Di Kejar Cinta CEO Tampan

Di Kejar Cinta CEO Tampan
mencari informasi sendiri


__ADS_3

Happy Reading😘


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Siang hari setelah selesai makan siang di kanti kantor Dita langsung ke ruangan nya. Tak lama ia duduk telpon kantor berbunyi ada panggil masuk untuk nya.


" Ya halo pak "


" Datang ke ruangan saya sekarang " Perintah seseorang dari balik telpon


" Baik Pak " Dita meletakkan kembali gagang telpon, sebelum masuk ia merapihkan penampilannya terlebih dahulu kemudian ia mengetuk pintu.


" Masuk " Terdengar suara dari dalam, Dita pun masuk kedalam ruangan bos tampan nya. Ia berdiri di hadapan Dirga.


Dirga duduk di kursi kebesaran nya dengan menyenderkan tubuh nya sambil menggerakkan kursi ke kiri dan ke kanan dengan gerakan kecil sambil berfikir, entah apa yang ada di kepala nya saat ini hanya dia yang tahu.


Dita hanya melihat kagum wajah tampan yang ada di hadapan nya saat ini, sampai sampai ia bersenandung di dalam hatinya " Tak bosan bosan aku memandang mu " Sedikit melamun dan senyum senyum sendiri. Hayo tebak apa yang sedang di hayalkan Dita...

__ADS_1


Dirga menjentikkan jari nya di depan wajah Dita, dan alhasil membuat Dita terkejut dan tersadar dari hayalannya yang indah, wajah nya memerah karena malu.


Dirga melihat ada rona merah di pipi Dita, ia tersenyum jahil dan sifat jahil nya itu muncul.


" Apa aku setampan itu sampai kamu melihat aku seperti itu " Ucap Dirga mengerjai Dita.


" Ya anda sangat tampan tuan " Jawab Dita spontan, setelah tersadar dengan ucapannya Dita menundukkan wajahnya karena malu yang berlipat lipat


" Benarkah, apa kamu sedang berbohong ? " Tanya nya lagi dengan sedikit menyipitkan mata nya


" Ya Tuhan kenapa otak dan mulut gue jadi tak terkendali, siapa saja tolong gue tolong tenggelam kan gue ke dasar laut yang paling dalam ". Ingin sekali rasanya ia menghilang dari hadapan Dirga sekarang juga.


" Ternyata mata mu masih normal " Sarkas Dirga percaya diri seperti biasa.


" Ada keperluan apa tuan memanggil saya " Tanya Dita, untung saja ia segera ingat dengan hal ini jadi ia bisa mengalihkan rasa malunya segera


" Ah,, iya aku ingin menanyakan mengenai gadis yang tempo hari " Tanya nya to the point

__ADS_1


" Gadis yang di lobi hotel " Dita meyakinkan lagi


" Iya, kalau tidak salah kamu bilang mengenalnya dan ia sahabat mu, benar begitu "


" Benar dia sahabat saya dari kota S "


" Ah benar juga kamu dulu kuliah di salah satu universitas di kota S, jadi kalian satu sekolah "


" Saya bukan hanya kuliah saja di sana, dari kecil saya sudah tinggal di sana, kami berteman dari bangku SMP ". Jelas Dita panjang lebar


" Apa dia sekarang tinggal di kota J " Tanya Dirga lagi


" Tidak, dia masih tinggal di kota S "


" Masih di kota S " Tanya nya sedikit bingung pasalnya anak buah yang ia suruh mencari keberadaan Sisil di kota S tidak menemukan Sisil di sana. " Apa saja yang mereka kerja kan, dia ada di kota S tapi mereka tidak tahu " Gumamnya pelan dengan sedikit emosi.


Dan akhirnya Dirga memutuskan akan mencari tahu sendiri melalui Dita. Ia banyak bertanya tentang Sisil.

__ADS_1


__ADS_2