Di Kejar Cinta CEO Tampan

Di Kejar Cinta CEO Tampan
Alif hilang


__ADS_3

Happy Reading 😘


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Karena terpesona melihat ketampanan sang kekasih yang berpakai santai membuat Sisil tak berkedip dengan mulut sedikit terbuka.


" Tutup mulut mu, lihat air liur mu menetes " Ucap Dirga jengah


Mendengar ucapan Dirga sontak membuat Sisil menutup dan mengelap mulutnya yang sebenarnya tidak basah sama sekali dengan tangannya.


" Aish.. Kau ini mengganggu ku saja " Sisil menepuk lengan Dirga


" Dasar bucin " Cibir Dirga


Sisil tak menghiraukan cibiran Dirga, ia beranjak dari duduknya dan menghampiri Bima yang sedang menyapa oma Diana dan opa Alex. Sudah lama Bima tidak bertemu dengan ke dua lansia itu.


Opa Alex dan oma Diana sendiri tidak tinggal bersama Laras mereka punya rumah sendiri di negara gingseng. Mereka baru datang kemari dua minggu yang lalu.


" Sayang kamu datang kemari juga? " Sisil berbisik pada Bima


" Ya, aku menemani mama. Mama ikut arisan juga sama tante Laras " Ucap Bima


" Oooo tante Arin juga peserta arisan " Seru Sisil


Mereka bersenda gurau bersama sore itu di ruang keluarga. Tak terasa acara arisan Laras pun sudah selesai para peserta arisan sudah pulang hanya tinggal mama Arin saja karena Bima masih bergabung dengan keluarga Dirga.


Laras dan mama Arin langsung bergabung di ruang keluarga. Karena asik mengobrol mereka tidak menyadari bahwa sosok bocah kecil yang lucu tidak ada bersama mereka. Entah kemana pergi nya anak itu.

__ADS_1


Ketika Sisil hendak bertanya pada Alif apakah ia mau minum susu di saat itu lah Sisil baru menyadari bawah bocah kecil itu sudah tidak ada lagi di sana bersama mereka.


" Alif... Alif... Dimana Alif? " Sisil kebingungan tak melihat sosok Alif di sana


Semua orang melihat pada Sisil yang sedang celingukan melihat isi rumah.


" Ada apa? " Tanya mama Rita


" Alif ma, Alif hilang " Jawab Sisil panik


Bagaimana tidak panik, rumah sebesar ini bagaimana mencari nya. Butuh waktu berapa lama? Bagaimana kalau Alif melihat kolam dan masuk ke kolam, tidak ada yang melihat nya? Bagaimana kalau ia menaiki lantai atas dan berada di balkon?


" Apa Alif hilang " Ucap mama Rita terkejut


Semua orang mengedarkan penglihatan masing masing ke seluruh isi rumah.


" Semoga saja, ayo kita cari " Ucap mama Rita hendak melangkah mencari Alif


" Kalian tunggu saja dulu dini, Dirga pergi ke ruang pengawasan cek CCTV di sana " Titah Gunawan dan di angguki oleh Dirga


Dirga dan Bima berlari menuju ruang pengawas. Dan langsung mencari keberadaan Alif melalui layar layar monitor yang ada di sana.


" Tuan ini anak yang Anda cari " Tanya petugas keamanan menujukan salah satu monitor yang menampilkan seorang bocah kecil.


Dari layar monitor Bima dan Dirga melihat bocah kecil itu sedang mengikuti salah satu pelayan yang sedang naik ke lantai dua. Kemudian bocah itu berhenti di salah satu ruang yang pintu nya berwarna pink.


Dari semua pintu yang berwarna gelap hanya satu pintu yang berwarna pink. Mungkin karena itulah bocah itu merasa tertarik dan kebetulan pintu itu sedikit terbuka jadi ia masuk ke dalam.

__ADS_1


Tak lama dari Alif masuk nampak seorang pelayan keluar dari sana dan menutup pintu. Pelayan itu baru selesai membersihkan ruang dan mungkin tak melihat keberadaan Alif di sana.


Bima dan Dirga kembali lagi ke ruang keluarga dan mengatakan bahwa mereka sudah menemukan keberadaan Alif sekarang.


" Alif ad di kamar Shella " Ucap Dirga memberi tahu pada semua orang


" Syukur lah, ayo kita kesana " Ajak Laras


Mereka semua naik ke lantai dua di mana Alif sekarang berada. Laras membuka pintu berwarna pink dan nampak ruang yang sangat cantik, banyak terdapat boneka di sana menandakan pemilik dari kamar ini seorang anak perempuan.


Sisil masuk dan langsung melihat Alif yang sedang tertidur di atas ranjang berwarna pink. Ia bisa bernafas lega menemukan Alif dalam keadaan baik baik saja.


Sedangkan mama Rita terpaku pada sebuah bingkai foto yang ada di salah satu rak di sana. Seorang balita perempuan yang sangat lucu nan mengemaskan. Wajah balita cantik itu sangat familiar di matanya.


Dengan perlahan mama Rita mengulurkan tangannya untuk meraih bingkai foto itu.


🌸


🌸🌸


🌸🌸🌸


Terima kasih sudah mampir di novel author ya πŸ™


Terima kasih juga buat like nya πŸ˜ŠπŸ™


Bantu vote juga ya πŸ˜‰πŸ™

__ADS_1


Terima kasih untuk komentar positif nya, dengan adanya dukungan komentar yang positif membuat author semangat berimajinasi, maaf juga jika masih banyak typo 😁😁


__ADS_2