Di Kejar Cinta CEO Tampan

Di Kejar Cinta CEO Tampan
menjemput kedatangan Alif dan mama Rita


__ADS_3

Happy Reading 😘


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Waktu berjalan begitu cepat, detik berganti menit, menit berganti jam. Tak terasa sudah hampir dua bulan Sisil berada di kota J. Hari ini mama Rita dan Alif akan datang ke kota J.


Sebuah mobil sedan berwarna merah sudah terparkir di area terminal. Siang ini setelah makan siang Sisil dan Bima langsung pergi ke terminal untuk menjemput kedatangan mama Rita dan Alif, yang kabarnya akan sampai jam satu siang.


Sepuluh menit mereka menunggu di dalam mobil, dan akhirnya mobil travel yang di tumpangi mama Rita dan Alif datang juga.


Mama Rita dan Alif turun dari mobil. Alif melihat sekitar memutarkan badan ke kiri dan ke kanan mencari keberadaan sang mommy yang sudah lama ia rindukan.


Dari dalam mobil Sisil sudah dapat melihat sang mama dan anak yang baru turun dari mobil. Sisil sudah tak sabar ingin memeluk bocah kecil yang sedang berdiri di trotoar sambil clingak clinguk melihat sekitar nya.


" My princ..... " Sisil berteriak memanggil Alif sambil berjalan dan merentang ke dua tangannya


Bima berjalan di belakang Sisil sambil tersenyum melihat sang kekasih yang sedang bahagia berjumpa dengan sang anak.


" Mommy.... " Teriak Alif tak kalah antusias nya dengan Sisil


Bocah tampan itu berlari mendekati Sisil dan langsung menjatuhkan tubuhnya ke pelukan Sisil.


" Mommy Alif kangen mommy banyak banyak " Ucapnya sambil memeluk erat tubuh Sisil


" Mommy juga kangen Alif banyak banyak sampai tumpah tumpah " Ucap Sisil sambil mencium seluruh wajah Alif


" Ehmmm " Dehem seseorang yang berdiri di belakang Alif


" Mama gk di peluk, gk kangen apa sama mama? " Ucap mama Rita pura pura merajuk karena sedari tadi ia berdiri tapi tak di hiraukan

__ADS_1


Sisil dan Alif menoleh ke sumber suara dan mereka kompak tertawa. Sisil melepaskan pelukannya pada Alif kemudian ia menyalami tangan mama Rita dan mereka berpelukan.


Mama Rita menyeka air mata Sisil yang jatuh melewati pipi mulusnya.


" Sudah jangan cengeng " Ucapnya padahal ia sendiri hampir menjatuhkan air mata nya


" Kangen " Ucap Sisil sedikit manja


Air mata yang jatuh tanpa di minta itu adalah air mata kebahagiaan karena akhirnya mereka bisa bersama lagi bukan air mata kesedihan. Rasa kangen nya begitu besar, berpisah hampir dua bulan itu sudah sangat berat buat Sisil. Padahal mereka setiap hari melakukan panggilan video call, dan jarak mereka tidak lah jauh masih di negara yang sama.


" Daddy " Pangil Alif pada Bima yang masih berdiri di belakang Sisil


Bima tersenyum dan berjongkok untuk mensejajarkan tinggi nya pada sang bocah lucu nan menggemaskan itu.


" Apa ini yang namanya Alif, anak daddy? " Tanya Bima


" Ya " Alif mengangguk


Mama Rita dan Sisil tersenyum melihat interaksi ke dua pria itu. Setelah tadi Bima menyapa Alif, sekarang ia menyapa mama Rita.


" Selamat datang di kota J, ma " Bima mengucapkan selamat datang dan menyalami tangan mama Rita


" Perkenalkan saya Bima, calon mantu mama " Bima memperkenalkan dirinya sebagai calon mantu


" Jadi ini calon mantu mama, kamu tampan sekali nak " Puji mama Rita


" Pintar sekali Sisil mencari calon mantu buat mama " Tambah mama Rita terkekeh


" Hei... Kita baru saja pacaran, kenapa kamu sudah mengaku sebagai calon mantu " Ucap Sisil seolah tak terima padahal dalam hati bersorak senang, taman bunganya semakin luas kalau saja taman bunga di hatinya itu nyata pasti sudah panen bunga sekarang.

__ADS_1


" Apa kamu tidak mengakui ku sebagai calon suami mu? Mama dan anak mu saja sudah menerima ku " Ucap Bima protes karena Sisil tak terima ia mengaku sebagai calon mantu mama Rita tadi


" Bukan seperti itu, kita baru pacaran dan kamu belum mengajak ku bertemu orang tuamu untuk berkenalan. Jadi bagaimana bisa kamu mengaku sebagai calon mantu mama " Ucap Sisil bermaksud menyindir Bima


" Apa mama mu setuju dengan hubungan kita, aku bukan siapa siapa " Ucap Sisil lagi sedikit lesu


walaupun ia sudah bertemu dengan mama Arin tempo hari, tapi Sisil masih belum yakin kalau mama Arin akan menerima nya begitu saja. Mereka baru satu kali bertemu dan itu pun karena tak sengaja dan lagi itu berkenalan bukan sebagai kekasih Bima, pikir Sisil. Sisil menyadari ia bukan siapa siapa sedangkan Bima orang kaya raya. Apa ia pantas bersanding dengan Bima?


" Sudah sudah jangan berbicara seperti ini di sini, banyak orang yang melihat. Apa kalian tidak malu jadi bahan tontonan orang? " Ucap mama Rita menengahi, ia tahu kalau Sisil sedang mengerjai Bima


" Benar, lebih baik kita segera pulang. Mama sama Alif pasti capek " Ucap Bima


Mereka meninggal kan tempat itu dengan Bima menggendong Alif, Sisil dan mama Rita menyeret koper bawaan mama Rita.


*****


author : tuh Bim, Sisil minta di kenalin ama keluarga lo...


Bima : iya nanti gue kenalin, abis ini...


🌸


🌸🌸


🌸🌸🌸


Terima kasih sudah mampir di novel author ya πŸ™


Terima kasih juga buat like nya πŸ˜ŠπŸ™

__ADS_1


Bantu vote juga ya πŸ˜‰πŸ™


__ADS_2