
Happy Reading π
ππππππ
Di mall yang sama tiga wanita cantik dengan berbeda usia sedang asik shoping.
" Mi Aly capek, kita istirahat dulu yuk " Alysa berjalan dengan gontai karena kelelahan
" Oma juga haus, ayo kita istirahat sambil minum " Ajak mama Arin
" Baiklah, sekarang kita cari cafe yang dekat sini aja " Ucap Niken
Mereka berjalan keluar dari pusat perbelanjaan mentari mall tak jauh dari situ banyak cafe dan kedai makanan yang berjejer rapih.
Gadis kecil yang sudah kelelahan mengikuti kemana langkah kaki ke dua orang dewasa itu sudah tak sabar lagi ingin mendarat kan bokongnya ke kursi. Mata nya menelusuri setiap sudut cafe mencari tempat yang nyaman untuk beristirahat.
Sesaat kemudian mata jernihnya melihat seseorang yang ia kenal sedang duduk di salah satu cafe.
" Wah ada uncle tampan nya Aly " Seru Alysa dengan wajah cerah
Niken dan mama Arin melihat Alysa kemudian beralih melihat arah pandang Alysa.
" Giliran liat cowok ganteng aja semangat delapan sembilan kamu " Ketus Niken, ia hanya bisa geleng kepala dengan tingkah anaknya
" Memang benar pepatah mengatakan buah jatuh tidak jauh dari pohonnya " Ucap mama Arin sambil terkekeh
Alysa dan Niken sangat suka melihat cogan alias cowok ganteng. Dan sifat barbar mereka juga sama.
" Gk juga tuh ma, ada buah yang jatuh jauh dari pohon nya " Seru Niken
" Pohon apa mi? " Tanya Alysa
" Pohon kelapa " Jawab Niken singkat
__ADS_1
" Masa sih, bukannya buah nya juga kalau jatuh masih di sekitar pohon " Ucap Alysa bingung
" Ya pohon kelapa nya di tanam di pinggiran sungai, jadi buah yang jatuh hanyut di bawa air sungai yang mengalir entah kemana " Jawab Niken santai
" Aish mami ini menipu Aly " Gerutu Alysa
" Siapa yang menipu mu " Ucap Niken
" Sudah lah lebih baik kita kesana " Ucap mama Arin terkekeh dengan perdebatan anak dan ibu itu
Mereka bertiga masuk ke dalam cafe di mana Sisil, Dirga dan Laras berada. Dan kini mereka sudah berada di dekat meja Sisil.
" Hai... Ras, apa kabarnya? " Sapa mama Arin
" Eh mba Arin, baik mba, mba Arin sendiri apa kabarnya? " Tanya balik Laras tak lupa mereka melakukan cupika cupiki dan di ikuti oleh Niken dan Alysa
" Kalian habis shoping ya? " Tanya Laras melihat ke arah tangan mama Arin dan Niken
" Ayo duduk gabung dengan kami di sini, kalian pasti capek habis keliling " Ajak Laras
" Apa tidak apa apa kami ikut gabung dengan kalian? Apa tidak mengganggu acara kalian? " Tanya mama Arin melihat mereka bertiga
" Tidak apa apa tan, ayo silakan duduk " Ucap Dirga memberi kursi kosong pada mama Arin
Dan mereka duduk bersama di satu meja yang cukup lebar.
" Aunty cantik namanya siapa? " Tanya Alysa pada Sisil
Mendapat pertanyaan yang tertuju padanya membuat Sisil langsung melihat ke arah lawan bicara dan tersenyum.
" Halo perkenalkan nama aunty Sisilia biasa di panggil Sisil, kalau adik cantik namanya siapa? " Ucap Sisil ramah ia mencubit gemas pipi Alysa
" Alysa aunty, orang orang biasa memanggil Aly " Jawab Alysa
__ADS_1
" Ini mami Aly namanya mami Niken dan yang ini oma nya Aly namanya oma Arin " Alysa memperkenalkan mami dan oma nya pada Sisil
" Hai kak Niken " Sapa Sisil pada Niken
" Hai juga Sisil, apa kamu pacarnya Dirga? " Niken berpura pura bertanya
" Ah bukan kak " Ucap Sisil seraya mengerakkan kedua telapak tangannya ke kiri dan ke kanan
" Bukan " Ucap Dirga serentak dengan Sisil
" Kalau bukan pacarnya Dirga, nak Sisil jadi mantu tante aja ya, mau kan? " Ucap mama Arin membuat Sisil melebarkan bola mata nya
" Ide bagus tuh, terima aja Sil anak mba Arin orang nya baik, tampan juga loh " Laras ikut menyodorkan Bima pada Sisil
" Aah,,, terimakasih tawaran nya tante, tapi Sisil udah punya pacar " Ucap Sisil tersenyum canggung, ia tak tahu kalau wanita yang mau menjadikan nya menantu itu adalah ibu nya Bima, karena mereka belum pernah bertemu sebelum nya.
" Ahh si Bima kalah cepet dari emaknya, maknya aja baru bertemu langsung nodong mau di jadikan mantu. Lah dia sendiri masih belum ada kemajuan, sekarang Sisil udah punya pacar. ckck dasar si Bima cemen "
Dirga membatin membicarakan Bima, tak tau saja Dirga kalau pacar yang di maksud Sisil adalah Bima sahabat yang sedang ia umpat. Ia hanya tahu kalau Bima menyukai Sisil tapi belum tahu berita terupdate nya mengenai hubungan Sisil dan Bima yang sudah resmi pacaran. Ya, karena mereka sengaja merahasiakan hubungan mereka untuk saat ini.
" Ahhhcih ahcih " Bima bersin " Siapa yang sedang menggunjing gue " Ucap Bima mengosongkan hidungnya
πΈ
πΈπΈ
πΈπΈπΈ
Terima kasih sudah mampir di novel author ya π
Terima kasih juga buat like nya ππ
Bantu vote juga ya ππ
__ADS_1