
Happy Reading 😘
🦩🦩🦩🦩🦩🦩
Saat Jery sedang meratapi ke sepuluh kuku nya. Ponsel Ega bergetar tanda ada pesan masuk. Ega langsung membuka isi pesan yang ternyata itu pesan dari Sisil.
Sudah
Hanya itu isi pesan nya. Ega tersenyum dan mengalihkan pandangan nya pada Jery dan Bima yang masih duduk di depan nya. Ega menunjukkan isi pesan Sisil pada Bima dan Jery.
" Apa nya yang sudah? " Tanya Bima mengerutkan dahi nya
" Ck, semua kekacauan sudah selesai. Dan sekarang kita semua sudah bisa bekerja seperti sebelumnya " Ega berdecak dan menjelaskan maksud dari isi pesan Sisil
Bima melongo tak percaya. Bagaimana bisa secepat ini, sedang kan IT andalan nya saja sudah dua hari tak bisa menyelesaikan masalah ini. Ini belum ada satu jam ia duduk di depan meja Ega, semua sudah beres.
" Ayo tunggu apa lagi, cepat kalian bekerja. Semua sistem sudah kembali berfungsi " Seru Ega namun Bima dan Jery masih tetap duduk di sana menetap Ega penuh tanya
" Apa kalian tidak percaya? " Tanya nya
" Baik lah " Ega pun membuka komputer nya dan membuka situs perusahaan dan benar saja semua program berjalan mulus tanpa ada hambatan, lancar jaya.
Bima dan Jery yang melihat itu semakin melongo, mereka saling pandang. Kemudian mereka beralih menatap Ega penuh selidik.
" Apa? " Tanya Ega menjauh kan wajah nya dari Bima dan Jery yang semakin intens menatap nya
" Bagaimana bisa? " Tanya Bima
" Ck kak Bima ini, masih belum tahu ya siapa mba Sisil " Ucap Ega terpotong karena ia langsung menutup mulutnya dengan ke dua tangan nya
Ega melebarkan matanya dan mengumpat dirinya karena sudah keceplosan dan hampir membongkar rahasia.
__ADS_1
Bima memicing kan mata nya menyelidiki Ega. Perkataan Ega membuat nya penasaran.
" Siapa memang nya Sisil? " Tanya nya kepo
" Ya istri nya kak Bima lah. Apa lagi coba " Jawab Ega nyengir kuda
" Mencurigakan, ah nanti aku tanya kan saja langsung pada orang nya " Batin Bima mencurigai Ega
Bima dan Jery pun akhirnya bisa bernapas lega dan sekarang mereka sudah kembali ke ruangan masing-masing untuk mengerjakan tugas mereka yang tertunda karena masalah.
Pukul sembilan malam Bima baru pulang, dua hari ini ia pulang malam. Kemarin ia pulang larut karena masalah perusahaan yang memang senang bermasalah. Dan hari ini ia harus lembur karena harus mengerjakan pekerjaan yang terbengkalai.
Bima masuk ke dalam kamar dan melihat Sisil yang sedang duduk bersandar di dashboard, ternyata Sisil belum tidur. Bima berjalan sambil melepaskan dasi yang terasa mencekik lehernya. Kemudian ia membuka satu persatu kancing kemeja nya.
" Kamu belum tidur sayang? " Bima mendekati Sisil dan mencium pucuk kepala nya, Sisil pun tersenyum
" Kamu sedang apa? " Tanya Bima melihat laptop yang ada di depan Sisil
" Sedang menonton " Sisil memperlihatkan laptop nya yang masih menyala dan menayangkan drama Korea kesukaan nya.
Dua puluh menit kemudian pintu kamar mandi terbuka. Bima ke luar dari kamar mandi dengan wajah dan tubuh yang sudah kembali fresh. Ia berjalan menuju walk in closet dengan santai hanya dengan handuk yang melilit di pinggang dan ke dua tangan memegang handuk kecil yang berada di atas kepala untuk mengeringkan rambut basah nya.
Di dalam walk in closet Bima langsung mengenakan pakaian rumahan nya yang sudah di siapkan oleh Sisil.
" Jangan tidur terlalu malam, tidak baik untuk kesehatan " Seru Bima yang baru ke luar dari walk in closet dan mendekati Sisil yang masih asik menonton
Sisil mendongakkan kepala nya melihat Bima yang sudah berdiri di hadapannya.
" Iya ini juga hampir selesai kok " Sisil tersenyum
" Sini duduk " Sisil menepuk sisi tempat tidur di samping nya
__ADS_1
Bima menaiki tempat tidur dan duduk di samping Sisil. Ia juga ikut menonton film yang sedang Sisil tonton. Bima yang tak pernah menonton atau melihat artis Korea sangat kesal saat melihat istri nya sangat antusias saat ada bagian pemeran utama pria muncul.
" Ck pria berwajah pucat saja di puja puja, ganteng an juga gue ke mana-mana " Cibir Bima dalam hati
" Sayang kenapa kamu suka sekali menonton drama Korea? " Tanya Bima
" Suka aja, oppa nya ganteng ganteng " Seru Sisil dengan genit
" Sayang, kamu kan lagi hamil. Jadi di kurangi nonton nya, aku takut mengganggu waktu istirahat mu " Alasan Bima, padahal ia tak suka Sisil memuja muji pria lain
" Justru karena aku lagi hamil sayang, harus banyak banyak nonton ini. Lihat yang bening bening. Kata orang kalau kita mau anak kita mirip dengan artis atau siapa lah yang kita suka, kita harus sering sering melihat mereka agar nanti pas lahir anak nya mirip " Jelas Sisil antusias
" Teori dari mana itu sayang, ini anak kita ya nanti waktu lahir pasti mirip dengan kita orang tuan nya lah. Masa ia mirip orang lain, ada ada aja deh kamu " Bima tak habis pikir dari mana Sisil mendapat pemikiran seperti itu
" Ihh kamu gk percayaan sih. Ini beneran loh yang. Dan juga kita kalau benci sama orang juga jangan kebangetan, nanti anak kita bisa mirip orang itu " Tambah Sisil lagi
Bima memutar bola mata nya malas. Tak mau lagi berdebat dengan Sisil. Terserah ibu hamil itu aja lah pikir Bima.
" Sayang aku mau tanya sesuatu boleh? " Tanya Bima sedikit ragu
" Hmm, tanya aja " Jawab Sisil tanpa menoleh
" Itu emmm " Bima ragu
" Katakan saja, kamu mau tanya apa? " Sisil mematikan laptopnya kebetulan film nya sudah habis dan Sisil beralih menghadap Bima yang seperti nya ingin bertanya sesuatu hal yang penting.
Bima menatap Sisil, ia ingin menanya perihal ke kepoan nya mengenai Sisil. Bima teringat dengan apa yang di sampaikan oleh karyawan nya yang bagian IT. Tadi sore Bima pergi Ke ruang IT untuk bertanya keadaan terkini.
Karyawan itu mengatakan sangat sulit untuk meretas kembali sistem database mereka yang rusak karena terserang virus. Kalau pun bisa data data mereka pasti sudah rusak total dan tak bisa kembali. Sedangkan sekarang semua pulih tanpa cacat sedikit pun.
Hanya ada satu orang yang bisa melakukan semua itu untuk saat ini. Namun orang itu sangat sulit untuk di temui, untuk meminta bantuan nya pun terkadang sangat sulit. Karena ia pilih pilih dalam pekerjaan. Dan rumor yang beredar, saat ini orang itu bekerja dengan kelompok mafia terkuat dan paling di takuti. orang itu adalah seorang hacker handal, hacker nomor satu. dan sayang nya belum ada yang pernah bertemu langsung dengan nya. apa dia seorang pria atau seorang wanita, apa dia sudah tua atau masih muda tak ada yang tahu. tak ada yang bisa meretas identitas nya.
__ADS_1
*****
untuk bab ini sampai di sini dulu ya, kita sambung lagi nanti