
Happy Reading π
ππππππ
Masih di kamar dan masih dengan cerita Sisil kecil. Semua menyimak cerita bagaimana Sisil atau Shella bisa di culik berakhir menghilang dan bertemu keluarga mama Rita di kota S.
" Maaf bagaimana cerita nya si penculik bisa membawa Sisil sedangkan Sisil ada di dalam kamar bersama pak Gunawan? " Tanya mama Arin yang kepo.
Sebenarnya mama Arin sudah tahu mengenai anak Laras temannya itu hilang. Kabar angin selalu cepat menyebar hanya saja tak tahu pastinya seperti apa. Karena yang terdengar ada beberapa versi cerita. Mama Arin sendiri enggan untuk bertanya karena ia menjaga perasaan Laras yang terluka. Takut pertanyaan nya akan membuat Laras semakin bersedih. Dan pada akhirnya ia bisa dengan jelas mendengar cerita di balik kehilangan itu, sekarang.
" Ya,,, orang yang menculik Shella adalah suami dari babysitter kami. Maka dari itu ia dengan mudah nya dapat membawa Shella atas bantuan dari babysitter. Ketika aku sedang menemani Dirga berenang aku tak menyadari kalau babysitter kami sudah tidak ada di area kolam " Jawab Laras
" Apa.. Jadi kalian memelihara penghianat di dalam rumah kalain sendiri? " Tanya mama Arin.
Mama Arin terkejut pasalnya keluarga Gunawan terkenal sangat ketat dalam mencari pekerja. Sangat sulit untuk masuk dalam lingkungan keluarga Gunawan. Semua harus lulus tes terlebih dahulu, tapi sekarang kenapa mereka bisa kecolongan?
" Tidak... Sebenarnya babysitter itu orang yang sangat baik. Kami sudah lama memakai jasanya, semenjak Dirga lahir dan terus berlanjut menjaga Shella. Suaminya terlilit hutang karena sering berjudi dan mabuk-mabukan, saat berjudi ia selalu kalah. Di saat rentenir akan menyita rumah peninggalan orang tua babysitter, ada orang yang datang menawarkan kerja sama yaitu menculik Shella. Babysitter kami menolak tapi suami yang suka mabuk-mabukan dan berjudi malah memukul sang istri. Tergiur akan imbalan yang besar membuat sang suami mengancam nya jika tak mau menurut " Ucap Gunawan
"Jadi ketika acara ulang tahun Shella di luar lingkungan mansion menjadikan itu peluang yang sangat bagus untuk mereka menjalankan aksinya tanpa harus bersusah-payah menyelinap ke dalam mansion kami. Mereka hanya perlu berusaha sedikit dengan cara menyelinap dalam acara itu, sebelumnya mereka sudah memberi obat tidur dalam minuman kami. Setelah itu mereka hanya tinggal menunggu kesempatan untuk menjalankan aksinya " Gunawan menceritakan semua yang telah ia ketahui dari penjelasan sang babysitter dulunya
" Terus apa yang terjadi pada para penculik itu? " Tanya mama Rita kepo akan nasib orang orang jahat itu
__ADS_1
" Kami sudah memberi hukuman yang setimpal pada mereka semua tanpa terkecuali " Jawab opa Alex
" Semua nya,, termasuk babysitter? " Tanya Sisil pada opa Alex
" Ya,, kami memenjarakan mereka semua. Sekecil apapun kesalahan nya walaupun ia tak berniat melakukan nya tetap saja ia ikut terlibat dan itu harus mendapat hukuman. Akibat dari bantuan kecilnya itu justru berdampak sangat besar. Mereka berhasil membawa mu pergi dari kami dan kehilangan mu bahkan Laras sampai mengalami depresi akibat ulahnya. Jika ia tidak memberi akses suami nya untuk masuk ke dalam kamar hotel kalian waktu itu dan memberi tahu kami akan masalah yang ia hadapi maka semua ini tidak akan terjadi. Kami pasti akan membantu nya keluar dari masalah yang sedang ia hadapi " Jelas opa Alex panjang lebar
" Saingan bisnis Gunawan yang menjadi dalang dalam penculikan itu juga ikut masuk dalam penjara beserta para antek-antek nya yang ikut membantu. Bukan itu saja perusahaan nya juga ikut bangkrut tak bersisa. Kami rasa itu cukup sepadan dengan apa yang kita alami " Sambung oma Diana menjelaskan apa yang terjadi pada para penculik
Mama Rita hanya terbenggong mendengar penjelasan dari oma Diana. Keluarga ini sangat kejam menurut nya, sampai membangkrutkan usaha orang. Mama Rita yang hanya orang biasa tak mengerti akan kehidupan orang tinggi dan tak memahami jalan pikir mereka. Ia hanya berpikiran sederhana untuk menghukum para penjahat, cukup dengan memenjarakan mereka saja tidak perlu sampai sejauh itu membangkrutkan usaha orang.
" Apa itu tidak berlebihan? " Tanya mama Rita polos
" Tidak..." Tegas opa Alex
Mendengar penjelasan dari opa Alex, barulah mama Rita paham. Jadi seperti itu kerasnya dunia bisnis seperti hukum rimba saja pikir nya. Orang bawah seperti kita hanya tahu menilai ' betapa enaknya mereka, memiliki harta yang banyak, bisa jalan jalan keluar negri, bisa beli apa saja yang mereka mau dan bla bla bla ' tanpa tahu perjuangan mereka dari nol untuk meraih kesuksesan itu semua.
Sisil sendiri sangat setuju dengan tindakan keluarganya. Orang yang sudah berani memisahkan nya dengan keluarga nya harus mendapat hukuman. Ia juga akan melakukan hal yang sama jika para penjahat itu belum di hukum.
" Kita harus merayakan kebahagiaan ini dan mengumumkan bahwa putri keluarga Gunawan telah kembali " Ucap oma Diana senang
" Tidak perlu mengadakan perayaan yang besar oma, cukup kita rayakan di panti saja. Kita berbagai pada mereka saja, itu justru akan lebih berkah karena kita akan mendapatkan doa yang tulus dari anak anak yang ada di sana " Saran mama Rita
__ADS_1
" Mama Rita benar, lagi pula tidak perlu mengumumkan siapa aku biarkan saja orang tahu dengan sendirinya. Aku yakin lambat laun orang orang juga akan tahu " Ucap Sisil yang tak mau orang tahu siapa dia
" Baiklah kalau itu mau mu " Ucap Gunawan yang tidak pernah memaksa, semua keputusan ia serahkan pada yang bersangkutan jika itu memang yang terbaik. Tapi lain hal jika masalah pekerjaan dan pada para anak buah nya.
" Kamu yakin tidak mau mengadakan pesta penyambutan atau merayakan pertemuan kita ini? " Tanya Laras pada Sisil
" Aku sangat yakin ma.. Lagi pula bagaimana kalau kejadian puluhan tahun kemarin terjadi lagi? Ada orang jahat lain lagi yang akan menculik ku kembali" Ucap Sisil bercanda
" PD sekali anda.. Siapa yang akan menculik mu yang sudah sebesar ini. Yang ada penculik akan kesulitan menghadapi mu " Dengus Dirga merasa jengah mendengar Sisil
πΈ
πΈπΈ
πΈπΈπΈ
Terima kasih sudah mampir di novel author ya π
Terima kasih juga buat like nya ππ
Bantu vote juga ya ππ
__ADS_1
Terima kasih untuk komentar positif nya, dengan adanya dukungan komentar yang positif membuat author semangat berimajinasi ππ