Di Kejar Cinta CEO Tampan

Di Kejar Cinta CEO Tampan
Alif akan menyusul Sisil ke kota J


__ADS_3

happy Reading 😘


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Keesokan pagi nya Sisil sudah terbangun terlebih dahulu. Ia bergegas membuat sarapan dan memasak untuk bekal makan siang mereka nantinya. Selesai masak ia naik lagi ke atas menuju kamar, seperti biasa setelah beres masak baru ia akan mandi membersihkan diri.


Tiga puluh menit kemudian Sisil turun bersama Alysa anak itu juga sudah rapih. Mereka akan sarapan bersama sebelum berangkat ke kantor. Di bawah Sisil melihat Bima sedang membereskan ruang televisi yang berantakan ulah mereka semalam.


" Sayang,,, sudah tinggalkan saja. Ayo kita sarapan dulu " Ajak Sisil pada Bima


" Tanggu sayang sebentar lagi selesai " Ucap Bima masih mengelap kaca meja


Sisil membiarkan saja apa yang di lakukan Bima toh itu kemauan nya sendiri dan Sisil tahu Bima sangat tak suka melihat ada yang kotor di sekitar nya. Ia lebih memilih menyiapkan sarapan untuk Bima dan meletakkan nya di atas meja makan.


Lima menit kemudian barulah Bima menghampiri mereka di meja makan. Ia duduk di sebelah Sisil dan mulai memakan nasi goreng buatan Sisil.


" Kenapa kamu membersihkan ruangan itu? Kamu kan sudah rapih nanti baju mu jadi kusut lagi " Ucap Sisil


" Tidak apa apa, hitung hitung olahraga " Ucap Bima sambil tersenyum


" Kalau begitu mulai besok bu Inah gk perlu datang lagi ke sini " Ucap Sisil lagi


" Lah kenapa, apa hubungannya sama bu Inah? " Tanya Bima heran

__ADS_1


" Kamu aja yang kesini untuk memberikan rumah ini, kan kamu mau olahraga " Ucapnya santai


" Gk gitu juga sayang,, terus kalau bu Inah gk kerja lagi kasihan dong dapat pemasukan dari mana mereka. Kan kamu sendiri yang bilang mau membantu mereka " Ucap Bima mengingatkan perkataan Sisil pada nya dulu


Dari setelah Sisil sakit karena kelelahan Bima meminta Jery untuk mencari seseorang untuk bekerja sebagai art di apartemen Sisil. Ketika itu Sisil teringat akan keluarga pak Soleh dimana pak soleh sebagai tulang punggung keluarga sedang sakit tak bisa mencari nafkah untuk keluarga nya. Jadi Sisil menawarkan pekerjaan itu untuk bu Inah istri pak soleh menjadi art di apartemen nya. Dan pekerjaan yang akan di kerjakan bu Inah hanya membersih apartemen saja sedangkan memasak Sisil bisa lakukan sendiri. Pakaian Sisil bawa ke laundry. Bu Inah tak perlu menginap jika pekerjaan nya sudah selesai ia boleh pulang.


" Terus kenapa kamu kerjain pekerjaan bu Inah? " Tanya Sisil


" Gk papa lah sedikit itu sayang " Ucap Bima


" Terus kalau bu Inah protes, kerjaanya udah kamu kerjain gimana? " Ucap Sisil malas


" Lah bukannya bagus sayang pekerjaan nya semakin ringan, udah aku bantuin " Bima bingung kenapa bu Inah malah protes bukan biasanya orang malah senang dengan pekerjaan yang sedikit tapi gaji besar.


" Bu Inah bukan sembarang art sayang, dia bakalan marah kalau pekerjaan nya gk ada. Dia gk mau datang cuma duduk santai terus pulang akhir bulan nerima gaji full. Dia gk mau makan gaji buta " Terang Sisil panjang lebar


" Aneh... " Ucap Bima heran


*


*


Di kota S

__ADS_1


Seorang balita laki-laki sedang berbicara


" Bunda... Besok Alif akan pelgi menyusul mommy ke kota J, bunda gk papa kan di tinggal. Kan ada ayah di sini yang jagain bunda " Alif berbicara pada gundukan tanah


" Bunda jangan sedih ya nanti Alif gk dateng jenguk bunda sama ayah, tapi Alif janji Alif akan selalu kilim doa buat ayah sama bunda "


Setelah berbicara dan melantunkan doa untuk kedua orang yang sudah beristirahat dengan tenang di bawah pusaran mereka berpamitan untuk pulang.


" Ris, Win.. Mama pamit dulu ya, lain waktu mama akan datang lagi " Ucap mama Rita


" Alif sayang ayo kita pulang " Ajak mama Rita yang sudah berdiri dari duduknya


" Bunda, ayah... Alif pelgi dulu ya, Alif sayang bunda sama ayah " Sebelum pulang Alif berpamitan pada makam kedua orang tuanya dan tak lupa ia mencium batu nisan yang terukir nama Rista Sari dan Muhammad Erwin.


Setelah dari makan kedua orang tua Alif mereka juga mengunjungi makan sang kakek yang letaknya tidak terlalu jauh dari sana untuk berpamitan. Sama seperti di makam sebelum nya mereka juga melakukan hal yang sama di makam sang kakek.


🌸


🌸🌸


🌸🌸🌸


Terima kasih sudah mampir di novel author ya πŸ™

__ADS_1


Terima kasih juga buat like nya πŸ˜ŠπŸ™


Bantu vote juga ya πŸ˜‰πŸ™


__ADS_2