembali menangani Sisil yang masih harus di tangani.
" Selamat tuan, nona, putri kalian sudah lahir dengan selamat dan sempurna. Keadaan putri kalian juga sehat " Ucap bidan memberi selamat
Setelah tahap tahap pengecekan pada putri Bima dan Sisil selesai. Perawat menyerah bayi mungil itu pada Bima untuk melakukan skin to skin contact.
Beberapa jam berlalu kini Sisil sudah di pindah kan ke ruang perawatan. Ruangan yang sangat nyaman dengan fasilitas seperti kamar hotel berkelas. Ruangan ini hanya di khusus kan untuk anggota keluarga pemilik rumah sakit saja.
Bima meletakkan bayi mungil mereka ke dalam box. Bayi itu sedang tertidur pulas, perutnya sudah kenyang. Asi Sisil melimpah ruah, sehingga bayi itu sangat puas saat menikmati sumber kehidupan nya.
Suara decitan pintu terbuka tak membangunkan bayi itu. Semua anggota keluarga yang tadi ikut masih setia berada di sana. Semua masuk setelah mama Rita memberi tahu jika sang primadona sudah selesai di beri asi.
" Wah cicit opa ternyata sudah tidur " Seru opa Alex mendekati box bayi
" Apa boleh opa bangun kan? " Tanya opa Alex, ia tak sabar ingin bermain dengan bayi mungil itu
" Silakan saja kalau bisa " Tantang Bima
Pasalnya sang anak hanya tertidur terus, ia bangun hanya karena lapar. Setelah kenyang bayi mungil itu kembali tertidur. Bayi mungil itu sudah seperti putri tidur. Membuat Bima sangat gemas.
Opa Alex sangat bersemangat membangunkan cicit nya. Segala cara ia lakukan, menoel noel pipi dan hidung mungil itu. Mencium seluruh wajah dan tubuh, namun sang pemilik tubuh tak bergerak sama sekali. Bahkan suara berisik orang orang tak mampu untuk membangunkan nya. Ia seperti tak terganggu sama sekali " Bodo amat gue gk perduli kalian mau apa " Begitu lah kira kira bahasa yang di gunakan sang bayi jika ia bisa bicara.
__ADS_1
Opa Alex menyerah, sekarang di lanjutkan oleh Dirga dan Dita.
" Hai keponakan uncle yang cantik, enak ya bobo nya? " Dirga bicara pada bayi mungil yang masih memejamkan mata itu. Seolah bayi itu tidak tidur dan sedang menatap nya.
Bayi mungil itu pun bergerak dan tersenyum dalam tidur nya. Dirga tersenyum senang karena ia tak terabaikan, sang keponakan merespon ucapan nya.
Tak sia sia ia merelakan tubuh nya menjadi tameng untuk Sisil tadi. Kini Dirga sudah kembali segar, penampilan nya sudah rapih kembali dan luka luka di tangan nya pun sudah di obati.
" Kau ini kecil kecil udah pilih kasih. Tadi yang lain bicara kamu gk merespon sama sekali, hm "Jery menoel pipi gembul bayi mungil itu dengan gemas
Seakan mengerti bayi itu menampilkan wajah jutek dan ia mengangkat sedikit tubuh nya dan...
Putttt
Bayi mungil itu kentut. Omongan Jery seperti angin lalu bagi bayi itu. Bukan nya marah, Jery malah tertawa terpingkal pingkal. Bayi mungil ini masih kecil sudah mengibar bendera peperangan dengan nya. Sudah ada Alsya yang sering mengganggu nya dan sekarang bertambah satu lagi.
" Oiyaa, nama nya siapa Bim? " Tanya mama Arin, sedari tadi ia belum mendengar nama sang cucu yang keluar dari mulut Bima ataupun Sisil.
" Nama nya Naura Alika Nugraha " Jawab Bima dengan banga
" Nama yang cantik, seperti orang nya " Seru mama Rita dan di angguki oleh yang lain.
*
*
Sudah dua hari satu malam Sisil di rumah sakit, hari ini ia dan putri kecil nya akan pulang ke rumah. Sisil di bantu oleh mama Rita dan mama Laras berberes beres.
Berita kelahiran anak mereka sudah tersebar. Banyak yang penasaran akan wajah putri mereka. Akan secantik apa wajah putri mereka mengingat wajah Sisil yang cantik dan Bima yang tampan. Namun sayang netizen tak menemukan apa yang mereka cari. Karena Sisil dan Bima merahasiakan wajah putri mereka.
__ADS_1
Semua foto yang di upload ke sosial media mereka hanya penampakan tangan mungil bayi dan kaki mungil bayi itu saja.
Di kediaman mama Arin dan papa Nugraha, semua orang sudah berkumpul untuk menyambut kedatangan baby Naura Alika. Balon balon berbentuk huruf yang di rangkai menjadi sebuah nama sudah tertempel rapih di dinding.
Ucap selamat juga tak tertinggal. Balon berwarna pink dan uang juga memenuhi ruangan itu. Suasana bernuansa pink sangat melekat, karena ini adalah penyambutan bayi perempuan. Dan dengan kompak semua perempuan di sana mengenakan pakaian berwarna pink dan pria mengenakan pakai berwarna ungu.
Mobil yang di kendarai oleh Bima berhenti di halaman rumah. Bima keluar terlebih dahulu kemudian ia memutari mobil kemudian ia membuka pintu untuk Sisil.
Sisil tersenyum dan ia pun keluar dengan hati hati, karena ia sedang mengendong baby Naura. Bima dan Sisil langsung masuk ke dalam rumah di ikuti oleh mama Laras dan mama Rita.
Dari luar rumah nampak sepi, pintu pun tertutup rapat. Bima perlahan membuka pintu. Dan saat pintu terbuka suara confetti langsung menyambut mereka dengan meriah.
Sisil dan Bima sedikit terkejut, mereka tak menyangka akan mendapat pesta penyambutan seperti ini. Mama Laras dan mama Rita tersenyum. Mereka yang sudah memberi tahu orang di rumah bahwa mereka sudah tiba di rumah. Dan rencana mereka memberi surprise pun berhasil.
Sisil terharu melihat semua yang ada di depan matanya. Semua orang berkumpul di sana, bahkan Niken sekeluarga pun turut hadir di sana. Sungguh ini adalah momen yang paling membahagiakan.
Ini bukan hanya momen bahagia untuk Sisil dan Bima saja. Terlihat dari raut wajah semua orang yang hadir, mereka semua nampak bahagia. Masing-masing dari mereka memiliki cerita bahagia tersendiri.
Sisil bahagia bisa kembali berkumpul dengan keluarga nya, ada keluarga kandung yang sempat terpisah beberapa puluhan lamanya dan ada keluarga angkat yang selalu ada menemani nya selama ini. Sekarang ia memiliki keluarga yang lengkap kebahagiaan nya bertambah berkali-kali lipat. Ada suami yang sangat menyayangi nya dan ada buah hati yang sangat lucu di antara mereka.
Dari sisi Bima, ia juga sangat bahagia. Perjuangan dan penantian nya selama ini berbuah manis. Ia bisa bersatu dengan wanita yang ia cintai dari pandangan pertama di pertemuan pertama mereka yang tak sengaja itu. Dan sekarang mereka sudah memiliki bayi mungil yang sangat cantik. Dan satu lagi, ia bahagia ternyata sang papa yang hilang dan di nyatakan meninggal puluhan tahun yang lalu, sekarang ada di tengah-tengah mereka.
~TAMAT~
Alhamdulillah akhirnya cerita Dikejar Cinta CEO Tampan selesai juga.
Terima kasih atas dukungan kalian semua. Berkat dukungan dari kalian aku bisa membuat cerita Sisil dan Bima. Terima kasih buat like dan komentar positif nya.
Maaf jika dari awal sampai akhir cerita ada yang tidak sesuai dengan apa yang kalian bayangkan dan juga banyak terdapat typo dalam penulisan. Ini adalah Noval pertama yang aku buat, maaf jika masih mengecewakan. 😁🤗
__ADS_1
Pokoknya aku ucap kan terima kasih buat kalian yang sudah setia mengikuti cerita ini dari awal hingga akhir. Dan tunggu cerita baru dari aku ya 🥰