
Happy Reading π
ππππππ
" πΌ Tu pita itu pita durjanah " Alysa malah bernyanyi
" Nurjanah sayang bukan durjanah " Niken membenarkan lirik lagu yang di nyanyikan Alysa
" Nurjanah bukannya nama penyanyi dangdut mi " Ucap Alysa
" Ikke Nurjanah " Kata Niken jengah
" Tau aja lo bocah ama lagu dangdut " Tanya Jery heran anak jaman now tahu lagu jaman old, apalagi si Alysa tinggal di negri orang
" Gimana gk tau orang oma tiap hari kerjaan nya dangdutan " Ucap Alysa mengingat sang oma yang hampir sebulan di sana hanya lagu dangdut yang di dengar
*
*
Malam minggu selalu jadi malam yang istimewa bagi mereka yang memiliki pasangan. Mereka akan menghabiskan waktu malam minggu bersama, tetapi lain hal dengan mereka yang masih sendiri atau jones jomblo ngenes seperti Dita.
" Kok sepi amat nih rumah, pada kemana perginya semua penghuni? " Dita mencari kesana kemari tapi tidak ada siapa siapa di rumah
" Mama sama papa juga tumben jam segi gk keliatan " Dita melirik jam yang menempel di dinding menunjukkan pukul tujuh tiga puluh
Dita duduk di sofa ruang keluarga ia mencoba mengirim pesan whatsapp pada sang mama
Dita
Ma lagi dimana? kok rumah sepi sih?
Mama Dita
Lagi diner sama papa, yang lain pada jalan. Makannya cari pasangan biar gk ngenes sendiri di rumah
Dita
π€π€π€
" Pantesan semua yang gue makan terasa hambar, ternyata ini malam minggu " Ucap Dita melihat puding yang ada di atas meja
Lain Dita lain juga dengan Sisil sekarang. Saat ini Sisil sedang bersiap siap hendak pergi berkencan. Tak butuh waktu lama Sisil sudah siap dengan penampilan nya seperti anak abg dan riasannya sangat natural.
__ADS_1
*
*
Di kediaman Bima
Dari sore Bima sudah bersemangat malam ini ia akan mengajak Sisil kencan, menonton bioskop dan diner romantis. Senyuman nya tak pernah luntur membuat mama Arin bertanya-tanya.
" Jer... "
Mama Arin memanggil Jery yang sedang duduk di atas karpet tebal di ruang keluarga sambil bermain game online.
" Hmmmm " Jawab Jery tanpa mengalihkan perhatiannya pada game-nya
" Ishh kamu ini kalau mama manggil noleh kek " Gemes mama Arin mencubit pipi Jery
" Awww sakit ma " Rengek Jery mengelus pipinya
" Makanya liat mama dulu jangan sibuk main game mulu " Kesalnya
" Iya, ada apa? " Tanya Jery sekarang ia sudah melihat mama Arin
Niken dan Alysa tertawa melihat Jery di omeli mama Arin
" Itu si Bima kenapa dari tadi mama perhatikan senyum senyum sendiri? , gk salah minum obat kan? "
" Huss mama gimana sih anak sendiri di katain gila " Ucap Niken
" Mama gk ngatai ya, mama cuma bilang gk salah minum obat kan " Ujarnya membela diri
" Sama aja oma, maksud oma juga pasti gitu " Cibir Alysa
" Wah parah nih mama hampir sebulan pergi ke luar negeri pulang pulang malah ngatain anaknya " Seru Jery mengeleng kepala tak percaya
" Ah sudahlah " Ucap mama Arin memgibaskan tangannya kesal
Bima berjalan menuju dapur sambil tersenyum sendiri melewati mereka yang sedang menatapnya penuh tanda tanya.
Mama Arin menyenggol Jery memberi kode melalui lirikan matanya agar melihat Bima yang senyum senyum sendiri.
" Ohhh abang lagi kasmaran ma " Jery kembali fokus pada henpon nya
" Kasmaran? " Ucap mama Arin dan Niken bersama dan di angguki Jery
__ADS_1
Mama Arin dan Niken saling melirik memberi kode. Banyak sekali pertanyaan yang keluar dari mulut mereka.
Mama Arin
" Bukannya Bima udah mentok sama satu gadis yang dulu pernah ia jumpai? "
Niken
" Bukannya Bima gk tertarik dengan wanita lain selain gadis yang dulu? "
Mama Arin
" Siapa pacarnya? "
Niken
" Namanya siapa? "
Mama Arin
" Tinggal dimana? "
Niken
" Apa status nya pelajaran, mahasiswi, apa pekerjaan? "
Banyak sekali pertanyaan nya membuat Jery binggung harus menjawab yang mana terlebih dahulu. Mereka bertanya tanpa jedah.
Alysa
" Cantik kan mana sama Aly? " Ketiga orang dewasa itu langsung menoleh ke arah Alysa
πΈ
πΈπΈ
πΈπΈπΈ
Terima kasih sudah mampir di novel author ya π
Terima kasih juga buat like nya ππ
Bantu vote juga ya ππ
__ADS_1